Klik Aja

Wednesday, November 21, 2012

SANTRI PONTREN BIRRUL WALIDAIN NW RENSING IKUTI LOMBA HAB KEMENAG


Krens Lotim. Dalam rangka pelaksanaan Hari Amal Bhakti ( HAB ) Kementerian Agama Kabupaten Lombok Timur menggelar perlombaan dan pertandingan yang teknikal Meetingnya dilaksanakan pada hari ini ( Kamis, 22/11) bertempat di kantor Kemenag Lotim. 

MTs NW 02 Rensing mengirimkan nama - nama santri untuk ikut pada mata lomba tersebut masing - masing satu orang untuk mata lomba Sains dan Olah raga. 

Ahmad syarqawi, salah seorang peserta yang akan ikut pada mata lomba Matematika optimis berhasil pada perlombaan nantinya, karena melihat beberapa persiapan yang sudah dimilikinya. 

HAB Kemenag ke - 67 yang jatuh pada tanggal 1 Januari harus semarak. Hal itu disampaikan Drs. HM. Fadil, M. Pd. I. yang juga salah seorang kepala Madrasah yang mengirim utusan dalam lomba yang diadakan Kemenag Lotim.

Ia menambahkan bahwa seluruh keluarga besar Kementerian Agama akan dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan pada rangkaian ulang tahun Kemenag RI, terutama pada acara gerak jalan santai. Menurutnya,  untuk kegiatan-kegiatan lomba, madrasah dari tingkat MTs/ MA diharapkan bisa turut serta agar suasana keakraban dapat ditumbuhkan, apalagi telah diusulkan lomba madrasah dan pesantren teladan. “Bukan prestasi yang kita cari pada peringatan HAB, tapi semaraknya. Hadiahnya tidak seberapa namun silaturrahim yang sangat perlu” tutur Fadil.

Beberapa mata lomba yang juga ikut dipertandingkan adalah ; Lomba Sains meliputi MIPA ( Matematika, Fisika dan Biologi ), lomba pidato tiga bahasa yang meliputi Bahasa Inggris, Bahasa Arab dan Indonesia dan lomba lari 400 M.

Untuk kegiatan diluar lomba, Jalan santai diperkirakan akan menjadi acara yang paling banyak diikuti saat perayaan HAB Kemenag di Lombok Timur. Hal ini tidaklah mengherankan mengingat jumlah pegawai di lingkungan Kemenag Lotim yang begitu banyak.(MA).
   
   

Tuesday, November 20, 2012

KEARIPAN LOKAL SASAK TENTANG LA' LANDE



Krens Lotim, Kata la' lande bagi masyarakat sasak sangat akrab dengan binatang air yang sering dan dapat kita jumpai di seluruh persawahan di tanah sasak, ceritanya berawal dari seorang raja sasak yang terkenal sangat arif dan bijaksana dalam memimpin  rakyatnya, sang raja di karuniai seorang anak perempuan yang diberi nama LA' LANDE. secara etimologi (La') berarti kata sapaan "si" dalam bahasa Indonesia sedangkan kata Lande berarti nama panggilan, jadi La' lande berarti si lande (siput air).
Cerita sasak tentang la' lande selalu diperdengarkan dari mulut kemulut namun mengakar kuat di masyarakat sebagai sebuah kepercayaan budaya di luar keyakinan keberagaman masyarakat sasak yang mayoritas muslim. la' lande adalah sebuah simbol tentang keuletan seorang perempuan sasak yang rela mengorbankan diri dan anak-anaknya demi kelangsungan hidup masyarakat kerajaan yang di pimpin ayahnya. Diceritakan bahwa la' lande menikah dengan seorang pepadu (jawara) presean setelah sang raja mengadakan sayembara untuk menemukan pendamping hidup La' Lande.
Setelah menikah La' lande tinggal bersama suaminya di suatu tempat yang subur dan memeiliki banyak keturunan karena la' lande dalam setiap kali melahirkan anak kembar sepuluh akhirnya dalam waktu yang tidak terlalu lama tempat tinggal la' lande telah berubah menjadi pemukiman yang padat penduduk sebagaiman kebiasaan masyarakat sasak yang jarang berpisah tempat tinggal dari anak-anaknya terutama sebelum berumah tangga. itulah sebabnya masyarakat sebelum mengenal KB banyak wanita-wanita atau ibu-ibu di atas usia subur masih bisa melahirkan anak anak.
Setelah berpuluh-puluih tahun la' lande semakin tua dan rapuh sedangkan anak-anaknya masih banyak yang memebutuhkan kasih sayang seorang ibu.
Suatu hari la' lande mencari makanan untuk anak-anaknya yang masih kecil sementara pada sisi lain anak-anaknya yang menyusupun masih memerlukan air susunya dan kondisi la'landepun sudah semakin lemah karena kecapean dan kemarau panjang yang tak berujung akhirnya la'landepun tidak mampu lagi mengangkat langkah-langkahnya demi memberi nafkah anak-anaknya. dan setiap orang yang di jumpai la'lande di tengah jalan selalu saja bernyanyi untuk la' lande
La' Lande- la' lande
Becatan entan lengkak
Anakme nangis
Mele nyusu mele mangan
artinya
silande silande
percepat langkahmu
anakmu sudah lelah menagis
mau menyusu mau makan
namun tetap saja langkah la' lande tak bisa bergerak karena kecapaian merasa putus asa la' lande akhirnya berdoa semoga tuhan menurunkan hujan dan dirinya beserta anak-anaknya dirubah oleh tuhan menjadi siput air atau LANDE, maka dalam sekejap mata saat hujan turun la' lande dan anak-anaknya berubah menjadi siput air,
bagi masyarakat sasak menemukan siput air di tengah sawah setelah turun hujan pertanda musim hujan telah tiba. (Abu Iqbal)

PPDP & PEGAWAI SEKRETARIAT PPS RENSING BAT TERBENTUK



Krens Lotim. Setelah melalui previkasi Komisi Pemilihan Umum (  KPU ) Lombok Timur, PPK dan PPS se- Lombok Timur dilnatik lalu bergerak pada pembentukan Petugas Penetapan Data Pemilih ( PPDP ) dan pembentukan pegawai sekretariat di masing - masing desa sesuai jumlah pemilih dengan asumsi 450 per  TPS. 

Di desa Rensing Bat telah berlangsung rapat pleno penetapan pembentukan PPDP dan pegawai sekretariat PPS pada hari Selasa, 20 November 2012 bertempat di aula kantor desa Rensing Bat dengan melibatkan semua kadus, Kaur desa dan ketua PPS. 

PPDP ini dibentuk sebagai perpanjangan tangan PPS sampai ketingkat KPPS yang harus  bergerak selama satu minggu dan diharapkan hasilnya bisa dibawa ke KPU kabupaten paling lambat tanggal 25/11. 

Beberapa tugas khusus PPDP adalah mendata pemilih baik pemula maupun yang sudah lama sehingga diharapkan akan terkumpul nama pemilih seluruhnya paling lambat satu minggu kemudian. 

PPDP yang terbentuk adalah ; Saparuddin Muli, S. Pd. I. mewakili wilayah kekadusan Rensing Bat, Burhanuddin, S. Pd. I. mewakili kekadusan Lepok dan Muhammad Khairi, S. Pd. mewakili kekadusan Timuk Rurung. 

Sedangkan pegawai sektretariat PPS terdiri dari ; Dedi Rahman Hasri, SE sebagai sekretaris, Ibrahim Arifin dan Fitriah Fadli, S. Com sebagai anggota. 

Muhammad Hilmi, SE sangat berharap kepada personil yang sudah ditunjuk untuk melaksanakan tugasnya dengan sebaik - baiknya sehingga pelaksanaan Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur NTB dan Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, jelas Kepala desa Rensing Bat. (MA).


Tuesday, November 13, 2012

HUBKOMINFO LOTIM RAIH DUA PENGHARGAAN


Krens Lotim.Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika ( Hubkominfo) Lombok Timur mendapat dua anugerah dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Selain penghargaan Hubkominfo juga mendapat bantuan dua server internet.
Memudahkan dan memperluas layanan internet guna memudahkan masyarakat mendapatkan informasi yang dilakukan pemerintah daerah Lombok Timur, berbuah penghargaan dari Pemerintah pusat. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Hubkominfo Lombok Timur H.Syarif Waliyullah.
Penghargaan diraih Lombok Timur atas keseriusannya dalam mengelola dan membina Pusat Layanan Internet Kecvamatan ( PLIK) serta keberhasilan salah seorang karyawan Hubkominfo mengikuti kompetisi penulisan makalah pemberdayaan PLIK. Penghargaan tersebut diserahkan Sekretaris Kementerian Kominfo RI melalui program Universal Service Obligation (USO) atau Kewajiban Pelayanan Umum di Medan pada 18 Oktober lalu.
"Syukur Alhamdulillah atas upaya mengoptimalkan PLIK kami dapat penghargaan'. paparnya. Penghargaan tersebut diakui Syarif menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan PLIK dan perluasan layanan internet.
Sementara itu salah seorang staf Hubkominfo Lotim, Vira Adininggar Setiarini, yang masuk nominasi pada sayembara makalah penulisan pemberdayaan PLIK Tingkat Nasional ini mengaku, perlu pemberdayaan PLIK, selama ini PLIK masih belum optimal dimanfaatkan warga. Dari itu, penting dilakukan penyempurnaan berupa pengawasan rutin terhadap perkembangan PLIK. Pemerintah dan pihak ketiga harus membahs teknis memajukan PLIK, pelatihan bagi SDM pengelola dan sosialisasi dalam bentuk pemasangan pamplet dan brosur. "memajukan PLIK butuh kebersamaan dan duduk kembali antara Pemerintah Daerah dan rekanan yang mendapat tender pengerjaan PLIK" tuturnya. (Jup. Media NW )

Friday, November 9, 2012

SUKSESKAN GERAKAN DUSUN HIJAU, SATU KELUARGA SATU POHON



Krens Lotim. salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan secara konseptual dalam menangani krisis Iingkungan yang  begitu pentingnya sehingga penghijauan sudah merupakan program nasional yang dilaksanakan di seturuh Indonesia.


Penghijauan sangat penting untuk bumi yang sudah semakin menua. Banyak sekali manfaatnya bagi kehidupan manusia dan lingkungan. Penghijauan bukan hanya untuk memulihkan,memelihara, dan meningkatkan kondisi alam agar dapat terus berproduksi dan berfungsi secara optimal, baik sebagai pengatur tata air atau pelindung lingkungan. Tapi, melakukan penghijauan juga bermanfaat untuk peningkatan kualitas kesehatan dan keindahan.
Bertepatan dengan hari pahlawan, 10 November 2012 yang seharusnya diperingati sebagai hari pahlawan,  masyarakat desa Rensing Bat justru menyambut tamu dari DPR RI  yang datang mensukseskan gerakan dusun hijau yang ditandai dengan pembagian 1 (satu) pohon untuk 1 ( satu ) keluarga. 
Kegiatan ini disponsori oleh Bumi Gora Institut bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup RI  yang dilaksanakan mulai hari ini ( 10/11 sampai tanggal 13/11 ) dengan sasaran 4 ( empat ) desa di kecamatan Sakra Barat yaitu : Desa Pematung, Desa Gadung Mas, Desa Montong Beter, dan Desa Rensing Bat. 
Pada kesempatan itu perwakilan dari Bumi Gora Institut menyebutkan kalau pada kesempatan kali ini hanya akan memberikan 800 pohon nangka,  100 pohon sawo, dan 50 pohon mangga dan berjanji akan memberikan jenis bibit yang lain pada kesempatan berikutnya.

Semoga ini akan membawa berkah bagi kita terutama masyarakat desa Rensing Bat, paparnya pada saat bincang - bincang dengan kepala desa dan masyarakat. 

Pemberian bibit ditandai dengan penyerahan secara simbolis kepada kepala desa yang didampingi tim ahli anggota DPR RI dan sekaligus penanamannya di halaman kantor desa Rensing Bat.
Kepala desa Rensing Bat yang mendampingi tim dari perwakilan Bumi Gora Institut dan Tenaga Ahli anggota DPR RI menyampaikan terima kasih khususnya kepada tim yang memberikan kesempatan kepada masyarakat desa Rensing Bat untuk menghijaukan desanya dengan buah - buahan. 
Untuk menggugah partisipasi masyarakat, pihak desa  mengundang masyarakat di untuk ikut dalam kegiatan penanaman pohon bersama ini.Muhammad Hilmi, SE  berharap, penanaman pohon ini tidak hanya pada saat momentum ini saja, akan tetapi masyarakat diharapkan melakukannya atas inisiatif sendiri. untuk menjaga dan melakukan penanaman pohon atau penghijauan dilingkungannya sendiri,” tuturnya.

Wednesday, November 7, 2012

"DI" ORANG ANEH YANG TAKUT BAJU

0 komentar

Krens Lotim. Di, begitulah panggilang akrab salah seorang warga dusun Menuntut desa Rensing Kecamatan Sakra Barat ini.

Kesehariannya bekerja sebagai buruh tani dan punya pekerjaan tetap. Ia bekerja dari sawah ke sawah orang untuk mencukupi kebutuhan hidup bersama istri dan anaknya. 

Usianya yang menghampiri 80 tahun ini, ia masih rajin bekerja walau terkadang sakit - sakitan. Tidak ada kata malas pada dirinya, setiap hari harus berjalan mencari rizki. 

Kulitnya hampir mengkerut dimakan usia dan terlihat seperti terbakar oleh sengatan sinar matahari setiap hari, namun semangatnya tinggi dan tidak kalah dengan para remaja. 

Ada yang aneh dari penampilan " DI " selama hidupnya. Dia tidak pernah mengenakan baju. Bukannya tidak punya, tetapi ketika memakai baju, badan terasa panas dan tidak nyaman sehingga harus melepas baju dari badannya. 

Dalam sejarah hidupnya, ia hanya pernah mengenakan baju pada waktu belajar KF ( Keaksaraan Fungsional ). Pada saat itu diinformasikan oleh tutornya bahwa pada hari itu ada kunjungan pak Camat ke kelompoknya sehingga ia mengenakan baju dan itupun tidak lama, setelah kunjungan berakhir iapun membuka baju. 

Pada saat shalat Jum'atpun ia menggunakan handuk sebagai penutup badan dan sapu' yang melilit di kepalanya. 

H. Bakar Hamzah, salah seorang tokoh agama di dusun Menuntut yang selalu memperhatikan "DI" dalam kesehariannya mengatakan ; " dia memang tidak pernah memakai baju secara tetap, bukannya tidak mampu membelinya atau tidak punya dan sebagainya, tetapi dia merasa tidak nyaman menggunakan baju", tuturnya pada tim KM. 

Sementara "DI " sendiri juga membenarkan apa yang disampaikan tetangga dan kerabatnya yang mengatakan dirinya tidak bisa pakai baju karena badannya terasa panas kalau menggunakan baju. (MA)

Tuesday, November 6, 2012

PNPM-GSC ADAKAN PENYULUHAN KADER POSYANDU DESA RENSING BAT




Krens Lotim. Program pemerintah baik pusat maupun daerah mengutamakan beberapa indikator termasuk kesehatan. 

Sebagai langkah awal peningkatan pengetahuan bagi kader Posyandu di wilayah Desa Rensing Bat, pihak PNPM GSC kembali menggelar pelatihan, Rabu (07/11/2012) di rumah Kepala Dusun Lepok desa Rensing Bat. 

Pelatihan khusus bagi kader-kader posyandu yang diikuti 70 orang tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan kader tentang kesehatan ibu hamil dan bayi. Ini penting dilakukan karena memang sudah menjadi kewajiban bagi para kader untuk mengetahuinya.

Kepala Desa Rensing Bat mengatakan, pelatihan kader posyandu yang diselenggarakan bekerja sama dengan pihak Puskesmas Rensing. 

Selama pelatihan ini berlangsung, pihaknya berharap agar para kader yang di utus oleh Pemerintah Dusun untuk mengikuti kegiatan pelatihan dimaksud, agar mengikutinya dengan serius,tekun,tertib dan lancar, sehingga ilmu yang di peroleh dari para narasumber dapat dimiliki sebagai bekal dalam menjalankan tugas sebagai tenaga yang menangani Posyandu.

Dikatakan Muhammad Hilmi, SE, pelatihan kader posyandu ini penting dilakukan karena masih banyak kader-kader posyandu wilayah ini yang belum faham bagaimana cara mengatasi penanganan dalam bidang kesehatan, terutama kesehatan ibu hamil dan bayi. Selain itu, katanya, pengetahuan para kader selama ini masih dirasakan sangat kurang, sebagian hanya mampu mengisi KIA saja.

Kepada para narasumber yang terdiri dari para bidan yang berasal dari Puskesmas Rensing, Muhammad Hilmi, SE mengucapkan terima kasih atas kerja sama ini, dan insya Allah untuk tahap berikutnya kita akan mengadakan posyandu khusus bagi LANSIA, katanya. 

Harapan yang sama juga datangnya dari tokoh masyarakat desa Rensing Bat “Saya, selaku ktua LKMD berharap semoga prestasi yang dimiliki oleh para kader dan PK (Pelaksana Kegiatan) selama ini bisa dipertahankan dan jika perlu ditingkatkan lebih baik lagi,” Jelas H. Zainal Muttaqin pada saatpelaksanaan acara. (MA).


Monday, November 5, 2012

"Tombok" Sang Penunggu Kantor Desa



Krens Lotim. “Tombok” sebutannya begitu. Nama aslinya Nursiah. Seorang pria tua penunggu kantor desa yang sepanjang malam menghabiskan waktunya untuk menjalani tugas  yang telah diberikan kepadanya. Separuh hidupnya ia jalani sendiri tanpa seorang istri  dan seorang anakpun. Kehidupan pribadinya yang serba kekurangan menjadikannya begitu memprihatinkan. Ia terkadang diantarkan makanan ke kantor desa tempat ia diberi tugas atau berkeliling ke sanak keluarga sekedar untuk mengisi perut ketika lapar mulai menjelma. Kantor Desa Rensing Raya yang ia tempati, disudut ruang kecil beralaskan tikar daun pandan, tiap malam tertidur berteman angin malam yang gerah atau dingin, berselimut sepi hanya sepi menemani.

Kehidupan Tombok yang kian tidak menentu, kala ia lelah terkadang membuatnya tertidur dimana saja ia mau. Namun yang perlu kita tiru, sedikitpun ia tidak pernah mengeluh atau berputus asa. Penghasilan yang diberikan dari desa sekedarnya, ia terima dengan syukur dan selalu menjalankan tugasnya dengan baik. Ia memang pernah kawin, akan tetapi dari perkawinannya ia tidak mendapatkan anak dan perkawinannya tidak langgeng. Entah apa sebabnya dari lima kali ia melangsungkan perkawinan, semuanya berakhir dengan perpisahan. Kini ia hidup sendiri meski ia tiada merasa rendah diri. Ia tetap semangat dan mau berbuat setidaknya untuk desanya. ( SZ)

Penting Shobat!

Wednesday, November 21, 2012

SANTRI PONTREN BIRRUL WALIDAIN NW RENSING IKUTI LOMBA HAB KEMENAG

Krens Lotim. Dalam rangka pelaksanaan Hari Amal Bhakti ( HAB ) Kementerian Agama Kabupaten Lombok Timur menggelar perlombaan dan pertandingan yang teknikal Meetingnya dilaksanakan pada hari ini ( Kamis, 22/11) bertempat di kantor Kemenag Lotim. 

MTs NW 02 Rensing mengirimkan nama - nama santri untuk ikut pada mata lomba tersebut masing - masing satu orang untuk mata lomba Sains dan Olah raga. 

Ahmad syarqawi, salah seorang peserta yang akan ikut pada mata lomba Matematika optimis berhasil pada perlombaan nantinya, karena melihat beberapa persiapan yang sudah dimilikinya. 

HAB Kemenag ke - 67 yang jatuh pada tanggal 1 Januari harus semarak. Hal itu disampaikan Drs. HM. Fadil, M. Pd. I. yang juga salah seorang kepala Madrasah yang mengirim utusan dalam lomba yang diadakan Kemenag Lotim.

Ia menambahkan bahwa seluruh keluarga besar Kementerian Agama akan dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan pada rangkaian ulang tahun Kemenag RI, terutama pada acara gerak jalan santai. Menurutnya,  untuk kegiatan-kegiatan lomba, madrasah dari tingkat MTs/ MA diharapkan bisa turut serta agar suasana keakraban dapat ditumbuhkan, apalagi telah diusulkan lomba madrasah dan pesantren teladan. “Bukan prestasi yang kita cari pada peringatan HAB, tapi semaraknya. Hadiahnya tidak seberapa namun silaturrahim yang sangat perlu” tutur Fadil.

Beberapa mata lomba yang juga ikut dipertandingkan adalah ; Lomba Sains meliputi MIPA ( Matematika, Fisika dan Biologi ), lomba pidato tiga bahasa yang meliputi Bahasa Inggris, Bahasa Arab dan Indonesia dan lomba lari 400 M.

Untuk kegiatan diluar lomba, Jalan santai diperkirakan akan menjadi acara yang paling banyak diikuti saat perayaan HAB Kemenag di Lombok Timur. Hal ini tidaklah mengherankan mengingat jumlah pegawai di lingkungan Kemenag Lotim yang begitu banyak.(MA).
   
   

Tuesday, November 20, 2012

KEARIPAN LOKAL SASAK TENTANG LA' LANDE


Krens Lotim, Kata la' lande bagi masyarakat sasak sangat akrab dengan binatang air yang sering dan dapat kita jumpai di seluruh persawahan di tanah sasak, ceritanya berawal dari seorang raja sasak yang terkenal sangat arif dan bijaksana dalam memimpin  rakyatnya, sang raja di karuniai seorang anak perempuan yang diberi nama LA' LANDE. secara etimologi (La') berarti kata sapaan "si" dalam bahasa Indonesia sedangkan kata Lande berarti nama panggilan, jadi La' lande berarti si lande (siput air).
Cerita sasak tentang la' lande selalu diperdengarkan dari mulut kemulut namun mengakar kuat di masyarakat sebagai sebuah kepercayaan budaya di luar keyakinan keberagaman masyarakat sasak yang mayoritas muslim. la' lande adalah sebuah simbol tentang keuletan seorang perempuan sasak yang rela mengorbankan diri dan anak-anaknya demi kelangsungan hidup masyarakat kerajaan yang di pimpin ayahnya. Diceritakan bahwa la' lande menikah dengan seorang pepadu (jawara) presean setelah sang raja mengadakan sayembara untuk menemukan pendamping hidup La' Lande.
Setelah menikah La' lande tinggal bersama suaminya di suatu tempat yang subur dan memeiliki banyak keturunan karena la' lande dalam setiap kali melahirkan anak kembar sepuluh akhirnya dalam waktu yang tidak terlalu lama tempat tinggal la' lande telah berubah menjadi pemukiman yang padat penduduk sebagaiman kebiasaan masyarakat sasak yang jarang berpisah tempat tinggal dari anak-anaknya terutama sebelum berumah tangga. itulah sebabnya masyarakat sebelum mengenal KB banyak wanita-wanita atau ibu-ibu di atas usia subur masih bisa melahirkan anak anak.
Setelah berpuluh-puluih tahun la' lande semakin tua dan rapuh sedangkan anak-anaknya masih banyak yang memebutuhkan kasih sayang seorang ibu.
Suatu hari la' lande mencari makanan untuk anak-anaknya yang masih kecil sementara pada sisi lain anak-anaknya yang menyusupun masih memerlukan air susunya dan kondisi la'landepun sudah semakin lemah karena kecapean dan kemarau panjang yang tak berujung akhirnya la'landepun tidak mampu lagi mengangkat langkah-langkahnya demi memberi nafkah anak-anaknya. dan setiap orang yang di jumpai la'lande di tengah jalan selalu saja bernyanyi untuk la' lande
La' Lande- la' lande
Becatan entan lengkak
Anakme nangis
Mele nyusu mele mangan
artinya
silande silande
percepat langkahmu
anakmu sudah lelah menagis
mau menyusu mau makan
namun tetap saja langkah la' lande tak bisa bergerak karena kecapaian merasa putus asa la' lande akhirnya berdoa semoga tuhan menurunkan hujan dan dirinya beserta anak-anaknya dirubah oleh tuhan menjadi siput air atau LANDE, maka dalam sekejap mata saat hujan turun la' lande dan anak-anaknya berubah menjadi siput air,
bagi masyarakat sasak menemukan siput air di tengah sawah setelah turun hujan pertanda musim hujan telah tiba. (Abu Iqbal)

PPDP & PEGAWAI SEKRETARIAT PPS RENSING BAT TERBENTUK


Krens Lotim. Setelah melalui previkasi Komisi Pemilihan Umum (  KPU ) Lombok Timur, PPK dan PPS se- Lombok Timur dilnatik lalu bergerak pada pembentukan Petugas Penetapan Data Pemilih ( PPDP ) dan pembentukan pegawai sekretariat di masing - masing desa sesuai jumlah pemilih dengan asumsi 450 per  TPS. 

Di desa Rensing Bat telah berlangsung rapat pleno penetapan pembentukan PPDP dan pegawai sekretariat PPS pada hari Selasa, 20 November 2012 bertempat di aula kantor desa Rensing Bat dengan melibatkan semua kadus, Kaur desa dan ketua PPS. 

PPDP ini dibentuk sebagai perpanjangan tangan PPS sampai ketingkat KPPS yang harus  bergerak selama satu minggu dan diharapkan hasilnya bisa dibawa ke KPU kabupaten paling lambat tanggal 25/11. 

Beberapa tugas khusus PPDP adalah mendata pemilih baik pemula maupun yang sudah lama sehingga diharapkan akan terkumpul nama pemilih seluruhnya paling lambat satu minggu kemudian. 

PPDP yang terbentuk adalah ; Saparuddin Muli, S. Pd. I. mewakili wilayah kekadusan Rensing Bat, Burhanuddin, S. Pd. I. mewakili kekadusan Lepok dan Muhammad Khairi, S. Pd. mewakili kekadusan Timuk Rurung. 

Sedangkan pegawai sektretariat PPS terdiri dari ; Dedi Rahman Hasri, SE sebagai sekretaris, Ibrahim Arifin dan Fitriah Fadli, S. Com sebagai anggota. 

Muhammad Hilmi, SE sangat berharap kepada personil yang sudah ditunjuk untuk melaksanakan tugasnya dengan sebaik - baiknya sehingga pelaksanaan Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur NTB dan Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, jelas Kepala desa Rensing Bat. (MA).


Tuesday, November 13, 2012

HUBKOMINFO LOTIM RAIH DUA PENGHARGAAN

Krens Lotim.Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika ( Hubkominfo) Lombok Timur mendapat dua anugerah dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Selain penghargaan Hubkominfo juga mendapat bantuan dua server internet.
Memudahkan dan memperluas layanan internet guna memudahkan masyarakat mendapatkan informasi yang dilakukan pemerintah daerah Lombok Timur, berbuah penghargaan dari Pemerintah pusat. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Hubkominfo Lombok Timur H.Syarif Waliyullah.
Penghargaan diraih Lombok Timur atas keseriusannya dalam mengelola dan membina Pusat Layanan Internet Kecvamatan ( PLIK) serta keberhasilan salah seorang karyawan Hubkominfo mengikuti kompetisi penulisan makalah pemberdayaan PLIK. Penghargaan tersebut diserahkan Sekretaris Kementerian Kominfo RI melalui program Universal Service Obligation (USO) atau Kewajiban Pelayanan Umum di Medan pada 18 Oktober lalu.
"Syukur Alhamdulillah atas upaya mengoptimalkan PLIK kami dapat penghargaan'. paparnya. Penghargaan tersebut diakui Syarif menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan PLIK dan perluasan layanan internet.
Sementara itu salah seorang staf Hubkominfo Lotim, Vira Adininggar Setiarini, yang masuk nominasi pada sayembara makalah penulisan pemberdayaan PLIK Tingkat Nasional ini mengaku, perlu pemberdayaan PLIK, selama ini PLIK masih belum optimal dimanfaatkan warga. Dari itu, penting dilakukan penyempurnaan berupa pengawasan rutin terhadap perkembangan PLIK. Pemerintah dan pihak ketiga harus membahs teknis memajukan PLIK, pelatihan bagi SDM pengelola dan sosialisasi dalam bentuk pemasangan pamplet dan brosur. "memajukan PLIK butuh kebersamaan dan duduk kembali antara Pemerintah Daerah dan rekanan yang mendapat tender pengerjaan PLIK" tuturnya. (Jup. Media NW )

Friday, November 9, 2012

SUKSESKAN GERAKAN DUSUN HIJAU, SATU KELUARGA SATU POHON


Krens Lotim. salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan secara konseptual dalam menangani krisis Iingkungan yang  begitu pentingnya sehingga penghijauan sudah merupakan program nasional yang dilaksanakan di seturuh Indonesia.


Penghijauan sangat penting untuk bumi yang sudah semakin menua. Banyak sekali manfaatnya bagi kehidupan manusia dan lingkungan. Penghijauan bukan hanya untuk memulihkan,memelihara, dan meningkatkan kondisi alam agar dapat terus berproduksi dan berfungsi secara optimal, baik sebagai pengatur tata air atau pelindung lingkungan. Tapi, melakukan penghijauan juga bermanfaat untuk peningkatan kualitas kesehatan dan keindahan.
Bertepatan dengan hari pahlawan, 10 November 2012 yang seharusnya diperingati sebagai hari pahlawan,  masyarakat desa Rensing Bat justru menyambut tamu dari DPR RI  yang datang mensukseskan gerakan dusun hijau yang ditandai dengan pembagian 1 (satu) pohon untuk 1 ( satu ) keluarga. 
Kegiatan ini disponsori oleh Bumi Gora Institut bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup RI  yang dilaksanakan mulai hari ini ( 10/11 sampai tanggal 13/11 ) dengan sasaran 4 ( empat ) desa di kecamatan Sakra Barat yaitu : Desa Pematung, Desa Gadung Mas, Desa Montong Beter, dan Desa Rensing Bat. 
Pada kesempatan itu perwakilan dari Bumi Gora Institut menyebutkan kalau pada kesempatan kali ini hanya akan memberikan 800 pohon nangka,  100 pohon sawo, dan 50 pohon mangga dan berjanji akan memberikan jenis bibit yang lain pada kesempatan berikutnya.

Semoga ini akan membawa berkah bagi kita terutama masyarakat desa Rensing Bat, paparnya pada saat bincang - bincang dengan kepala desa dan masyarakat. 

Pemberian bibit ditandai dengan penyerahan secara simbolis kepada kepala desa yang didampingi tim ahli anggota DPR RI dan sekaligus penanamannya di halaman kantor desa Rensing Bat.
Kepala desa Rensing Bat yang mendampingi tim dari perwakilan Bumi Gora Institut dan Tenaga Ahli anggota DPR RI menyampaikan terima kasih khususnya kepada tim yang memberikan kesempatan kepada masyarakat desa Rensing Bat untuk menghijaukan desanya dengan buah - buahan. 
Untuk menggugah partisipasi masyarakat, pihak desa  mengundang masyarakat di untuk ikut dalam kegiatan penanaman pohon bersama ini.Muhammad Hilmi, SE  berharap, penanaman pohon ini tidak hanya pada saat momentum ini saja, akan tetapi masyarakat diharapkan melakukannya atas inisiatif sendiri. untuk menjaga dan melakukan penanaman pohon atau penghijauan dilingkungannya sendiri,” tuturnya.

Wednesday, November 7, 2012

"DI" ORANG ANEH YANG TAKUT BAJU


Krens Lotim. Di, begitulah panggilang akrab salah seorang warga dusun Menuntut desa Rensing Kecamatan Sakra Barat ini.

Kesehariannya bekerja sebagai buruh tani dan punya pekerjaan tetap. Ia bekerja dari sawah ke sawah orang untuk mencukupi kebutuhan hidup bersama istri dan anaknya. 

Usianya yang menghampiri 80 tahun ini, ia masih rajin bekerja walau terkadang sakit - sakitan. Tidak ada kata malas pada dirinya, setiap hari harus berjalan mencari rizki. 

Kulitnya hampir mengkerut dimakan usia dan terlihat seperti terbakar oleh sengatan sinar matahari setiap hari, namun semangatnya tinggi dan tidak kalah dengan para remaja. 

Ada yang aneh dari penampilan " DI " selama hidupnya. Dia tidak pernah mengenakan baju. Bukannya tidak punya, tetapi ketika memakai baju, badan terasa panas dan tidak nyaman sehingga harus melepas baju dari badannya. 

Dalam sejarah hidupnya, ia hanya pernah mengenakan baju pada waktu belajar KF ( Keaksaraan Fungsional ). Pada saat itu diinformasikan oleh tutornya bahwa pada hari itu ada kunjungan pak Camat ke kelompoknya sehingga ia mengenakan baju dan itupun tidak lama, setelah kunjungan berakhir iapun membuka baju. 

Pada saat shalat Jum'atpun ia menggunakan handuk sebagai penutup badan dan sapu' yang melilit di kepalanya. 

H. Bakar Hamzah, salah seorang tokoh agama di dusun Menuntut yang selalu memperhatikan "DI" dalam kesehariannya mengatakan ; " dia memang tidak pernah memakai baju secara tetap, bukannya tidak mampu membelinya atau tidak punya dan sebagainya, tetapi dia merasa tidak nyaman menggunakan baju", tuturnya pada tim KM. 

Sementara "DI " sendiri juga membenarkan apa yang disampaikan tetangga dan kerabatnya yang mengatakan dirinya tidak bisa pakai baju karena badannya terasa panas kalau menggunakan baju. (MA)

Tuesday, November 6, 2012

PNPM-GSC ADAKAN PENYULUHAN KADER POSYANDU DESA RENSING BAT



Krens Lotim. Program pemerintah baik pusat maupun daerah mengutamakan beberapa indikator termasuk kesehatan. 

Sebagai langkah awal peningkatan pengetahuan bagi kader Posyandu di wilayah Desa Rensing Bat, pihak PNPM GSC kembali menggelar pelatihan, Rabu (07/11/2012) di rumah Kepala Dusun Lepok desa Rensing Bat. 

Pelatihan khusus bagi kader-kader posyandu yang diikuti 70 orang tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan kader tentang kesehatan ibu hamil dan bayi. Ini penting dilakukan karena memang sudah menjadi kewajiban bagi para kader untuk mengetahuinya.

Kepala Desa Rensing Bat mengatakan, pelatihan kader posyandu yang diselenggarakan bekerja sama dengan pihak Puskesmas Rensing. 

Selama pelatihan ini berlangsung, pihaknya berharap agar para kader yang di utus oleh Pemerintah Dusun untuk mengikuti kegiatan pelatihan dimaksud, agar mengikutinya dengan serius,tekun,tertib dan lancar, sehingga ilmu yang di peroleh dari para narasumber dapat dimiliki sebagai bekal dalam menjalankan tugas sebagai tenaga yang menangani Posyandu.

Dikatakan Muhammad Hilmi, SE, pelatihan kader posyandu ini penting dilakukan karena masih banyak kader-kader posyandu wilayah ini yang belum faham bagaimana cara mengatasi penanganan dalam bidang kesehatan, terutama kesehatan ibu hamil dan bayi. Selain itu, katanya, pengetahuan para kader selama ini masih dirasakan sangat kurang, sebagian hanya mampu mengisi KIA saja.

Kepada para narasumber yang terdiri dari para bidan yang berasal dari Puskesmas Rensing, Muhammad Hilmi, SE mengucapkan terima kasih atas kerja sama ini, dan insya Allah untuk tahap berikutnya kita akan mengadakan posyandu khusus bagi LANSIA, katanya. 

Harapan yang sama juga datangnya dari tokoh masyarakat desa Rensing Bat “Saya, selaku ktua LKMD berharap semoga prestasi yang dimiliki oleh para kader dan PK (Pelaksana Kegiatan) selama ini bisa dipertahankan dan jika perlu ditingkatkan lebih baik lagi,” Jelas H. Zainal Muttaqin pada saatpelaksanaan acara. (MA).


Monday, November 5, 2012

"Tombok" Sang Penunggu Kantor Desa


Krens Lotim. “Tombok” sebutannya begitu. Nama aslinya Nursiah. Seorang pria tua penunggu kantor desa yang sepanjang malam menghabiskan waktunya untuk menjalani tugas  yang telah diberikan kepadanya. Separuh hidupnya ia jalani sendiri tanpa seorang istri  dan seorang anakpun. Kehidupan pribadinya yang serba kekurangan menjadikannya begitu memprihatinkan. Ia terkadang diantarkan makanan ke kantor desa tempat ia diberi tugas atau berkeliling ke sanak keluarga sekedar untuk mengisi perut ketika lapar mulai menjelma. Kantor Desa Rensing Raya yang ia tempati, disudut ruang kecil beralaskan tikar daun pandan, tiap malam tertidur berteman angin malam yang gerah atau dingin, berselimut sepi hanya sepi menemani.

Kehidupan Tombok yang kian tidak menentu, kala ia lelah terkadang membuatnya tertidur dimana saja ia mau. Namun yang perlu kita tiru, sedikitpun ia tidak pernah mengeluh atau berputus asa. Penghasilan yang diberikan dari desa sekedarnya, ia terima dengan syukur dan selalu menjalankan tugasnya dengan baik. Ia memang pernah kawin, akan tetapi dari perkawinannya ia tidak mendapatkan anak dan perkawinannya tidak langgeng. Entah apa sebabnya dari lima kali ia melangsungkan perkawinan, semuanya berakhir dengan perpisahan. Kini ia hidup sendiri meski ia tiada merasa rendah diri. Ia tetap semangat dan mau berbuat setidaknya untuk desanya. ( SZ)

Penting

Test Footer 2

Prinsip

BANGKITLAH DESAKU. Padamu ku tuangkan segelas tinta tuk perjuangan. berani tumpahkan darah sendiri membelamu. Dengan langkah berani sampai mati. Biar berkalang tanah. Dan itu yang terakhir. Kali ini kami menggores daging-daging kenyal. Yang berbau amis basi. Dan berjalan menelusuri derap langkah perjuangan. Menuju medan perang yang tak terbilang. ( SaifZuhri )

Followers

Total Pageviews

Advertisement

Flickr

PR n/a

tribunolahraga.info-Google pagerank,alexa rank,Competitor

Dari Mana Pengunjung

Footer Widget 1

 

Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com