Klik Aja

Monday, July 16, 2012

APEL BENDERA JUGA IBADAH

0 komentar
Krens Lotim
Apel Bendera merupakan tradisi yang harus dilestarikan dan bagian dari budaya Indonesia, karena dalam apel bendera yang selalu dilaksanakan setiap hari senin, memiliki manfaat yang luar  biasa, untuk menanamkan jiwa nasionalisme dan patriotisme pada anak didik bahkan semua rakyat Indonesia maka sangat penting dan merupakan sebuah kebutuhan untuk mengikuti upacara bendera.
Di lingkungan Pondok Pesantren Birrul Walidain NW Rensing, pelaksanaanya dijadwalkan dua kali dalam satu bulan.
Pelaksanaannya sebetulnya sangat sederhana dan tidak terlalu membutuh waktu banyak tetapi kita bisa rasakan dampak positifnya yang begitu luar  biasa dalam kehidupan sehari-hari khususnya kita umat Islam, apel bendera merupakan wahana untuk kita banyak-banyak bersyukur kepada Alloh zat yang maha pemberi nikmat, bahkan kita tidak salah mengatakan apel bendera juga ibadah, karena dalam kegiatan seperti ini disamping memuji kebesaran Tuhan, bahkan yang tidak kalah pentingnya di dalamnya juga kita bisa mendapatkan pencerahan-pencerahan atau nasehat yang sanagat penting dalam hidup ini karena ini adalah ajaran agama kita, yaitu untuk senantiasa kita saling menasihati untuk melaksanakan kebenaran dan menetapinya, kemudian di dalamnya juga ada doa. Demikian dikatakan oleh Moh Nizar, S. Pd. ( kepala SMA Birrul Walidain NW Rensing ) ketika menjadi pembina upaca  bendera pertama pada bulan Juli 2012. >>>>> aya fiya

Perayaan 17 Agustus di Kec. Sakra Barat

0 komentar

Peserta pawai membawa hasil pertanian

Krens Lotim. Peringatan hari proklamasi kemerdekaan RI bertepatan dengan dilaksanakannya puasa. 

Pemerintah kecamatan Sakra Barat dengan seluruh jajaran pemerintah kecamatan sepakat untuk mengadakan kegiatan menyambut hari penting itu sebelum datangnya bulan puasa. 

Kegiatan dimulai tanggal 11 Juli 2012 dengan rangkaian kegiatan antara lain : gerak jalan tepat waktu untuk tingkat SD/MI sampai  SMA/MA dan umum, Pawai alagoris, lomba rebana qasidah tingkat SD/MI. 

HM. Anwar syukri, S. Pd. salah seorang panitia HUT RI ke-67 mengatakan : kegiatn dilaksanakan lebih awal karena takutnya kalau kegiatannya tidak terlaksana pada bulan puasa.

Banyak sebenarnya kegiatan yang bisa kita lakukan, tetapi mengingat siatuasi sekarang ini tidak memungkinkan untuk kita angkat semua, jadi apa adanya sajalah, dan kemarin kita juga ikut dalam kegiatan Hultah NWDI di Pancor, jelasnya saat diwawancara tim KM. 

Mudah - mudahan kegiatan lain bisa kita laksanakan pada even - even berikutnya, tambahnya. 

salah satu peserta gerak jalan tepat waktu
M. Hasmawadi, S. Pd. selaku koordinator peserta yang dikirim Pontren Birrul Walidain menyebutkan kalau dirinya merasa puas dengan apa yang dilaksanakan pemerintak kecamtana untuk tahun ini, dan mudah - mudahan bisa kita laksanakan untuk tahun - tahun berikutnya. 

Kita sangat berharap kepada pemerintah tingkat kecamatan selaku pemegang kendali kegiatan untuk bisa memilah mana kegiatan yang bisa menarik peserta dan mana yang sama sekali tidak. Sebab percuma kita adakan kegiatan kalau anak - anak tidak mau ikut lomba, jelas pria yang sehari - hari nongol di Kantor desa Sepit ini. (MA)


Sunday, July 15, 2012

HULTAH NWDI KE-77

0 komentar
Krens Lotim. Kemeriahan puncak acara Hari Ulang Tahun ( Hultah ) NWDI ke 77 sangat dirasakan oleh seluruh Nahdliyyin dan Nahdliyyat yang datang membanjiri Pancor sejak kemarin sore pada saat acara pawai alagoris. 

Ratusan ribu bahkan jutaan ummat tumpah  ruah membajiri kota santri sebagai wujud kecintaannya terhadap pendiri NWDI, NBDI dan NW yaitu Almagfurulahu Maulanasysyekh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid. 

Seluruh madrasah NW bahkan madrasah/ sekolah non NW pun ikut dalam acara pawai yang digelar Sabtu, 14 Juli 2012 yang dilepas langsung PBNW DR. TGKH. Muhammad Zainul Majdi, MA. 

Acara demi acara dilaksanakan dalam menyambut Hultah kali ini. Antara lain : lomba gerak jalan tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan umum, lomba pidato 3 bahasa, lomba mewarna untuk tingkat TK/ RA, futsal dan banyak lagi yang lainnya. 

Kontingen Sakra Barat dengan persatuan Muslimat, Jamaah Wirid Khusus NW, Satgas Hamzanwadi dan Siswa - siswi tidak mau ketinggalan dalam memeriahkan Hultah NWDI ke-77. 

Kemeriahan pawai menyambut Hultah NWDI ke-77
H. Masban Usman, S. Ag. selaku sekretaris umum Cabang NW Sakra Barat selaku koordinator kontingen menyebutkan, kali ini jamaah kita akan lebih banyak yang datang di medan Hultah Pancor dibanding tahun - tahun sebelumnya sebab kita tidak bersamaan dengan Anjani, katanya. 

Masyarakat kita sangat haus dengan siraman rohani lebih - lebih yang disampaikan Tuan Guru Bajang, jelas Masban yang juga Pengawas UPTD Dikpora Kec. Keruak ini. 

Pada puncak Hultah NWDI ke-77 disampaikan pengajian umum berturut - turut oleh TGH. Hudatullah Muhibuddin Abdul Aziz, MA, KH. Abdurrasyid Abdullah Syafi'i Jakarta, Syekh Ismail Al- Yamani dari Makkah dan terahir oleh TGKH. Muhammad Zainul Majdi, MA. 

Inti dari tausiah yang disampaikan Tuan Guru Bajang tersebut antara lain bagaimana menghidup suburkan Nahdlatul Wathan dengan cara kita sendiri yaitu dengan memperbanyak kebaikan. 

Kekompakan merupakan dasar dari sebuah perjuangan, tanpa ada kekompakan maka apapun yang kita inginkan tidak mungkin akan kita raih. Untuk itu mari kita tetap dalam barisan, jelas beliau. 

Sebagai ahir dati pidato beliau, mengingatkan kepada warga NW khususnya untuk tetap ingat pada sejarah. Bagaimana dahulu almagfurulahu mendirikan madrasah, bagaiman beliau mengingatkan untuk tetap ingat Pancor. (MA)


Friday, July 13, 2012

BPD, LKMD DESA RENSING BAT DITETAPKAN

0 komentar

Krens Lotim. Setelah dilantiknya kepala desa Rensing Bat beberapa bulan yang lalu oleh Bupati Lombok Timur, maka setiap desa diharuskan menetapkan perangkat desa lainnya seperti Kaur, BPD, LKMD dan sebagainya. 

Desa Rensing Bat melakukan pemilihan komponen tersebut dengan cara yang sangat mudah, cukup dengan musyawarah antar tokoh dan menghasilkan perangkat yang dimaksud. 

Muhammad Hilmi, SE selaku pimpinan rapat dalam pemilihan tersebut mengatakan : " kita adalah satu dan akan mencari yang satu yaitu kesepakatan". Jika disetujui, maka saya sangat berharap pemilihan kali ini kita setujui dengan cara musyawarah saja, artinya tidak melalui proses pemilihan.

Hal tersebut disetuji tokoh - tokoh yang hadir termasuk 3 ( tiga ) kepala dusun yang ada di desa Rensing Bat.

Badan Permusyawaratan Desa disepakati Nuruddin, S. Pd. selaku ketua yang didampingi Abu Bakar, SS. selaku wakil ketua dan Safaruddin Muli selaku sekretaris. 

Sedangkan LKMD diketuai oleh H. Zainal Muttaqin didampingi H. Muhsin, S. Pd. I. sebagai wakil dan Jamalullail, S. Pd.I.

Dalam musyawarah kali ini sempat ada kritikan dari salah seorang anggota musyawarah yang mengatakan, mari kita berdayakan sarjana - sarjana yang tidak ada kesibukannya untuk duduk di jabatan ini, kita tidak usah terpaku pada orang yang itu - itu saja, katanya.

Namun semua itu ditanggapi beragam oleh peserta rapat sehingga ditetapkan sesuai kesepakatan awal. 

Mudah - mudahan ini sebagai pembelajaran bagi generasi muda kita yang masih belum mampu mengemban amanat. (MA).

Thursday, July 12, 2012

JANGAN PERBAIKI CANGKUL DI TENGAH SAWAH

0 komentar
Ketua Umum Yayasan, Ketua PC NW & Pembina pontren
Krens Lotim. Lain hulu,  lain belalang. Lain dahulu lain pula sekarang. 

Seiring perjalan hidup manusia yang semakin canggih, pola hidup dan tingkah laku manusia semakin berbeda pula yang disebabkan beberapa faktor antara lain : tontonan yang disuguhkan melalui media elektronik,  bacaan - bacaan dan sebagainya. 

Jarang anak muda sekarang mau belajar pada orang tua tentang hal - hal yang berkaitan dengan akhlaq. 

Menghadapi Tahun Pelajaran 2012/2013, Yayasan Pondok Pesantren Birrul Walidain NW Rensing menggelar musyawarah lengkap yang dihadiri Dewan Pendiri Pontren ( TGH. Muhammad yusuf Ma'mun ), Pengurus inti yayasan, kepala sekolah/ madrasah. 

Dalam kesempatan tersebut, TGHM. yusuf Ma'mun memberikan arahan terkait bagaimana memperbaiki akhlaq anak yang saat ini cendrung ke arah yang negatif. 

Dicontohkan beliau, kalau orang tua dulu sering menyampaikan nasihat sindiran : " Jangan perbaiki cangkul di tengah sawah ". kalimat tersebut mengandung makna yang sangat padat yaitu antara lain, kalau diterjemahkan untuk para karyawan berarti kita tidak boleh korupsi waktu. 

Para pengajar harus disiplin dengan waktu, jangan hanya mengisi jadwal mengajar saja, tapi harus bisa meluangkan waktunya untuk anak didik diluar jamnya juga, tegas beliau. 

Menanggapi lembaga dibawah Yayasan Pontren Birrul Walidain NW Rensing yang rata - rata kekurangan ruangan belajar yang disebabkan banyaknya siswa, beliau menyarankan untuk membuat kelas gemuk dengan fasilitas tampungan yang wajar. 

Insya Alah sambil jalan dan mudah - mudahan ada izin Allah kita akan berupaya untuk mewujudkan semua permintaan itu, jelas beliau. 

Untuk Tahun Pelajaran ini Yayasan Pontren Birrul Walidain kekurangan 12 ruang belajar. 

Mudah - mudahan ada kepedulian dari semua pihak untuk menyelesaikan hal tersebut. amin. (MA).




Tuesday, July 10, 2012

DBHCT BERKURANG TAHUN 2012

0 komentar
Krens Lombok Timur.

Pemerintah dan bantuan pemerintah adalah laksana petir dan hujan yang diharapkan berjalan selaras dan seimbang karena pemerintah tidaka dapat menyalurkan bagian atau bantuan kepada masyarakat tampa di barengi dengan adanya kebijakan dari pemerintah baik di daerah maupun pusat. Hal tersebut di ungkapakan salah seorang ketua kelompok tani di dusun jerua kemarin pada 30/06/12.
Dikatakan nya bahwa pemerintah saat ini tidak lagi membatasi jumlah anggota kelompok tani hanya saja pemerintah saat ini telah melakukan pembatasan lahan bagi masing-masing kelompok maksimalnya dijatah 25 hektar dengan ketentuan bantuan perhektarnya adalah 600.000 Rupiah. Tutur ketua kelompok tani jerua 1 mukhtar kepada KMD.
Dikatakannya pula oleh ketua kelompok yang sekaligus sebagai Kepala Dusun ini bahwa dirinya sangat menyayangkan kenapa pemerintah mengurangi jatah tersebut padahal pada tahun ini semua kebutuhan sudah semakin sulit untuk kitra dapatkan dan semua jenis bahan bakar untuk industri tembakau semakin sulit kita dapatkan jelasnya.
Lebih jauh di katakan pria yang telah menjadi kepala dusun selama 2 priode ini saat pemerintah mencairkan dana DBHCT tahun 2012  saya bersama seluruh anggota masyarakat lebih khusus kepada petani tembakau  untuk tahun ini jatah atau bantuan lansung tersebut tidak akan kita bagi ke petani melainkan kita gunakan saja untuk pembangunan pasilitas umum karena itu lebih tepat guna dari pada kita bagi ke petani tidak akan pernah cukup untuk membiayai ongkos buruh saja tidak cukup apalagi yang lebih besar.
Sebagai akhir dari wawancara dengan KMD pria beranak 5 tersebut meminta kepada salah seorang Motivator KMD untuk memotivasi masyarakat agar lebih mudah daam melakukan sosialissasi terkai denag akan dicairkannya bantuan tersebut. (CA)

otim.

ROAH SEBAGAI RITUAL ADAT DAN PENENTUAN TANGGAL

0 komentar
Krens Lotim.
Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan pada tahu 2012 yang sangat sakral dan sarat dengan perselisihan penentuan tanggal bulannya adalah sesuatu yang selalu menjadi warna dalam kehidupan bermasyarakat. Hal tersebut dapat dilihat disemua media cetak maupun elektronik yang terus menerus melakukan pemberitaan terhadap kesakralan tanggal dan bulan suci tersebut. Namun tidaklah serumit hal yang dimaksud menurut salah seorang tokoh masyarakat yang sekaligus menjadi tokoh agama di dusun jerua desa Montong Beter H. Anom
Dikatakannya bahwa penghitungan atau penentuan tanggal 1 bulan Suci Ramadhan dihitung muundur sejak Roah Nisfu Sya'ban tahun ini, hal tersebut diungkapkannya pada sela-sela acara pengajian sekaligus nasehat perkawinan pada kedua mempelai pengantin belum lama ini. Lebih lanjut dijelaskannya bahwa yang paling mudah dilakukan adalah melihat bulan purnama atau bulan penuh lebih mudah dilakukan dari pada melihat bulan tanggal 1 saat awal bulan ini secara rukyat, semantara secara hisab tinggal kita hitung mundur saja sampai dengan terbenamnya bulan atau bulan tidak tampak pada akhir bulan sakban tahun ini. Jelas H Anom kepada seluruh hadirin  bersama KMD.
Sejatinya penentuan taggal 1 bulan suci ramadhan adalah sesuatu yang dilakukan secara turun temurun dan kontinyu setiap tahu namun adalah sesuatu yang tidak bisa lepas dari perselisihan dan perbedaaan pendapat. Namun apa dan bagaimanapun mudahan saja hal tersebut tidak sampai pada hal-hal yang bersifat anarkis atau lainnya.(CA)
im.

PETANI DAN PEMANO YANG TIDAK LAGI POPULER

0 komentar
Krens Lotim
Secara umum kondisi masyarakat di Kecamatan Sakra Barat Bila dilihat dari kebiasaan sehari hari mereka umumnya adalah petani hal tersebut terlihat Dari Data yang terpampang jelas Di kantor Camat Sakra Barat, dari data tersebut bisa dibaca Jelas bahwa masyarakat Sakra Barat Adalah Petani Diseluruh Desa yang ada dikecamatan Sakra Barat.
Memotret kondisi tersebut adalah Sesuatu yang lumrah bila KMD melakukan observasi terkait dengan hal tersebut salah ssatunya adalah PEMANO, kata pemano sejatinya adalah kata jadian dari kata PANO yang bermakna keluar menuju sawah atau Ladang hal tersebut di jelaskan salah Seorang anggota masyarakat Desa Sukarara saat di temui di tempat tinggalnya di desa Sukarara.
Salah seorang anggota masyarakat yang dikonfirmasi terkait hal tersebut, adalah Amaq Mis, dijelaskannya selama ini di Sakra Barat Masyarakat sudah tidak menggunakan istilah PANO lagi saat hendak keluar rumah menuju sawah atau ladak dikarenakan selama ini masyarakat sudah menganggap diri modern sehingga masyarakat jarang menggunakan istilah tersebut. Demikian dijelaskan Amak Mis kemarin Ahad 9/07/12.
Selain itu juga pemano adalah sebuah kebiasaan yang dilakukan masyarakat ketika ada pekerjaan yang di kerjakan di sawah atau ladang sedangkan pemanok dalam pandangan istilah menurut Amak Mis adalah sajian atau istilah konsumsi yang dihidangkan kepada semua orang yang bekerja di sawah atau ladang.
Selain amak Mis Salah seorang Perempuan Desa yang berhasil tertangkap kamera KMD yang tidak mau di konfirmasi terlihat tengah tergopoh-gopoh hendak kesawah untuk mengantar pemano tersebut kepada seluruh pekerja . dari kondisi tersebut Pano dan Pemano adalah dua aktivitas Masyarak yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya ibarat Mata uang Yang tidak bisa utuh tampa ada yang lain.
Selain di Desa Sukarara istilah pemano dan kata pano sudah tidak populer lagi entah karena apa yang jelas karena banyaknya aktifitas masyarakat yang dilakukan terus menerus tanpa pernah mempertahankannya dari segi pengistilahan tapi bagaimanpun juga yang terpenting bagi masyarakat adalah bekerjanya bukan istilahnya (CA)

JATAH BARU ATURAN BARU Di DESA BARU

0 komentar
Krens Lotim.
Kebijakan pemerintah yang mengurang jatah pendapatan jatah pada pembagiaan beras miskin tak menjadi sandungan bagi masyarakat desa khususnya Desa Montong Beter Sakra Barat pasalnya untuk mengantisipasi adanya keluhan dari anggota masyarakat yang tidak akan mendapat jatah sudah dipersiapkan segala sesuatunya  satu diantaranya adalah dikeluarkannya aturan baru bagi masyarakat yang sudah dianggap mapan secara ekonomi akan dikurangi atau bahkan tidak diperbolehkan membeli jatah tersebut demikian diungkapkan Kepala Desa Dontong Beter H Fauzan Mukhlis melalui saaat melakukan sosialisasi Kebijakan Baru yang diterapkannya Kepada Seluruh Kepala Dusun Di lingkup Kepemerintahannya.
Hal senada juga dibenarkan oleh salah seorang kepala dusun Malah saat menerima jatah bagian Raskin Hari ini Senin 02/07/12  di depan kantor Desam Montong Beter Hari ini, dalam kesempatan tersebut Murnah juga  mengatakan bahwa jatah Raskin saat ini memang tidak akan menjadi persoaalan bagi masyarakat karena kita sudah melakukan sosialisasi sebelumnya dan melakukan pencatatan berkala guna menetapkan seluruh komponen masyarakat yang memang benar akan mendapat jatah sesuai harapan pemerintah, jelasnya kepada KMD.
Semoga saja apa yang dilakukan oleh pemerintah desa khususnya di lingkup Pemerintah Desam Montong Beter merupakan Langkah awal menuju tercapainya peningkatan mutupelayanan Pemerintah terhadap pelayanan Publik yang selama ini menjadi idaman masyarak sehingga masyarakat sanggup dan berani berkorban sehingga tercapainya prose pemekaran desa di lotim.
Pada akhir acara sosialisasi tersebut kepala desa sempat mengingatkan masyarakat melalui seluruh kepala dusun agar secar sadar mendukung program ini karena ini adalah pembagian jatah pertama semenjak terpilihnya Haji Fauzan Mukhlis sebagai Kepala Desa Montong Beter Sakra Barat. ungkapnya, (CA)

Monday, July 9, 2012

BSS dan Fenomena kandang kolektif

0 komentar
Kandang Warga
Krens Lotim, Kebijkakan pemerintah Provinsi  Nusa Tenggara Barat yang menyelenggarakan Program BSS ( Bumi Sejuta Sapi ) yang semakin menunjukkan kemajuan telah memperlihatkan beberapa kemajuan. 

Salah satunya terdapat di dusun Dasan Tengak Desa Montong Beter Sakra Barat, hal tersebut bukan sekedar isapan jempol semata namun juga merupakan sebuah prestasi yang harus dan terus akan didukung oleh warga.

Hal tersebut di sampaikan Nurji warga desa Montong Beter Sakra Barat belum lama ini di Dasan Tengak, "kami sangat bersyukur dengan adanya program seperti ini namun sayangnya masyarakat yang masih belum merasakan manfaat dari kandang kolektif, tutur Nurji pada selasa 10/07/12.

Selain Nurji seorang warga yang dijumpai saat pulang dari menyabit rumput yang sempat dikonfirmasi tim kaitannya dengan kandang kolektif, menurut Wahib Warga Desa Montong Beter ini "Warga kurang meminati kandang kolektif  karena perawatan terhadap ternak kurang optimal, menurutnya kandang yang dikelola individu jauh lebih KELESI (Istilah sasak untuk mengungkapkan fasilitas yang cukup dalam hal perawatan).

Selain itu menurut wahib keluhan warga sehingga kurang sependapat dengan pengadaan kandang kolektif karena jumlah ternak yang terlalu banyak dan jumlah tenaga yang merawatnya berbeda-beda "ini juga menjadai masalah tersendiri bagi warga yang mau memelihara ternak secara kolektif karena lain orang lain perlakuannya terhadap ternak, tutur pria yang tidak pernah tidak mengarat terhitung 25 tahun lalu ini.

Selain itu, selama ini yang paling dirasakan warga dalam kandang kolektif adalah perlakuan yang berat sebelah terhadap hewan - ternak " kita kan memiliki sapi masing - masing,  tentu yang paling kita perhatikan adalah  milik kita sendiri" tuturnya (CA)

Saturday, July 7, 2012

PEMBAGIAN DOOR PRIZE HUT TELKOMSEL XVII DIWARNAI AKSI PROTES

0 komentar
Krens Lotim.  Berkenaan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke 17 TELKOMSEL menyelenggarakan acara JALAN SEHAT  yang dilaksanakan di Taman Kota selong. 

Rute yang ditempuh adalah star di Taman Selong ke timur sampai di BNI kemudian belok keselatan dan langsung finis di Taman Kota. 

Mulai pukul 08.00 sampai selesai  acara pengunjung tetap ramai yang dihibur oleh beberapa penampilan musik dan dance. 

Acara pembagian door prize dimulai dengan pencabutan nomor undi yang telah dikumpulkan panitia di pos. 

Hadiah yang disediakan mulai dari kompor gas, magik jar, blander, HP BB, Kulkas, TV dan sepeda motor Revo. 

Pada saat pemanggilan nomor ternyata ada beberapa orang yang potongan kuponnya hilang dan oleh panitia mengatakan batal. 

Aksi protespun tidak terhindarkan dari peserta yang kebetulan nomornya disebut pada saat itu, namun potongan kuponnya hilang. 

Akhirnya panitia pun mengambil jalan tengah melalui  negosiasi dengan peserta. OK, sekarang begini, kata salah seorang panitia, kita coba telpon nomor yang tercantum dalam kupon ini dan kalau aktif berarti anda berhak mendapatkan hadiahnya, kata panitia. 

Bagi yang sudah dipending hadiahnya akan ditambah lagi dan mohon maaf atas semua ini, mudah - mudahan tidak terulang lagi, kata panitia. (MA). 



HATI - HATI MENGAMBIL UANG DI BANK

0 komentar

Krens Lotim. Seiring dengan kemajuan zaman, cara orang semakin modern pula. 

Di kantor bank atau di ATM banyak pengumuman yang tertulis " bagi nasabah yang menginginkan pengawalan polisi tidak dipungut biaya". 

H. shafiyan Hadi bersama istrinya, Jum'at, 6 Juli 2012 sekitar pukul 10.00 wita setelah keluar dari Bank BRI Sakra tiba - tiba pengendara sepeda motor mengiringinya dari belakang. 

Kurang lebih sekitar 1 kilo meter setelah keluar dari bank tiba - tiba dari belakang diserempet dua orang yang berboncengan dan menarik tas dari belakang. 

Persis di depan SMKN 1 Sakra kejadianpun tidak terelakkan. Hj. zulaikha terjatuh ke belakang karena tas yang dipanggulnya di tarik dua kali. 

Tidak satupun yang bisa  menyelalamatkan tas yang dibawa penjambret termasuk suaminya sendiri yang hanya terbengong melihat kejadian itu.

Tolong, tolong, tolong...........kata Lukman dan Ramika yang sempat melihat kejadian itu dan mencoba mengejar pengendara yang menggunakan Satria F itu, namun tidak terkejar karena kecepatannya dan akhirnya memilih kembali melihat korban.

Sang suamipun masih melongo tidak bisa apa - apa sementara istrinya di angkat orang banyak yang sudah bercucuran darah yang mengalir dari  belakang kepala n dan dibawa ke Puskesmas Sakra.

Lukman menceritakan kalau korban sudah di awasi mulai dari BRI oleh penjambret dan sampai ditempat yang sepi korbanpun diserempet dan ditarik dari belakang.

Kejadian serupa memang sering terjadi disekitar Sakra, Sakra Barat ke selatan. Untuk itu sangat diharapkan berhati - hati ketika membawa sesuatu yang berharga termasuk uang, perhiasan dan sebagainya. (MA).








Wednesday, July 4, 2012

GURU-GURU MEMPERSIAPKAN DIRI

0 komentar
Krens Lotim
  Menghadapi tahun ajaran baru 2012/2013,  semua tenaga pendidik mulai sibuk mempersiapkan segala administrasi, satu contoh SMAN 1 Sakra yang beralamat di Jalan Soekarno Hatta Sakra, jauh-jauh hari sudah mengadakan pembagian tugas mengajar kemudian dilanjutkan dengan workshof, dalam acara tersebut Kadispen  Lotim yang diwakili oleh Rubiman, M. Pd. dalam sambutannya sekaligus membuka workshof mengatakan untuk menghasilkan hasil yang berkualitas, kita sebagai pendidik juga harus mempersiapkan diri, terlebih lagi zaman sekarang banyak sekali cara dan jalan yang bias kita tempuh untuk mengupayakan penedidikan yang berkualitas, satu diantaranya adalah dengan mengikuti acara workshop, ada juga MGMP, seminar-seminar dan lain sebagainya, yang dihajatkan untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas tersebut. Hal senada juga disampaikan oleh Kepala SMAN 1 Sakra, bahwa acara workshop bukan hal yang asing bagi pendidik, tetapi sedikit tidak apabila kita sering ikuti, kita lakukan akan menjadikan kita semakin menguasai, yang sudah menguasai akan semakin mantap bahkan kita harus berbagi, kepada teman-teman yang masih kurang paham agar kitasemua menjadi guru yang profesional walaupun umpama belum sertifikasi, lebih-lebih lagi yang sudah menempuh sertifikaksi.>>>>bkn

JAMAAH MUSHALLA NURUL QALBI PERINGATI NISFU SYA'BAN

0 komentar

Krens Lotim. Peringatan malam nisfu sya'ban merupakan peringatan yang sudah lazim di masyarakat, khususnya jamaah mushalla " Nurul Qalbi " Tibu Jae desa Rensing Bat Kec. Sakra Barat  Lombok Timur. 

Mulai pukul 17.00 wita jamaah sudah berkumpul untuk membaca zikir dan do'a bersama seluruh keluarga . 

Setelah zikir dan do'a dihidangkan makanan dengan cara makan bersama setelah selesai acara.  Acara dilanjutkan dengan shalat magrib berjamaah lalu membaca yasinan sampai tiga kali. 

Kebiasaan seperti ini sudah menjadi sebuah tradisi turun temurun masyarakat yang walaupun ada sebagian pendapat mengatakan kegiatan ini adalah bid'ah. 

H. Muhsin, S. Pd. I. yang sempat dikonfirmasi mengatakan, kita tidak bisa memberi hukum pada suatu acara seperti ini, tapi mari kita ambil manfaatnya yang antara lain adalah kita bisa berjamaah dalam kegiatan seperti ini. 

Ditambahkannya, kita selalu berpedoman pada para ulama' kita khususnya yang ditempat kita bahwa kegiatan seperti ini tidak ada masalah kalau kita lihat dari segi manfaat, kata Kepala KUA Sakra Barat ini. 

Awaluddin, sang ketua RT juga berpendapat yang sama, mengapa kita harus hentikan kegiatan ini, ini adalah kegiatan turun temurun yang diwariskan, jadi jangan hentikan kegiatan ini, jelasnya. 

Mudah - mudahan kegiatan keagamaan seperti ini menjadi sebuah kebersamaan yang membawa kita pada persatuan dan kesatuan ummat. (MA).

Tuesday, July 3, 2012

DUKUNGAN ELANG MERAH PADA SUKIMAN AZMY

0 komentar
Krens Lotim. Genap 13 tahun Pamswakarsa Elang Merah Sakra Lombok Timur diperingati Minggu, 1 Juli 2012 bertempat di Markas Sakra. 

Ribuan anggota Pamswakarsa hadir sebagai rasa kebersamaan mereka dalam memajukan organisasi. 
 
Tidak ketinggalan tamu undang baik dari kabupaten seperti Bupati Lombok Timur hadir sebagai tamu terhormat saat itu. 
 
Dlm Pidato Ketua Umum/ Panglima Pamswakarsa Elang Merah DATUK H LALU LUKMAN NUL HAKIM, dengan tegas menyatakan dukungannya kepada Drs.HM.SUKIMAN AZMY,MM. untuk menjadi Bupati Lotim 2013 - 2018 (periode II ) dalam Pemilukada Lotim 2013 yang akan datang.
 
Dukungan kpd Drs.H M. Sukiman Azmy, MM. anata lain didasarkan atas pertimbangan beberapa keberhasilan yg telah dicapai pemerintahan Lombok Timur saat ini.
 
salah satunya yang dianggap menonjol adalah adanya kebijakan untuk memekarkan desa di Lombok Timur menjadi lebih dr 100 % yang sebelumnya sekitar 123 desa dan setelah dimekarkan menjadi 253 Desa/Kelurahan. 
 
Ini berdampak positif terhadap upaya pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Lombok Timur misalnya kalau sebelum dimekarkan ada satu desa, akan mendapatkan dana ADD 200 juta/th dan setelah mekar menjadi 5 desa, maka dana yang akan didapatkan menjadi 1 Milyard. 
 
Ini terjadi di desa Selebung Ketangga Kecamatan Keruak, yg tadinya hanya ada satu desa yaitu desa Selebung Ketangga, dan kemudian dimekartkan menjadi 5 Desa. 
 
Dan untuk tahun anggaran 2013 yang akan datang masing - masing  desa akan mendapatkan dana ADD 400 juta/Desa/Kelurahan.
 
Sungguh kebijaksanaan Bupati H.Sukiman Azmy yg luar biasa dan hanya satu - satunya Kabupaten/Kota di Nusa Tenggara Barat yg mengambil kebijakan seperti itu, kata Datok H.Lalu Lukman Nul Hakim.
 
Dan pamswakarsa Elang Merah akan berjuang habis habisan, mati - matian untuk memenangkan H.Sukiman Azmy dalam Pilkada Lotim 2013 mendatang.
 
Pernyataan dukungan yg Luar Biasa..

Sunday, July 1, 2012

KELUARGA BESAR MABIWA KARYA WISATA KE KOTA GEDE

0 komentar
Foto bareng di Candi Prambanan

Krens Lotim. Berangkat dari rumah sekitar pukul, 07.00 wita dengan rombongan. Udara pagi sangat dingin ketika melangkah menuju mobil yang akan kami tumpangi menuju terminal Mandalika.

Mengisi liburan semester kali ini, kami mencoba menapaki kaki di kota Gudeg Jogjakarta. 

Bus yang kami tumpangi sudahpun melaju dengan cepat melalui dermaga Lembar menuju Padang Bae Bali. Kami sempat ditahan petugas di Padangbae. Mau kemana ini, tanya seorang polisi bertubuh gempal, salah seorang teman menjawab, ke Jogja pak. Dengan lantang polisipun menjawab, bohong,kamu pasti ke Malaysia, katanya. 

Setelah melalui negosiasi dengan polisi, ia pun memberikan tiket perjalanan itu lagi. Kami sempat transit di Surabaya lalu melanjutkan perjalanan lagi.  

Azan magrib sudah terdengar saat kami turun dari Bus yang kami tumpangi di terminal Umbul Harjo Jogjakarta. Kamipun bingung setelah ini mau kemana. Untung kami kantongi nomor telpon asrama NTB yang saat itu. 

Dengan menaiki becak sepeda kamipun di antar ke asrama NTB kurang lebih 750 m jaraknya dari terminal. 

Pagi harinya kami ke makam Jenderal besar Sudirman yang kebetulan berdekatan dengan asrama. Siangnya menuju ke Kraton dan beberapa tempat bersejarah lainnya seperti, masjid soko tunggal, pemandian raja - raja, kantor pos tertua peninggalan Inggris, musium bahkan sampai ke jalan Malioboro. 

Sebelum jadwal kembali ke Lombok, kamipun sempat mampir di Candi Prambanan untuk melihat lebih dekat kompleks Candi Prambanan yang dibangun oleh Raja dinasti Sanjaya pada abad ke-9 dan ini merupakan obyek wisata yang dapat dikunjungi setiap hari pukul 06.00 s/d 17.30, kompleks Candi Prambanan ini terletak hanya beberapa ratus meter dari jalan raya Yogya - Solo yang ramai dilintasi kendaraan umum.

Candi yang dilindungi oleh UNESCO sejak 1991 ini memiliki tinggi bangunan utama 47 m, dan terdiri dari delapan kuil atau candi utama dan lebih dari 250 candi kecil. Tiga candi utama disebut Trisakti dan dipersembahkan kepada Sang Hyang Trimurti: Batara Siwa (Sang penghancur), Batara Wisnu (Sang Pemelihara) dan Batara Brahma (Sang Pencipta).

Sementara Candi Sewu yang dibangun pada abad ke-8, yang berjarak sekitar 800 meter arah utara Candi Prambanan, merupakan komplek candi Buddha terbesar kedua yang lebih tua usianya Candi Prambanan.

Meskipun hanya terdiri dari 257 candi, masyarakat sekitar menyebut candi ini dengan Candi Sewu karena jumlahnya yang banyak. 

Sebuah prasasti bertarikh 792 Masehi, menyebut nama asli bangunan ini sebagai Manjus’ri grha yang berarti Rumah Manjusri. Nama Manjusri merujuk nama salah satu Boddhisatwa dalam ajaran Buddha.

Candi Sewu diperkirakan dibangun pada abad ke-8 Masehi, pada akhir pemerintahan Rakai Panangkaran (746-784M) seorang raja yang mahsyur dari kerajaan Mataram Kuno. 

Candi Sewu terhampar di lembah Prambanan yang indah, di lokasi inilah tersebar candi-candi dan situs purbakala yang berjarak berdekatan satu sama lain yang menunjukkan kawasan ini merupakan situs penting dalam sektor keagamaan, politik dan kehidupan urban masyarakat Jawa kuno.(MA).
 




Saturday, June 30, 2012

MENDALAMI TRADISI NGURISAN PADA MASYARAKAT SASAK

0 komentar

Krens Lotim. Ngurisan merupakan sebuah istilah yang sering kita dengar dimasyarakat sasak khususnya. 
 
Tradisi "Ngurisan" atau cukur rambut bayi yang baru lahir atau berumur dibawah enam bulan bagi masyarakat Lombok biasanya dilaksanakan di masjid atau musala pada hari-hari besar agama Islam, terutama saat peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Harapannya ketika sudah dicukur, maka bayi tersebut mendapatkan berkah dari Allah atas dipegangnya/ dicukurnya oleh orang - orang alim. 

Di Mushalla Nurul Qalbi Tibu Jae desa Rensing Bat, sejumlah bayi digendong orang tua atau kerabatnya di bawa ke mushalla  bersama dengan beberapa jenis bunga dan air yang sudah ditaruhkan wewangian diserta gunting. 

Sebelum prosesi "ngurisan" dilaksanakan oleh para tokoh agama dan masyarakat, terlebih dulu dimulai dengan "namatan" atau pembacaan ayat-ayat pendek yang dilakukan oleh anak-anak usia sekolah dasar.

Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan kitab barzanji atau riwayat perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa untuk menerima perintah shalat lima waktu sehari semalam dari Allah SWT.

Selesai pembacaan kitab barzanji tersebut barulah proses "ngurisan" dilaksanakan bersamaan dengan "selaqaran". Seluruh tokoh agama dan masyarakat yang diundang harus mencukur atau memegang kepala bayi.

Menurut salah seorang tokoh agama Ustz. H. Masban usman, S. Ag.  tradisi "ngurisan" yang digelar setiap perayaan hari besar Islam sudah menjadi kebiasaan warga selama puluhan tahun.

Tradisi itu juga merupakan warisan para orang tua dulu sehingga harus dihormati dan dilestarikan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.

"Dengan tetap mengadakan ritual keagamaan ini kita tetap ingat pada kebaikan yang telah diwariskan oleh para orang tua dulu," ujarnya.

Tamu undangan memperoleh penganan berupa kue khas lombok seperti nasi mulut ( nasi kuning ), kue tarek, renggi, keciput dan lainnya yang disediakan oleh warga kampung yang mengundang mereka.

Tradisi seperti ini merupakan tradisi turun temurun dari nenek moyang yang harus dilestarikan oleh kita sebagai generasi penerusnya. (MA). 



Friday, June 29, 2012

LAPORAN BULANAN KM KRENS BULAN JUNI 2012

0 komentar
Krens Lotim
No
Hari tgl
tempat
Acara
1

Kamis 7 Juni 2012


Rumah Mashur (ketua kelompok tani lawu mekar)

Saat kami kumpul di rumah ketua kelompok tani Lawu Mekar dusun Jerua waktu utu kami sedang membeli pupuk subsidi yang diberikan pemerintah kepada kelompok tani kami saat itu setelah kami selesai membagi jatah pupuk untuk masing masing petani kami ngobrol-ngobrol sebentar sementara bubar . sat itu marbot kubur (istilah kami) Amak Mastah yang bergumam kepada kami karena banyaknya sampah yang di jumpai setiap hendak memebersihkan kuburan umum yang berada di kampung kami di dusun Jerua pada kesempatan tersebut banyak yang memberi saran atau usulan salah satu dari usulan tersebut adalah meminta kepada anggota masyarakat untuk mengeluarkan dana dengan sistem jatah namun banyak yang menolak alasannya banyak masyarakat yang tidak sanggup untuk mengeluarkan biaya tersebut, saya kemudian teringat dengan Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT) saya lalu mengusulkan untuk menggunakan biaya tersebut setelah di potong persentase dari jumlah yang akan di peroleh tiap kelompok tani sedangkan masarakat yang tidak memeiliki lahan harus mengeluarkan tenaga atau paling tidak mengeluarkan makanan atau sajian sebagai konsumsi saat pelaksanaan kegiatan tersebut.
2
Ahad, 10 Juni 2012
Di sawah
Beberapa orang yang menjadi pekerja pada penanaman tembakau antara lain; Ibu Anah, H. Muhamad, Kangkung dan saya sendiri.
Kami bincang – bincang masalah tenaga pekerja/ buruh harian yang semakin sulit didapat yang disebabkan banyaknya TKI yang pergi ke Saudi ataupun ke Malaysia.
Saya mencoba mengusulkan kepada teman – teman untuk kita adakan sistim siru atau dengan kerja gantian dari sawah ke sawah sehingga tidak kesulitan dalam penyelesaian sawah.
3
Rabu 13 Juni 2012
Rumah H. Nur
Pada acara dzikiran atau kulhuan saat itu semua jamaah sedang duduk sambil menikmati teh hangat yang di hidangkan pemilik hajatan kebetulan pada saat itu saya bersebelahan duduk dengan ketua RT 02 dusun Jerua JINEM dn ketua RT kebun lauk Mahsun berdekatan dengan kadus dusn jerua mukhtar pada saat itu kami sedang ngobrol-ngobrol masalah banjar mate atau dana santunan yang akan kami serahkan kepada keluarga yang mendapat musibah kematian tersebut H.Nur saat itu ketua RT 02 mengeluhkan kurangnya partisipasi masyarakat khususnya RT 02 yang selalu terlambat dalam menyelesaikan kewajibannya mengeluarkan dana Banjar Mate yang jumlahnya 2000. dikatakan Jinem saat itu kendala yang dihadapi adalah perasaan malu yang untuk menegih uang yang jumlahnya sangat sedikit sedangkan masyarakat terlalu cepat melupakannya dengan alasan sangat kecil. Kemudian saya coba menengahi apa yang sedang dipercakapkan oleh pak RT bersama anggota masyarakat yang lain saya usulkan dalam kesempatan tersebut bahwa untuk melawan atau menghadapi kendala minimnya minat masyarakat yang mengeluarkan dana bantuan yang sangat kecil atau sepele tersebut atau paling tidak mengurangi perasaan sungkan menagih salah satu caranya adalah seperti yang saya usulkan. Dalam acara tersebut saya gambarkan bahwa jumlah KK dalam 1 kanpung di dusun Jerua sejumlah 400 KK seandainya kita perkirakan jumlah kematian warga dalam 1 bulan adalah tujuh maka 14.000 yang akan kita keluarkan dalam 1 bulan dikalikan 12 bulan sama dengan 16.8000 atau paling banterlah kita mengeluarkan uang utuk banjar mate per KK-nya setiap tahun adalah 15.0000 dikalikan 400 KK maka jumlahnya adalah 6.700.000. dan itu kemudian kita tabung di Bank lalu nantinya kita sepakati berapa jumlah yang akan kita berikan kepada KK yang mendapatkan musibah . Setelah mendengar usulan tersebut anggota masyarakat ada yang setuju ada yang tidak setuju dan untuk mencapai kesepakatan Jinem bersama kadus siap mempasilitasi musyawarah untuk membahas rencana dan usulan tersebut.
4
Senin, 18 Juni 2012
Mushalla Nurul Qalbi Tb. Jae
Rapat penentuan  jadwal acara dan siapa penceramah yang akan di undang dalam acara isro’ dan mi’raj sebagai wujud kepedulian remaja Keramat dalam berinteraksi dengan masyarakat.
Hadir antara lain KUA Sakra Barat, Pak RT, Toga/ toma. Beberapa usulan yang muncul seputar rencana tersebut yang akan mengisi acara dan berapa banyak biaya yang dihabiskan.
Saya mengusulkan untuk kita undang Tuan Guru yang memasyarakat yang mampu memberikan pencerahan kepada masyarakat sehingga anak – anak kita terutama remaja bisa mencontoh apa yang diwariskan Rasulullah.
5
Senin, 18 Juni 2012
SMA BW NW Rensing
Saat melaksanakan acara lanjutan terhadap pelaksanaan evaluasi UsmB di Sma Bw Nw Rensing kami bersama dewan-dewan guru yang lain berbincang-bincang tentang pelaksanaan pendidikan Berkarakter kami mulai menganalisa beberapa kendala pendidikan seperti minat belajar dan hasil evaluasi siswa yang mulai minus serta kelakuan siswa atau psikomotorik siswa yang semakin menurun di akibatkan banyaknya masalah yang di hadapi siswa-siswa yang ada di SMA BW NW Rensing saat itu, dalam kesempatan tersebut saya usulkan mata pelajaran yang saya Ampu sendiri yaitu mata poelajaran muatan Lokal lebih banyak berbicara tentang kearifan LOKAL yang ada di masing-masing daerah khususnya di desa rensing dan sekitarnya mulai dari sejarah desa, tokoh-tokoh dan kiprahnya masing-masing dalam memebangun negara dan bangsa pada umumnya dengan menitik beratkan hal-hal yang mengandung muatan-muatan lokal guna tercapainya siswa yang berkarakter lokal bewawasan global, alhamdulillah ususlan saya di terima kepala sekolah untuk menerapakan sistem pembelajaran tersebut semoga sesuai dengan apayng menjkadi harapan bersama tercapai.
6
Jum’at, 22 Juni 2012
Kantor desa Rensing Bat
Pada acara sosialisasi E-KTP di desa Rensing Bat antara lain hadir; kades Rensing Bat, semua kadus, semua RT, toga/ toma, pemuda dan beberapa orang anggota masyarakat.
KTP yang lama sebentar lagi akan habis masa berlakunya disebabkan akan diterbitkannya KTP baru yang bersifat nasional yang bebentuk elektronik dan bisa di akses lewat internet.
Saya mengusulkan kepada Pak Kades agar pendataan ditiap – tiap RT agar lebih teliti terutama mengenai nama pemegang sehingga tidak terjadi kesalahan dikemudian hari.
7
Ahad, 24 Juni 2012
Di PA Birrul Walidain NW Rensing
Acara Yang Diselenggarakan Oleh Pengurus Untuk Memberikan Gairah Positif Untuk Lebih Tekun Belajar Kepada Anak Didik Di Panti Asuhan Birrul Walidain Nw Rensing.
Hadir antara lain H. Rumawang ( Bendahara Pengurus ), Buniamin, Kades Rensing Raya, H. Musannip ( Ketua Cabang NW Sakra Barat ).
Kami bincang – bincang seputar anak didik di Panti yang semakin menggembirakan antara lain prestasi yg ditonjolkan adalah : tahfiz Al-Qur’an, pidato ( Bahasa Arab, Indonesia, Inggris, sasak ), kaligrafi dan banyak lagi yang lainnya.
Saya mengusulkan kalau ada santri yang mendapatkan prestasi baik di sekolah atau di asrama agar diberikan semacam penghargaan untuk menambah semangat mereka. Usulan saya diterima dan diadakan acara pada hari berikutnya.
8
Jum’at, 29 Juni 2012
Di Kantor desa Rensing bat
Surat dari sekda Lombok Timur tentang jatah raskin sudah beredar ke seluruh desa di Kabupaten Lombok Timur termasuk di desa Rensing Bat.
Hadir sebagai peserta rapat, saya sendiri, Kades, Kaurpem, Kaur Umum, Bendahara desa dan sekdes.
Obrolan kami seputar raskin yang semakin berkurang dari jatah sebelumnya dan akan berakibat kurang baik bagi masyarakat penerima sebelumnya.
Kami mencoba mengusulkan cara yang digunakan untuk menetralisir situasi, terlebih dahulu disosialisasikan kepada masyarakat bahwa jatah kita untuk bulan ini memang kurang dari kabupaten sehingga jatah masing – masing KK berkurang.

JATAH RASKIN BERKURANG, MASYARAKAT MENGGERUTU

0 komentar
Kepala Desa Rensing Bat

Krens Lotim. Sesuai serau edaran Gubernur Nusa Tenggara Barat bernomor : 400/172/EKON tanggal, 30 April 2012 perihal raskin untuk bulan Juni sampai Desember 2012, bahwa untuk penanggulangan kemiskinan serta memperkuat ketahanan pangan ditingkat RTS ( Rumah Tangga Sasaran ), maka pelaksanaan distribusi raskin diatur sesuai hasil PPLS 2011. 

Distribusi raskin berdasarkan data hasil PPLS tahun 2011 ditetapkan penyalurannya selama 7 bulan, dan masing - masing RTS-PM mendapat 15 kg/bulan dengan harga tebus Rp 1600/kg dititik distribusi. 

Maka kepada  kepala desa dimohon untuk mensosialisasikannya kepada masyarakat diwilayah masing - masing, sehingga program raskin bisa berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Muhammad Hilmi, SE mencoba sosialisasi raskin ini pada acara pertemuan tokoh agama, tokoh masyarakat dalam kegiatan pembentukan panitia pemilihan Kepala Urusan desa Rensing Bat beberapa hari lalu. 

Jatah kita dari kabupaten jauh berbeda dengan bulan lalu. kalau bulan lalu kita mendapatkan jatah sebanyak 1.850 kg, namun untuk bulan ini kita hanya memperoleh 1.515 kg saja dengan ketentuan PNS, masyarakat yang mampu tidak boleh mendapatkan jatah, katanya. 
 
Ishak, kadus Rensing Bat  mengaku sulit mensosialisasikan ini kepada masyarakat karena pada bulan yang lalu jatahnya tidak sama dengan bulan ini. 

Tidak hanya desa Rensing Bat yang mengalami seperti ini, namun semua desa di Lombok Timur. 

Karena jatah kabupaten untuk bulan ini berkurang, maka jatah untuk masing - masing desa juga berkurang.

Untuk bulan lalu jatah raskin untuk Lombok  Timur sesuai data hasil PPLS tahun 2008 dengan jumlah RTS sebanyak 143.415, sedangkan untuk bulan ini disesuaikan dengan data PPLS tahun 2011 dengan jumlah RTS sebanyak 141.330. 

Mudah - mudahan program ini tidak menjadi satu - satunya harapan, tetapi juga ada usaha lain untuk mencukupi kebutuhan hidup. (MA).




Penting Shobat!

Monday, July 16, 2012

APEL BENDERA JUGA IBADAH

Krens Lotim
Apel Bendera merupakan tradisi yang harus dilestarikan dan bagian dari budaya Indonesia, karena dalam apel bendera yang selalu dilaksanakan setiap hari senin, memiliki manfaat yang luar  biasa, untuk menanamkan jiwa nasionalisme dan patriotisme pada anak didik bahkan semua rakyat Indonesia maka sangat penting dan merupakan sebuah kebutuhan untuk mengikuti upacara bendera.
Di lingkungan Pondok Pesantren Birrul Walidain NW Rensing, pelaksanaanya dijadwalkan dua kali dalam satu bulan.
Pelaksanaannya sebetulnya sangat sederhana dan tidak terlalu membutuh waktu banyak tetapi kita bisa rasakan dampak positifnya yang begitu luar  biasa dalam kehidupan sehari-hari khususnya kita umat Islam, apel bendera merupakan wahana untuk kita banyak-banyak bersyukur kepada Alloh zat yang maha pemberi nikmat, bahkan kita tidak salah mengatakan apel bendera juga ibadah, karena dalam kegiatan seperti ini disamping memuji kebesaran Tuhan, bahkan yang tidak kalah pentingnya di dalamnya juga kita bisa mendapatkan pencerahan-pencerahan atau nasehat yang sanagat penting dalam hidup ini karena ini adalah ajaran agama kita, yaitu untuk senantiasa kita saling menasihati untuk melaksanakan kebenaran dan menetapinya, kemudian di dalamnya juga ada doa. Demikian dikatakan oleh Moh Nizar, S. Pd. ( kepala SMA Birrul Walidain NW Rensing ) ketika menjadi pembina upaca  bendera pertama pada bulan Juli 2012. >>>>> aya fiya

Perayaan 17 Agustus di Kec. Sakra Barat


Peserta pawai membawa hasil pertanian

Krens Lotim. Peringatan hari proklamasi kemerdekaan RI bertepatan dengan dilaksanakannya puasa. 

Pemerintah kecamatan Sakra Barat dengan seluruh jajaran pemerintah kecamatan sepakat untuk mengadakan kegiatan menyambut hari penting itu sebelum datangnya bulan puasa. 

Kegiatan dimulai tanggal 11 Juli 2012 dengan rangkaian kegiatan antara lain : gerak jalan tepat waktu untuk tingkat SD/MI sampai  SMA/MA dan umum, Pawai alagoris, lomba rebana qasidah tingkat SD/MI. 

HM. Anwar syukri, S. Pd. salah seorang panitia HUT RI ke-67 mengatakan : kegiatn dilaksanakan lebih awal karena takutnya kalau kegiatannya tidak terlaksana pada bulan puasa.

Banyak sebenarnya kegiatan yang bisa kita lakukan, tetapi mengingat siatuasi sekarang ini tidak memungkinkan untuk kita angkat semua, jadi apa adanya sajalah, dan kemarin kita juga ikut dalam kegiatan Hultah NWDI di Pancor, jelasnya saat diwawancara tim KM. 

Mudah - mudahan kegiatan lain bisa kita laksanakan pada even - even berikutnya, tambahnya. 

salah satu peserta gerak jalan tepat waktu
M. Hasmawadi, S. Pd. selaku koordinator peserta yang dikirim Pontren Birrul Walidain menyebutkan kalau dirinya merasa puas dengan apa yang dilaksanakan pemerintak kecamtana untuk tahun ini, dan mudah - mudahan bisa kita laksanakan untuk tahun - tahun berikutnya. 

Kita sangat berharap kepada pemerintah tingkat kecamatan selaku pemegang kendali kegiatan untuk bisa memilah mana kegiatan yang bisa menarik peserta dan mana yang sama sekali tidak. Sebab percuma kita adakan kegiatan kalau anak - anak tidak mau ikut lomba, jelas pria yang sehari - hari nongol di Kantor desa Sepit ini. (MA)


Sunday, July 15, 2012

HULTAH NWDI KE-77

Krens Lotim. Kemeriahan puncak acara Hari Ulang Tahun ( Hultah ) NWDI ke 77 sangat dirasakan oleh seluruh Nahdliyyin dan Nahdliyyat yang datang membanjiri Pancor sejak kemarin sore pada saat acara pawai alagoris. 

Ratusan ribu bahkan jutaan ummat tumpah  ruah membajiri kota santri sebagai wujud kecintaannya terhadap pendiri NWDI, NBDI dan NW yaitu Almagfurulahu Maulanasysyekh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid. 

Seluruh madrasah NW bahkan madrasah/ sekolah non NW pun ikut dalam acara pawai yang digelar Sabtu, 14 Juli 2012 yang dilepas langsung PBNW DR. TGKH. Muhammad Zainul Majdi, MA. 

Acara demi acara dilaksanakan dalam menyambut Hultah kali ini. Antara lain : lomba gerak jalan tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan umum, lomba pidato 3 bahasa, lomba mewarna untuk tingkat TK/ RA, futsal dan banyak lagi yang lainnya. 

Kontingen Sakra Barat dengan persatuan Muslimat, Jamaah Wirid Khusus NW, Satgas Hamzanwadi dan Siswa - siswi tidak mau ketinggalan dalam memeriahkan Hultah NWDI ke-77. 

Kemeriahan pawai menyambut Hultah NWDI ke-77
H. Masban Usman, S. Ag. selaku sekretaris umum Cabang NW Sakra Barat selaku koordinator kontingen menyebutkan, kali ini jamaah kita akan lebih banyak yang datang di medan Hultah Pancor dibanding tahun - tahun sebelumnya sebab kita tidak bersamaan dengan Anjani, katanya. 

Masyarakat kita sangat haus dengan siraman rohani lebih - lebih yang disampaikan Tuan Guru Bajang, jelas Masban yang juga Pengawas UPTD Dikpora Kec. Keruak ini. 

Pada puncak Hultah NWDI ke-77 disampaikan pengajian umum berturut - turut oleh TGH. Hudatullah Muhibuddin Abdul Aziz, MA, KH. Abdurrasyid Abdullah Syafi'i Jakarta, Syekh Ismail Al- Yamani dari Makkah dan terahir oleh TGKH. Muhammad Zainul Majdi, MA. 

Inti dari tausiah yang disampaikan Tuan Guru Bajang tersebut antara lain bagaimana menghidup suburkan Nahdlatul Wathan dengan cara kita sendiri yaitu dengan memperbanyak kebaikan. 

Kekompakan merupakan dasar dari sebuah perjuangan, tanpa ada kekompakan maka apapun yang kita inginkan tidak mungkin akan kita raih. Untuk itu mari kita tetap dalam barisan, jelas beliau. 

Sebagai ahir dati pidato beliau, mengingatkan kepada warga NW khususnya untuk tetap ingat pada sejarah. Bagaimana dahulu almagfurulahu mendirikan madrasah, bagaiman beliau mengingatkan untuk tetap ingat Pancor. (MA)


Friday, July 13, 2012

BPD, LKMD DESA RENSING BAT DITETAPKAN


Krens Lotim. Setelah dilantiknya kepala desa Rensing Bat beberapa bulan yang lalu oleh Bupati Lombok Timur, maka setiap desa diharuskan menetapkan perangkat desa lainnya seperti Kaur, BPD, LKMD dan sebagainya. 

Desa Rensing Bat melakukan pemilihan komponen tersebut dengan cara yang sangat mudah, cukup dengan musyawarah antar tokoh dan menghasilkan perangkat yang dimaksud. 

Muhammad Hilmi, SE selaku pimpinan rapat dalam pemilihan tersebut mengatakan : " kita adalah satu dan akan mencari yang satu yaitu kesepakatan". Jika disetujui, maka saya sangat berharap pemilihan kali ini kita setujui dengan cara musyawarah saja, artinya tidak melalui proses pemilihan.

Hal tersebut disetuji tokoh - tokoh yang hadir termasuk 3 ( tiga ) kepala dusun yang ada di desa Rensing Bat.

Badan Permusyawaratan Desa disepakati Nuruddin, S. Pd. selaku ketua yang didampingi Abu Bakar, SS. selaku wakil ketua dan Safaruddin Muli selaku sekretaris. 

Sedangkan LKMD diketuai oleh H. Zainal Muttaqin didampingi H. Muhsin, S. Pd. I. sebagai wakil dan Jamalullail, S. Pd.I.

Dalam musyawarah kali ini sempat ada kritikan dari salah seorang anggota musyawarah yang mengatakan, mari kita berdayakan sarjana - sarjana yang tidak ada kesibukannya untuk duduk di jabatan ini, kita tidak usah terpaku pada orang yang itu - itu saja, katanya.

Namun semua itu ditanggapi beragam oleh peserta rapat sehingga ditetapkan sesuai kesepakatan awal. 

Mudah - mudahan ini sebagai pembelajaran bagi generasi muda kita yang masih belum mampu mengemban amanat. (MA).

Thursday, July 12, 2012

JANGAN PERBAIKI CANGKUL DI TENGAH SAWAH

Ketua Umum Yayasan, Ketua PC NW & Pembina pontren
Krens Lotim. Lain hulu,  lain belalang. Lain dahulu lain pula sekarang. 

Seiring perjalan hidup manusia yang semakin canggih, pola hidup dan tingkah laku manusia semakin berbeda pula yang disebabkan beberapa faktor antara lain : tontonan yang disuguhkan melalui media elektronik,  bacaan - bacaan dan sebagainya. 

Jarang anak muda sekarang mau belajar pada orang tua tentang hal - hal yang berkaitan dengan akhlaq. 

Menghadapi Tahun Pelajaran 2012/2013, Yayasan Pondok Pesantren Birrul Walidain NW Rensing menggelar musyawarah lengkap yang dihadiri Dewan Pendiri Pontren ( TGH. Muhammad yusuf Ma'mun ), Pengurus inti yayasan, kepala sekolah/ madrasah. 

Dalam kesempatan tersebut, TGHM. yusuf Ma'mun memberikan arahan terkait bagaimana memperbaiki akhlaq anak yang saat ini cendrung ke arah yang negatif. 

Dicontohkan beliau, kalau orang tua dulu sering menyampaikan nasihat sindiran : " Jangan perbaiki cangkul di tengah sawah ". kalimat tersebut mengandung makna yang sangat padat yaitu antara lain, kalau diterjemahkan untuk para karyawan berarti kita tidak boleh korupsi waktu. 

Para pengajar harus disiplin dengan waktu, jangan hanya mengisi jadwal mengajar saja, tapi harus bisa meluangkan waktunya untuk anak didik diluar jamnya juga, tegas beliau. 

Menanggapi lembaga dibawah Yayasan Pontren Birrul Walidain NW Rensing yang rata - rata kekurangan ruangan belajar yang disebabkan banyaknya siswa, beliau menyarankan untuk membuat kelas gemuk dengan fasilitas tampungan yang wajar. 

Insya Alah sambil jalan dan mudah - mudahan ada izin Allah kita akan berupaya untuk mewujudkan semua permintaan itu, jelas beliau. 

Untuk Tahun Pelajaran ini Yayasan Pontren Birrul Walidain kekurangan 12 ruang belajar. 

Mudah - mudahan ada kepedulian dari semua pihak untuk menyelesaikan hal tersebut. amin. (MA).




Tuesday, July 10, 2012

DBHCT BERKURANG TAHUN 2012

Krens Lombok Timur.

Pemerintah dan bantuan pemerintah adalah laksana petir dan hujan yang diharapkan berjalan selaras dan seimbang karena pemerintah tidaka dapat menyalurkan bagian atau bantuan kepada masyarakat tampa di barengi dengan adanya kebijakan dari pemerintah baik di daerah maupun pusat. Hal tersebut di ungkapakan salah seorang ketua kelompok tani di dusun jerua kemarin pada 30/06/12.
Dikatakan nya bahwa pemerintah saat ini tidak lagi membatasi jumlah anggota kelompok tani hanya saja pemerintah saat ini telah melakukan pembatasan lahan bagi masing-masing kelompok maksimalnya dijatah 25 hektar dengan ketentuan bantuan perhektarnya adalah 600.000 Rupiah. Tutur ketua kelompok tani jerua 1 mukhtar kepada KMD.
Dikatakannya pula oleh ketua kelompok yang sekaligus sebagai Kepala Dusun ini bahwa dirinya sangat menyayangkan kenapa pemerintah mengurangi jatah tersebut padahal pada tahun ini semua kebutuhan sudah semakin sulit untuk kitra dapatkan dan semua jenis bahan bakar untuk industri tembakau semakin sulit kita dapatkan jelasnya.
Lebih jauh di katakan pria yang telah menjadi kepala dusun selama 2 priode ini saat pemerintah mencairkan dana DBHCT tahun 2012  saya bersama seluruh anggota masyarakat lebih khusus kepada petani tembakau  untuk tahun ini jatah atau bantuan lansung tersebut tidak akan kita bagi ke petani melainkan kita gunakan saja untuk pembangunan pasilitas umum karena itu lebih tepat guna dari pada kita bagi ke petani tidak akan pernah cukup untuk membiayai ongkos buruh saja tidak cukup apalagi yang lebih besar.
Sebagai akhir dari wawancara dengan KMD pria beranak 5 tersebut meminta kepada salah seorang Motivator KMD untuk memotivasi masyarakat agar lebih mudah daam melakukan sosialissasi terkai denag akan dicairkannya bantuan tersebut. (CA)

otim.

ROAH SEBAGAI RITUAL ADAT DAN PENENTUAN TANGGAL

Krens Lotim.
Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan pada tahu 2012 yang sangat sakral dan sarat dengan perselisihan penentuan tanggal bulannya adalah sesuatu yang selalu menjadi warna dalam kehidupan bermasyarakat. Hal tersebut dapat dilihat disemua media cetak maupun elektronik yang terus menerus melakukan pemberitaan terhadap kesakralan tanggal dan bulan suci tersebut. Namun tidaklah serumit hal yang dimaksud menurut salah seorang tokoh masyarakat yang sekaligus menjadi tokoh agama di dusun jerua desa Montong Beter H. Anom
Dikatakannya bahwa penghitungan atau penentuan tanggal 1 bulan Suci Ramadhan dihitung muundur sejak Roah Nisfu Sya'ban tahun ini, hal tersebut diungkapkannya pada sela-sela acara pengajian sekaligus nasehat perkawinan pada kedua mempelai pengantin belum lama ini. Lebih lanjut dijelaskannya bahwa yang paling mudah dilakukan adalah melihat bulan purnama atau bulan penuh lebih mudah dilakukan dari pada melihat bulan tanggal 1 saat awal bulan ini secara rukyat, semantara secara hisab tinggal kita hitung mundur saja sampai dengan terbenamnya bulan atau bulan tidak tampak pada akhir bulan sakban tahun ini. Jelas H Anom kepada seluruh hadirin  bersama KMD.
Sejatinya penentuan taggal 1 bulan suci ramadhan adalah sesuatu yang dilakukan secara turun temurun dan kontinyu setiap tahu namun adalah sesuatu yang tidak bisa lepas dari perselisihan dan perbedaaan pendapat. Namun apa dan bagaimanapun mudahan saja hal tersebut tidak sampai pada hal-hal yang bersifat anarkis atau lainnya.(CA)
im.

PETANI DAN PEMANO YANG TIDAK LAGI POPULER

Krens Lotim
Secara umum kondisi masyarakat di Kecamatan Sakra Barat Bila dilihat dari kebiasaan sehari hari mereka umumnya adalah petani hal tersebut terlihat Dari Data yang terpampang jelas Di kantor Camat Sakra Barat, dari data tersebut bisa dibaca Jelas bahwa masyarakat Sakra Barat Adalah Petani Diseluruh Desa yang ada dikecamatan Sakra Barat.
Memotret kondisi tersebut adalah Sesuatu yang lumrah bila KMD melakukan observasi terkait dengan hal tersebut salah ssatunya adalah PEMANO, kata pemano sejatinya adalah kata jadian dari kata PANO yang bermakna keluar menuju sawah atau Ladang hal tersebut di jelaskan salah Seorang anggota masyarakat Desa Sukarara saat di temui di tempat tinggalnya di desa Sukarara.
Salah seorang anggota masyarakat yang dikonfirmasi terkait hal tersebut, adalah Amaq Mis, dijelaskannya selama ini di Sakra Barat Masyarakat sudah tidak menggunakan istilah PANO lagi saat hendak keluar rumah menuju sawah atau ladak dikarenakan selama ini masyarakat sudah menganggap diri modern sehingga masyarakat jarang menggunakan istilah tersebut. Demikian dijelaskan Amak Mis kemarin Ahad 9/07/12.
Selain itu juga pemano adalah sebuah kebiasaan yang dilakukan masyarakat ketika ada pekerjaan yang di kerjakan di sawah atau ladang sedangkan pemanok dalam pandangan istilah menurut Amak Mis adalah sajian atau istilah konsumsi yang dihidangkan kepada semua orang yang bekerja di sawah atau ladang.
Selain amak Mis Salah seorang Perempuan Desa yang berhasil tertangkap kamera KMD yang tidak mau di konfirmasi terlihat tengah tergopoh-gopoh hendak kesawah untuk mengantar pemano tersebut kepada seluruh pekerja . dari kondisi tersebut Pano dan Pemano adalah dua aktivitas Masyarak yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya ibarat Mata uang Yang tidak bisa utuh tampa ada yang lain.
Selain di Desa Sukarara istilah pemano dan kata pano sudah tidak populer lagi entah karena apa yang jelas karena banyaknya aktifitas masyarakat yang dilakukan terus menerus tanpa pernah mempertahankannya dari segi pengistilahan tapi bagaimanpun juga yang terpenting bagi masyarakat adalah bekerjanya bukan istilahnya (CA)

JATAH BARU ATURAN BARU Di DESA BARU

Krens Lotim.
Kebijakan pemerintah yang mengurang jatah pendapatan jatah pada pembagiaan beras miskin tak menjadi sandungan bagi masyarakat desa khususnya Desa Montong Beter Sakra Barat pasalnya untuk mengantisipasi adanya keluhan dari anggota masyarakat yang tidak akan mendapat jatah sudah dipersiapkan segala sesuatunya  satu diantaranya adalah dikeluarkannya aturan baru bagi masyarakat yang sudah dianggap mapan secara ekonomi akan dikurangi atau bahkan tidak diperbolehkan membeli jatah tersebut demikian diungkapkan Kepala Desa Dontong Beter H Fauzan Mukhlis melalui saaat melakukan sosialisasi Kebijakan Baru yang diterapkannya Kepada Seluruh Kepala Dusun Di lingkup Kepemerintahannya.
Hal senada juga dibenarkan oleh salah seorang kepala dusun Malah saat menerima jatah bagian Raskin Hari ini Senin 02/07/12  di depan kantor Desam Montong Beter Hari ini, dalam kesempatan tersebut Murnah juga  mengatakan bahwa jatah Raskin saat ini memang tidak akan menjadi persoaalan bagi masyarakat karena kita sudah melakukan sosialisasi sebelumnya dan melakukan pencatatan berkala guna menetapkan seluruh komponen masyarakat yang memang benar akan mendapat jatah sesuai harapan pemerintah, jelasnya kepada KMD.
Semoga saja apa yang dilakukan oleh pemerintah desa khususnya di lingkup Pemerintah Desam Montong Beter merupakan Langkah awal menuju tercapainya peningkatan mutupelayanan Pemerintah terhadap pelayanan Publik yang selama ini menjadi idaman masyarak sehingga masyarakat sanggup dan berani berkorban sehingga tercapainya prose pemekaran desa di lotim.
Pada akhir acara sosialisasi tersebut kepala desa sempat mengingatkan masyarakat melalui seluruh kepala dusun agar secar sadar mendukung program ini karena ini adalah pembagian jatah pertama semenjak terpilihnya Haji Fauzan Mukhlis sebagai Kepala Desa Montong Beter Sakra Barat. ungkapnya, (CA)

Monday, July 9, 2012

BSS dan Fenomena kandang kolektif

Kandang Warga
Krens Lotim, Kebijkakan pemerintah Provinsi  Nusa Tenggara Barat yang menyelenggarakan Program BSS ( Bumi Sejuta Sapi ) yang semakin menunjukkan kemajuan telah memperlihatkan beberapa kemajuan. 

Salah satunya terdapat di dusun Dasan Tengak Desa Montong Beter Sakra Barat, hal tersebut bukan sekedar isapan jempol semata namun juga merupakan sebuah prestasi yang harus dan terus akan didukung oleh warga.

Hal tersebut di sampaikan Nurji warga desa Montong Beter Sakra Barat belum lama ini di Dasan Tengak, "kami sangat bersyukur dengan adanya program seperti ini namun sayangnya masyarakat yang masih belum merasakan manfaat dari kandang kolektif, tutur Nurji pada selasa 10/07/12.

Selain Nurji seorang warga yang dijumpai saat pulang dari menyabit rumput yang sempat dikonfirmasi tim kaitannya dengan kandang kolektif, menurut Wahib Warga Desa Montong Beter ini "Warga kurang meminati kandang kolektif  karena perawatan terhadap ternak kurang optimal, menurutnya kandang yang dikelola individu jauh lebih KELESI (Istilah sasak untuk mengungkapkan fasilitas yang cukup dalam hal perawatan).

Selain itu menurut wahib keluhan warga sehingga kurang sependapat dengan pengadaan kandang kolektif karena jumlah ternak yang terlalu banyak dan jumlah tenaga yang merawatnya berbeda-beda "ini juga menjadai masalah tersendiri bagi warga yang mau memelihara ternak secara kolektif karena lain orang lain perlakuannya terhadap ternak, tutur pria yang tidak pernah tidak mengarat terhitung 25 tahun lalu ini.

Selain itu, selama ini yang paling dirasakan warga dalam kandang kolektif adalah perlakuan yang berat sebelah terhadap hewan - ternak " kita kan memiliki sapi masing - masing,  tentu yang paling kita perhatikan adalah  milik kita sendiri" tuturnya (CA)

Saturday, July 7, 2012

PEMBAGIAN DOOR PRIZE HUT TELKOMSEL XVII DIWARNAI AKSI PROTES

Krens Lotim.  Berkenaan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke 17 TELKOMSEL menyelenggarakan acara JALAN SEHAT  yang dilaksanakan di Taman Kota selong. 

Rute yang ditempuh adalah star di Taman Selong ke timur sampai di BNI kemudian belok keselatan dan langsung finis di Taman Kota. 

Mulai pukul 08.00 sampai selesai  acara pengunjung tetap ramai yang dihibur oleh beberapa penampilan musik dan dance. 

Acara pembagian door prize dimulai dengan pencabutan nomor undi yang telah dikumpulkan panitia di pos. 

Hadiah yang disediakan mulai dari kompor gas, magik jar, blander, HP BB, Kulkas, TV dan sepeda motor Revo. 

Pada saat pemanggilan nomor ternyata ada beberapa orang yang potongan kuponnya hilang dan oleh panitia mengatakan batal. 

Aksi protespun tidak terhindarkan dari peserta yang kebetulan nomornya disebut pada saat itu, namun potongan kuponnya hilang. 

Akhirnya panitia pun mengambil jalan tengah melalui  negosiasi dengan peserta. OK, sekarang begini, kata salah seorang panitia, kita coba telpon nomor yang tercantum dalam kupon ini dan kalau aktif berarti anda berhak mendapatkan hadiahnya, kata panitia. 

Bagi yang sudah dipending hadiahnya akan ditambah lagi dan mohon maaf atas semua ini, mudah - mudahan tidak terulang lagi, kata panitia. (MA). 



HATI - HATI MENGAMBIL UANG DI BANK


Krens Lotim. Seiring dengan kemajuan zaman, cara orang semakin modern pula. 

Di kantor bank atau di ATM banyak pengumuman yang tertulis " bagi nasabah yang menginginkan pengawalan polisi tidak dipungut biaya". 

H. shafiyan Hadi bersama istrinya, Jum'at, 6 Juli 2012 sekitar pukul 10.00 wita setelah keluar dari Bank BRI Sakra tiba - tiba pengendara sepeda motor mengiringinya dari belakang. 

Kurang lebih sekitar 1 kilo meter setelah keluar dari bank tiba - tiba dari belakang diserempet dua orang yang berboncengan dan menarik tas dari belakang. 

Persis di depan SMKN 1 Sakra kejadianpun tidak terelakkan. Hj. zulaikha terjatuh ke belakang karena tas yang dipanggulnya di tarik dua kali. 

Tidak satupun yang bisa  menyelalamatkan tas yang dibawa penjambret termasuk suaminya sendiri yang hanya terbengong melihat kejadian itu.

Tolong, tolong, tolong...........kata Lukman dan Ramika yang sempat melihat kejadian itu dan mencoba mengejar pengendara yang menggunakan Satria F itu, namun tidak terkejar karena kecepatannya dan akhirnya memilih kembali melihat korban.

Sang suamipun masih melongo tidak bisa apa - apa sementara istrinya di angkat orang banyak yang sudah bercucuran darah yang mengalir dari  belakang kepala n dan dibawa ke Puskesmas Sakra.

Lukman menceritakan kalau korban sudah di awasi mulai dari BRI oleh penjambret dan sampai ditempat yang sepi korbanpun diserempet dan ditarik dari belakang.

Kejadian serupa memang sering terjadi disekitar Sakra, Sakra Barat ke selatan. Untuk itu sangat diharapkan berhati - hati ketika membawa sesuatu yang berharga termasuk uang, perhiasan dan sebagainya. (MA).








Wednesday, July 4, 2012

GURU-GURU MEMPERSIAPKAN DIRI

Krens Lotim
  Menghadapi tahun ajaran baru 2012/2013,  semua tenaga pendidik mulai sibuk mempersiapkan segala administrasi, satu contoh SMAN 1 Sakra yang beralamat di Jalan Soekarno Hatta Sakra, jauh-jauh hari sudah mengadakan pembagian tugas mengajar kemudian dilanjutkan dengan workshof, dalam acara tersebut Kadispen  Lotim yang diwakili oleh Rubiman, M. Pd. dalam sambutannya sekaligus membuka workshof mengatakan untuk menghasilkan hasil yang berkualitas, kita sebagai pendidik juga harus mempersiapkan diri, terlebih lagi zaman sekarang banyak sekali cara dan jalan yang bias kita tempuh untuk mengupayakan penedidikan yang berkualitas, satu diantaranya adalah dengan mengikuti acara workshop, ada juga MGMP, seminar-seminar dan lain sebagainya, yang dihajatkan untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas tersebut. Hal senada juga disampaikan oleh Kepala SMAN 1 Sakra, bahwa acara workshop bukan hal yang asing bagi pendidik, tetapi sedikit tidak apabila kita sering ikuti, kita lakukan akan menjadikan kita semakin menguasai, yang sudah menguasai akan semakin mantap bahkan kita harus berbagi, kepada teman-teman yang masih kurang paham agar kitasemua menjadi guru yang profesional walaupun umpama belum sertifikasi, lebih-lebih lagi yang sudah menempuh sertifikaksi.>>>>bkn

JAMAAH MUSHALLA NURUL QALBI PERINGATI NISFU SYA'BAN


Krens Lotim. Peringatan malam nisfu sya'ban merupakan peringatan yang sudah lazim di masyarakat, khususnya jamaah mushalla " Nurul Qalbi " Tibu Jae desa Rensing Bat Kec. Sakra Barat  Lombok Timur. 

Mulai pukul 17.00 wita jamaah sudah berkumpul untuk membaca zikir dan do'a bersama seluruh keluarga . 

Setelah zikir dan do'a dihidangkan makanan dengan cara makan bersama setelah selesai acara.  Acara dilanjutkan dengan shalat magrib berjamaah lalu membaca yasinan sampai tiga kali. 

Kebiasaan seperti ini sudah menjadi sebuah tradisi turun temurun masyarakat yang walaupun ada sebagian pendapat mengatakan kegiatan ini adalah bid'ah. 

H. Muhsin, S. Pd. I. yang sempat dikonfirmasi mengatakan, kita tidak bisa memberi hukum pada suatu acara seperti ini, tapi mari kita ambil manfaatnya yang antara lain adalah kita bisa berjamaah dalam kegiatan seperti ini. 

Ditambahkannya, kita selalu berpedoman pada para ulama' kita khususnya yang ditempat kita bahwa kegiatan seperti ini tidak ada masalah kalau kita lihat dari segi manfaat, kata Kepala KUA Sakra Barat ini. 

Awaluddin, sang ketua RT juga berpendapat yang sama, mengapa kita harus hentikan kegiatan ini, ini adalah kegiatan turun temurun yang diwariskan, jadi jangan hentikan kegiatan ini, jelasnya. 

Mudah - mudahan kegiatan keagamaan seperti ini menjadi sebuah kebersamaan yang membawa kita pada persatuan dan kesatuan ummat. (MA).

Tuesday, July 3, 2012

DUKUNGAN ELANG MERAH PADA SUKIMAN AZMY

Krens Lotim. Genap 13 tahun Pamswakarsa Elang Merah Sakra Lombok Timur diperingati Minggu, 1 Juli 2012 bertempat di Markas Sakra. 

Ribuan anggota Pamswakarsa hadir sebagai rasa kebersamaan mereka dalam memajukan organisasi. 
 
Tidak ketinggalan tamu undang baik dari kabupaten seperti Bupati Lombok Timur hadir sebagai tamu terhormat saat itu. 
 
Dlm Pidato Ketua Umum/ Panglima Pamswakarsa Elang Merah DATUK H LALU LUKMAN NUL HAKIM, dengan tegas menyatakan dukungannya kepada Drs.HM.SUKIMAN AZMY,MM. untuk menjadi Bupati Lotim 2013 - 2018 (periode II ) dalam Pemilukada Lotim 2013 yang akan datang.
 
Dukungan kpd Drs.H M. Sukiman Azmy, MM. anata lain didasarkan atas pertimbangan beberapa keberhasilan yg telah dicapai pemerintahan Lombok Timur saat ini.
 
salah satunya yang dianggap menonjol adalah adanya kebijakan untuk memekarkan desa di Lombok Timur menjadi lebih dr 100 % yang sebelumnya sekitar 123 desa dan setelah dimekarkan menjadi 253 Desa/Kelurahan. 
 
Ini berdampak positif terhadap upaya pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Lombok Timur misalnya kalau sebelum dimekarkan ada satu desa, akan mendapatkan dana ADD 200 juta/th dan setelah mekar menjadi 5 desa, maka dana yang akan didapatkan menjadi 1 Milyard. 
 
Ini terjadi di desa Selebung Ketangga Kecamatan Keruak, yg tadinya hanya ada satu desa yaitu desa Selebung Ketangga, dan kemudian dimekartkan menjadi 5 Desa. 
 
Dan untuk tahun anggaran 2013 yang akan datang masing - masing  desa akan mendapatkan dana ADD 400 juta/Desa/Kelurahan.
 
Sungguh kebijaksanaan Bupati H.Sukiman Azmy yg luar biasa dan hanya satu - satunya Kabupaten/Kota di Nusa Tenggara Barat yg mengambil kebijakan seperti itu, kata Datok H.Lalu Lukman Nul Hakim.
 
Dan pamswakarsa Elang Merah akan berjuang habis habisan, mati - matian untuk memenangkan H.Sukiman Azmy dalam Pilkada Lotim 2013 mendatang.
 
Pernyataan dukungan yg Luar Biasa..

Sunday, July 1, 2012

KELUARGA BESAR MABIWA KARYA WISATA KE KOTA GEDE

Foto bareng di Candi Prambanan

Krens Lotim. Berangkat dari rumah sekitar pukul, 07.00 wita dengan rombongan. Udara pagi sangat dingin ketika melangkah menuju mobil yang akan kami tumpangi menuju terminal Mandalika.

Mengisi liburan semester kali ini, kami mencoba menapaki kaki di kota Gudeg Jogjakarta. 

Bus yang kami tumpangi sudahpun melaju dengan cepat melalui dermaga Lembar menuju Padang Bae Bali. Kami sempat ditahan petugas di Padangbae. Mau kemana ini, tanya seorang polisi bertubuh gempal, salah seorang teman menjawab, ke Jogja pak. Dengan lantang polisipun menjawab, bohong,kamu pasti ke Malaysia, katanya. 

Setelah melalui negosiasi dengan polisi, ia pun memberikan tiket perjalanan itu lagi. Kami sempat transit di Surabaya lalu melanjutkan perjalanan lagi.  

Azan magrib sudah terdengar saat kami turun dari Bus yang kami tumpangi di terminal Umbul Harjo Jogjakarta. Kamipun bingung setelah ini mau kemana. Untung kami kantongi nomor telpon asrama NTB yang saat itu. 

Dengan menaiki becak sepeda kamipun di antar ke asrama NTB kurang lebih 750 m jaraknya dari terminal. 

Pagi harinya kami ke makam Jenderal besar Sudirman yang kebetulan berdekatan dengan asrama. Siangnya menuju ke Kraton dan beberapa tempat bersejarah lainnya seperti, masjid soko tunggal, pemandian raja - raja, kantor pos tertua peninggalan Inggris, musium bahkan sampai ke jalan Malioboro. 

Sebelum jadwal kembali ke Lombok, kamipun sempat mampir di Candi Prambanan untuk melihat lebih dekat kompleks Candi Prambanan yang dibangun oleh Raja dinasti Sanjaya pada abad ke-9 dan ini merupakan obyek wisata yang dapat dikunjungi setiap hari pukul 06.00 s/d 17.30, kompleks Candi Prambanan ini terletak hanya beberapa ratus meter dari jalan raya Yogya - Solo yang ramai dilintasi kendaraan umum.

Candi yang dilindungi oleh UNESCO sejak 1991 ini memiliki tinggi bangunan utama 47 m, dan terdiri dari delapan kuil atau candi utama dan lebih dari 250 candi kecil. Tiga candi utama disebut Trisakti dan dipersembahkan kepada Sang Hyang Trimurti: Batara Siwa (Sang penghancur), Batara Wisnu (Sang Pemelihara) dan Batara Brahma (Sang Pencipta).

Sementara Candi Sewu yang dibangun pada abad ke-8, yang berjarak sekitar 800 meter arah utara Candi Prambanan, merupakan komplek candi Buddha terbesar kedua yang lebih tua usianya Candi Prambanan.

Meskipun hanya terdiri dari 257 candi, masyarakat sekitar menyebut candi ini dengan Candi Sewu karena jumlahnya yang banyak. 

Sebuah prasasti bertarikh 792 Masehi, menyebut nama asli bangunan ini sebagai Manjus’ri grha yang berarti Rumah Manjusri. Nama Manjusri merujuk nama salah satu Boddhisatwa dalam ajaran Buddha.

Candi Sewu diperkirakan dibangun pada abad ke-8 Masehi, pada akhir pemerintahan Rakai Panangkaran (746-784M) seorang raja yang mahsyur dari kerajaan Mataram Kuno. 

Candi Sewu terhampar di lembah Prambanan yang indah, di lokasi inilah tersebar candi-candi dan situs purbakala yang berjarak berdekatan satu sama lain yang menunjukkan kawasan ini merupakan situs penting dalam sektor keagamaan, politik dan kehidupan urban masyarakat Jawa kuno.(MA).
 




Saturday, June 30, 2012

MENDALAMI TRADISI NGURISAN PADA MASYARAKAT SASAK


Krens Lotim. Ngurisan merupakan sebuah istilah yang sering kita dengar dimasyarakat sasak khususnya. 
 
Tradisi "Ngurisan" atau cukur rambut bayi yang baru lahir atau berumur dibawah enam bulan bagi masyarakat Lombok biasanya dilaksanakan di masjid atau musala pada hari-hari besar agama Islam, terutama saat peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Harapannya ketika sudah dicukur, maka bayi tersebut mendapatkan berkah dari Allah atas dipegangnya/ dicukurnya oleh orang - orang alim. 

Di Mushalla Nurul Qalbi Tibu Jae desa Rensing Bat, sejumlah bayi digendong orang tua atau kerabatnya di bawa ke mushalla  bersama dengan beberapa jenis bunga dan air yang sudah ditaruhkan wewangian diserta gunting. 

Sebelum prosesi "ngurisan" dilaksanakan oleh para tokoh agama dan masyarakat, terlebih dulu dimulai dengan "namatan" atau pembacaan ayat-ayat pendek yang dilakukan oleh anak-anak usia sekolah dasar.

Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan kitab barzanji atau riwayat perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa untuk menerima perintah shalat lima waktu sehari semalam dari Allah SWT.

Selesai pembacaan kitab barzanji tersebut barulah proses "ngurisan" dilaksanakan bersamaan dengan "selaqaran". Seluruh tokoh agama dan masyarakat yang diundang harus mencukur atau memegang kepala bayi.

Menurut salah seorang tokoh agama Ustz. H. Masban usman, S. Ag.  tradisi "ngurisan" yang digelar setiap perayaan hari besar Islam sudah menjadi kebiasaan warga selama puluhan tahun.

Tradisi itu juga merupakan warisan para orang tua dulu sehingga harus dihormati dan dilestarikan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.

"Dengan tetap mengadakan ritual keagamaan ini kita tetap ingat pada kebaikan yang telah diwariskan oleh para orang tua dulu," ujarnya.

Tamu undangan memperoleh penganan berupa kue khas lombok seperti nasi mulut ( nasi kuning ), kue tarek, renggi, keciput dan lainnya yang disediakan oleh warga kampung yang mengundang mereka.

Tradisi seperti ini merupakan tradisi turun temurun dari nenek moyang yang harus dilestarikan oleh kita sebagai generasi penerusnya. (MA). 



Friday, June 29, 2012

LAPORAN BULANAN KM KRENS BULAN JUNI 2012

Krens Lotim
No
Hari tgl
tempat
Acara
1

Kamis 7 Juni 2012


Rumah Mashur (ketua kelompok tani lawu mekar)

Saat kami kumpul di rumah ketua kelompok tani Lawu Mekar dusun Jerua waktu utu kami sedang membeli pupuk subsidi yang diberikan pemerintah kepada kelompok tani kami saat itu setelah kami selesai membagi jatah pupuk untuk masing masing petani kami ngobrol-ngobrol sebentar sementara bubar . sat itu marbot kubur (istilah kami) Amak Mastah yang bergumam kepada kami karena banyaknya sampah yang di jumpai setiap hendak memebersihkan kuburan umum yang berada di kampung kami di dusun Jerua pada kesempatan tersebut banyak yang memberi saran atau usulan salah satu dari usulan tersebut adalah meminta kepada anggota masyarakat untuk mengeluarkan dana dengan sistem jatah namun banyak yang menolak alasannya banyak masyarakat yang tidak sanggup untuk mengeluarkan biaya tersebut, saya kemudian teringat dengan Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT) saya lalu mengusulkan untuk menggunakan biaya tersebut setelah di potong persentase dari jumlah yang akan di peroleh tiap kelompok tani sedangkan masarakat yang tidak memeiliki lahan harus mengeluarkan tenaga atau paling tidak mengeluarkan makanan atau sajian sebagai konsumsi saat pelaksanaan kegiatan tersebut.
2
Ahad, 10 Juni 2012
Di sawah
Beberapa orang yang menjadi pekerja pada penanaman tembakau antara lain; Ibu Anah, H. Muhamad, Kangkung dan saya sendiri.
Kami bincang – bincang masalah tenaga pekerja/ buruh harian yang semakin sulit didapat yang disebabkan banyaknya TKI yang pergi ke Saudi ataupun ke Malaysia.
Saya mencoba mengusulkan kepada teman – teman untuk kita adakan sistim siru atau dengan kerja gantian dari sawah ke sawah sehingga tidak kesulitan dalam penyelesaian sawah.
3
Rabu 13 Juni 2012
Rumah H. Nur
Pada acara dzikiran atau kulhuan saat itu semua jamaah sedang duduk sambil menikmati teh hangat yang di hidangkan pemilik hajatan kebetulan pada saat itu saya bersebelahan duduk dengan ketua RT 02 dusun Jerua JINEM dn ketua RT kebun lauk Mahsun berdekatan dengan kadus dusn jerua mukhtar pada saat itu kami sedang ngobrol-ngobrol masalah banjar mate atau dana santunan yang akan kami serahkan kepada keluarga yang mendapat musibah kematian tersebut H.Nur saat itu ketua RT 02 mengeluhkan kurangnya partisipasi masyarakat khususnya RT 02 yang selalu terlambat dalam menyelesaikan kewajibannya mengeluarkan dana Banjar Mate yang jumlahnya 2000. dikatakan Jinem saat itu kendala yang dihadapi adalah perasaan malu yang untuk menegih uang yang jumlahnya sangat sedikit sedangkan masyarakat terlalu cepat melupakannya dengan alasan sangat kecil. Kemudian saya coba menengahi apa yang sedang dipercakapkan oleh pak RT bersama anggota masyarakat yang lain saya usulkan dalam kesempatan tersebut bahwa untuk melawan atau menghadapi kendala minimnya minat masyarakat yang mengeluarkan dana bantuan yang sangat kecil atau sepele tersebut atau paling tidak mengurangi perasaan sungkan menagih salah satu caranya adalah seperti yang saya usulkan. Dalam acara tersebut saya gambarkan bahwa jumlah KK dalam 1 kanpung di dusun Jerua sejumlah 400 KK seandainya kita perkirakan jumlah kematian warga dalam 1 bulan adalah tujuh maka 14.000 yang akan kita keluarkan dalam 1 bulan dikalikan 12 bulan sama dengan 16.8000 atau paling banterlah kita mengeluarkan uang utuk banjar mate per KK-nya setiap tahun adalah 15.0000 dikalikan 400 KK maka jumlahnya adalah 6.700.000. dan itu kemudian kita tabung di Bank lalu nantinya kita sepakati berapa jumlah yang akan kita berikan kepada KK yang mendapatkan musibah . Setelah mendengar usulan tersebut anggota masyarakat ada yang setuju ada yang tidak setuju dan untuk mencapai kesepakatan Jinem bersama kadus siap mempasilitasi musyawarah untuk membahas rencana dan usulan tersebut.
4
Senin, 18 Juni 2012
Mushalla Nurul Qalbi Tb. Jae
Rapat penentuan  jadwal acara dan siapa penceramah yang akan di undang dalam acara isro’ dan mi’raj sebagai wujud kepedulian remaja Keramat dalam berinteraksi dengan masyarakat.
Hadir antara lain KUA Sakra Barat, Pak RT, Toga/ toma. Beberapa usulan yang muncul seputar rencana tersebut yang akan mengisi acara dan berapa banyak biaya yang dihabiskan.
Saya mengusulkan untuk kita undang Tuan Guru yang memasyarakat yang mampu memberikan pencerahan kepada masyarakat sehingga anak – anak kita terutama remaja bisa mencontoh apa yang diwariskan Rasulullah.
5
Senin, 18 Juni 2012
SMA BW NW Rensing
Saat melaksanakan acara lanjutan terhadap pelaksanaan evaluasi UsmB di Sma Bw Nw Rensing kami bersama dewan-dewan guru yang lain berbincang-bincang tentang pelaksanaan pendidikan Berkarakter kami mulai menganalisa beberapa kendala pendidikan seperti minat belajar dan hasil evaluasi siswa yang mulai minus serta kelakuan siswa atau psikomotorik siswa yang semakin menurun di akibatkan banyaknya masalah yang di hadapi siswa-siswa yang ada di SMA BW NW Rensing saat itu, dalam kesempatan tersebut saya usulkan mata pelajaran yang saya Ampu sendiri yaitu mata poelajaran muatan Lokal lebih banyak berbicara tentang kearifan LOKAL yang ada di masing-masing daerah khususnya di desa rensing dan sekitarnya mulai dari sejarah desa, tokoh-tokoh dan kiprahnya masing-masing dalam memebangun negara dan bangsa pada umumnya dengan menitik beratkan hal-hal yang mengandung muatan-muatan lokal guna tercapainya siswa yang berkarakter lokal bewawasan global, alhamdulillah ususlan saya di terima kepala sekolah untuk menerapakan sistem pembelajaran tersebut semoga sesuai dengan apayng menjkadi harapan bersama tercapai.
6
Jum’at, 22 Juni 2012
Kantor desa Rensing Bat
Pada acara sosialisasi E-KTP di desa Rensing Bat antara lain hadir; kades Rensing Bat, semua kadus, semua RT, toga/ toma, pemuda dan beberapa orang anggota masyarakat.
KTP yang lama sebentar lagi akan habis masa berlakunya disebabkan akan diterbitkannya KTP baru yang bersifat nasional yang bebentuk elektronik dan bisa di akses lewat internet.
Saya mengusulkan kepada Pak Kades agar pendataan ditiap – tiap RT agar lebih teliti terutama mengenai nama pemegang sehingga tidak terjadi kesalahan dikemudian hari.
7
Ahad, 24 Juni 2012
Di PA Birrul Walidain NW Rensing
Acara Yang Diselenggarakan Oleh Pengurus Untuk Memberikan Gairah Positif Untuk Lebih Tekun Belajar Kepada Anak Didik Di Panti Asuhan Birrul Walidain Nw Rensing.
Hadir antara lain H. Rumawang ( Bendahara Pengurus ), Buniamin, Kades Rensing Raya, H. Musannip ( Ketua Cabang NW Sakra Barat ).
Kami bincang – bincang seputar anak didik di Panti yang semakin menggembirakan antara lain prestasi yg ditonjolkan adalah : tahfiz Al-Qur’an, pidato ( Bahasa Arab, Indonesia, Inggris, sasak ), kaligrafi dan banyak lagi yang lainnya.
Saya mengusulkan kalau ada santri yang mendapatkan prestasi baik di sekolah atau di asrama agar diberikan semacam penghargaan untuk menambah semangat mereka. Usulan saya diterima dan diadakan acara pada hari berikutnya.
8
Jum’at, 29 Juni 2012
Di Kantor desa Rensing bat
Surat dari sekda Lombok Timur tentang jatah raskin sudah beredar ke seluruh desa di Kabupaten Lombok Timur termasuk di desa Rensing Bat.
Hadir sebagai peserta rapat, saya sendiri, Kades, Kaurpem, Kaur Umum, Bendahara desa dan sekdes.
Obrolan kami seputar raskin yang semakin berkurang dari jatah sebelumnya dan akan berakibat kurang baik bagi masyarakat penerima sebelumnya.
Kami mencoba mengusulkan cara yang digunakan untuk menetralisir situasi, terlebih dahulu disosialisasikan kepada masyarakat bahwa jatah kita untuk bulan ini memang kurang dari kabupaten sehingga jatah masing – masing KK berkurang.

JATAH RASKIN BERKURANG, MASYARAKAT MENGGERUTU

Kepala Desa Rensing Bat

Krens Lotim. Sesuai serau edaran Gubernur Nusa Tenggara Barat bernomor : 400/172/EKON tanggal, 30 April 2012 perihal raskin untuk bulan Juni sampai Desember 2012, bahwa untuk penanggulangan kemiskinan serta memperkuat ketahanan pangan ditingkat RTS ( Rumah Tangga Sasaran ), maka pelaksanaan distribusi raskin diatur sesuai hasil PPLS 2011. 

Distribusi raskin berdasarkan data hasil PPLS tahun 2011 ditetapkan penyalurannya selama 7 bulan, dan masing - masing RTS-PM mendapat 15 kg/bulan dengan harga tebus Rp 1600/kg dititik distribusi. 

Maka kepada  kepala desa dimohon untuk mensosialisasikannya kepada masyarakat diwilayah masing - masing, sehingga program raskin bisa berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Muhammad Hilmi, SE mencoba sosialisasi raskin ini pada acara pertemuan tokoh agama, tokoh masyarakat dalam kegiatan pembentukan panitia pemilihan Kepala Urusan desa Rensing Bat beberapa hari lalu. 

Jatah kita dari kabupaten jauh berbeda dengan bulan lalu. kalau bulan lalu kita mendapatkan jatah sebanyak 1.850 kg, namun untuk bulan ini kita hanya memperoleh 1.515 kg saja dengan ketentuan PNS, masyarakat yang mampu tidak boleh mendapatkan jatah, katanya. 
 
Ishak, kadus Rensing Bat  mengaku sulit mensosialisasikan ini kepada masyarakat karena pada bulan yang lalu jatahnya tidak sama dengan bulan ini. 

Tidak hanya desa Rensing Bat yang mengalami seperti ini, namun semua desa di Lombok Timur. 

Karena jatah kabupaten untuk bulan ini berkurang, maka jatah untuk masing - masing desa juga berkurang.

Untuk bulan lalu jatah raskin untuk Lombok  Timur sesuai data hasil PPLS tahun 2008 dengan jumlah RTS sebanyak 143.415, sedangkan untuk bulan ini disesuaikan dengan data PPLS tahun 2011 dengan jumlah RTS sebanyak 141.330. 

Mudah - mudahan program ini tidak menjadi satu - satunya harapan, tetapi juga ada usaha lain untuk mencukupi kebutuhan hidup. (MA).




Penting

Test Footer 2

Prinsip

BANGKITLAH DESAKU. Padamu ku tuangkan segelas tinta tuk perjuangan. berani tumpahkan darah sendiri membelamu. Dengan langkah berani sampai mati. Biar berkalang tanah. Dan itu yang terakhir. Kali ini kami menggores daging-daging kenyal. Yang berbau amis basi. Dan berjalan menelusuri derap langkah perjuangan. Menuju medan perang yang tak terbilang. ( SaifZuhri )

Followers

Total Pageviews

Advertisement

Flickr

PR n/a

tribunolahraga.info-Google pagerank,alexa rank,Competitor

Dari Mana Pengunjung

Footer Widget 1

 

Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com