Klik Aja

Thursday, May 10, 2012

KUR, BUKAN LAGI MITOS

0 komentar
Chairil Anwar menerima bingkisan
Krens Lotim, Kridit Usaha Rakyat yang lebih dikenal dengan Istilah KUR, kini telah dapat dengan mudah di peroleh di seluruh pelosok di Lombok Timur pasalnya Kementrian Perekonomian telah menunjuk 7 Bank untuk melayani pengajuan pinjaman modal tersebut.

Hal tersebut di ungkapkan oleh L Suhariadi pada Rabu 09/05/12 saat memberikan materi BINTEK bagi kelompok tani di pondok santai. Dalam penyampaiannya L. suhardi mengatakan bahwa pada dasarnya lembaga keuangan dalam hal ini Bank Rakyat Indonesia tidak pernah menutup diri bagi masyarakat atau nasabahnya karena bank adalah lembaga yang memperjualbelikan uang "mana ada pedagang yang tidak mau di beli", ketusnya.

Selain itu juga Suhariadi mengatakan pihaknya bersama-sama seluruh bank yang telah ditunjuk akan selalu bersedia mengucur dana KUR kepada semua nasabah khususnya kelompok tani yang ada di wilayahnya yaitu cabang Sakra, "silahkan saja datang bawa agunannya bagi yang minjam lebih dari 20.000.000 keatas disertai dengan surat keterangan dari desa setempat sebagai jaminan kerjasama yang kita sebut dengan kemitraan, jelasnya.

Padada kesempatan itu juga Bank Rakyat Indonesia memberikan bingkisan kepada para peserta secara simbolis sebagai bukti kesungguhan Bank dalam menyalurkan dana pinjaman tersebut, bingkisan tersebut diserahkan lansung kepada masing-masing kelompok tani yang berada dalam wilayah kerja BRI Cab. Sakra yaitu Kelompok Tani dari Sakra Barat yaitu; Rensing, Gunung Rajak, Montong Beter. 

Para peserta yang hadir dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi terutama kepada pihak Bank dan kepada panitia atas suksesnya acara tersebut digelar dalam pesan kesannya Didi, memberikan komentar pada dasarnya kita bisa saja meminjam kepihak Bank dengan segala konsekwensi tapi yang terpenting dalam kelompok adalah bagaimana kita memanage kelompok itu agar kita lebih cepat di beri sertifikat layak oleh bank sehingga pihak bank tidak terlalu lama melakukan survey terhadap kelompok.(CA)

Tuesday, May 8, 2012

CAMAT SIDAK ,BPD KEBAKARAN JENGGOT

1 komentar

Camat sakbar bersama Kapolres Sakra Barat
Krens Lotim, Bola panas perguliran masa jabatan Kepala Desa Montong Beter 2012-2018 kian memanas kali ini Badan Permusyawaratan Desa kecipratan Apinya. 
sore itu tiba-tiba HP KMD berdering. Dari luar telfon terdengar suara tolong datang ke kantor desa sekarang, buru buru saja KMD meluncur Ke Kantor Desa Montong Beter yang berlokasi di jalan jurusan Montong Beter Sukarara, di jumpai dilokasi telah berkumpul seluruh panitia pelaksana pemilihan kepala Desa Montong Beter, semua Anggota BPD dan jajarannya semua calon kepala Desa, Saksi, semua tim sukses dan Muspika dari Kecamatan.
Camat Sakra Barat M.Isa S.Ap, menyampaikan kekesalannya terkait laporan yang diterimanya prihal politik kotor yang dipraktikkan oleh calon kepala Desa, dalam kesempatan tersebut camat Sakra Barat mengatakan anggapan saya terkait dengan hal ini adalah adanya indikasi bahwa BPD tidak independen, karena ini adalah gawenya BPD kalau kemudian BPD tidak sigap menindak masalah ini artinya BPD tidak independen dan BPD yang tidak independen saya usulkan untuk di ganti dengan yang independen gerutunya kepada seluruh hadirin pada 07/05/12 kemarin.
Dalam kesempatan tersebut juga Isa menyampaikan bahwa praktik politik seperti ini jangan lagi terulang di kecamatan Sakra Barat cukup sudah Pengkelakmas yang merusak citra demokrasi di kecamatan Sakra Barat, harapan saya setelah ini semua pemberian yang telah dilakukan oleh masing-masing calon saya minta diikhlaskan saja karena apabila ini terus diperaktikkan maka dikemudian hari kepala desa terpilih akan merasa tertekan dalam pelaksanaan birokrasi dan saya tidak mau itu. tambahnya
ketua BPD Desa Montong Beter Menyampaikan pembelaanya dihadapan semua hadirin terkait dengan issu panas tersebut, bukannya kami tidak sigap bukan pula kami tidak independen pak camat tapi tolong buktikan dulu dimana praktik politik ini terjadi setelah ada bukti baru kami akan tindak lanjuti, kemudian yang kedua tolong kepada semua tim sukses masing-masing calon bersama dengan semua saksi kalau menemukan politik kotor jangan asal main lapor kan ada BPD tempat melapor jangan Asal lapor saja tanpa melalui prosedur yang benar, cetus H.Arfan.
ketua panitia pelaksana pemilihan kepala Desa Montong Beter juga menyampaikan pembelaan terkai dengan adanya laporan tersebut bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh tim sukses untuk tidak melakukan politik-politik bagi-bagi jelas salman.
Akhir dari pertemuan tersebut,semua hadirin yang hadir diminta menyaksikan penanda tanganan pernyataan sikap untuk mempraktikkan politik bersih di lingkungan saklra barat di hadapan seluruh hadirin kemudian acara bubar (CA)

Penting Shobat!

Thursday, May 10, 2012

KUR, BUKAN LAGI MITOS

Chairil Anwar menerima bingkisan
Krens Lotim, Kridit Usaha Rakyat yang lebih dikenal dengan Istilah KUR, kini telah dapat dengan mudah di peroleh di seluruh pelosok di Lombok Timur pasalnya Kementrian Perekonomian telah menunjuk 7 Bank untuk melayani pengajuan pinjaman modal tersebut.

Hal tersebut di ungkapkan oleh L Suhariadi pada Rabu 09/05/12 saat memberikan materi BINTEK bagi kelompok tani di pondok santai. Dalam penyampaiannya L. suhardi mengatakan bahwa pada dasarnya lembaga keuangan dalam hal ini Bank Rakyat Indonesia tidak pernah menutup diri bagi masyarakat atau nasabahnya karena bank adalah lembaga yang memperjualbelikan uang "mana ada pedagang yang tidak mau di beli", ketusnya.

Selain itu juga Suhariadi mengatakan pihaknya bersama-sama seluruh bank yang telah ditunjuk akan selalu bersedia mengucur dana KUR kepada semua nasabah khususnya kelompok tani yang ada di wilayahnya yaitu cabang Sakra, "silahkan saja datang bawa agunannya bagi yang minjam lebih dari 20.000.000 keatas disertai dengan surat keterangan dari desa setempat sebagai jaminan kerjasama yang kita sebut dengan kemitraan, jelasnya.

Padada kesempatan itu juga Bank Rakyat Indonesia memberikan bingkisan kepada para peserta secara simbolis sebagai bukti kesungguhan Bank dalam menyalurkan dana pinjaman tersebut, bingkisan tersebut diserahkan lansung kepada masing-masing kelompok tani yang berada dalam wilayah kerja BRI Cab. Sakra yaitu Kelompok Tani dari Sakra Barat yaitu; Rensing, Gunung Rajak, Montong Beter. 

Para peserta yang hadir dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi terutama kepada pihak Bank dan kepada panitia atas suksesnya acara tersebut digelar dalam pesan kesannya Didi, memberikan komentar pada dasarnya kita bisa saja meminjam kepihak Bank dengan segala konsekwensi tapi yang terpenting dalam kelompok adalah bagaimana kita memanage kelompok itu agar kita lebih cepat di beri sertifikat layak oleh bank sehingga pihak bank tidak terlalu lama melakukan survey terhadap kelompok.(CA)

Tuesday, May 8, 2012

CAMAT SIDAK ,BPD KEBAKARAN JENGGOT


Camat sakbar bersama Kapolres Sakra Barat
Krens Lotim, Bola panas perguliran masa jabatan Kepala Desa Montong Beter 2012-2018 kian memanas kali ini Badan Permusyawaratan Desa kecipratan Apinya. 
sore itu tiba-tiba HP KMD berdering. Dari luar telfon terdengar suara tolong datang ke kantor desa sekarang, buru buru saja KMD meluncur Ke Kantor Desa Montong Beter yang berlokasi di jalan jurusan Montong Beter Sukarara, di jumpai dilokasi telah berkumpul seluruh panitia pelaksana pemilihan kepala Desa Montong Beter, semua Anggota BPD dan jajarannya semua calon kepala Desa, Saksi, semua tim sukses dan Muspika dari Kecamatan.
Camat Sakra Barat M.Isa S.Ap, menyampaikan kekesalannya terkait laporan yang diterimanya prihal politik kotor yang dipraktikkan oleh calon kepala Desa, dalam kesempatan tersebut camat Sakra Barat mengatakan anggapan saya terkait dengan hal ini adalah adanya indikasi bahwa BPD tidak independen, karena ini adalah gawenya BPD kalau kemudian BPD tidak sigap menindak masalah ini artinya BPD tidak independen dan BPD yang tidak independen saya usulkan untuk di ganti dengan yang independen gerutunya kepada seluruh hadirin pada 07/05/12 kemarin.
Dalam kesempatan tersebut juga Isa menyampaikan bahwa praktik politik seperti ini jangan lagi terulang di kecamatan Sakra Barat cukup sudah Pengkelakmas yang merusak citra demokrasi di kecamatan Sakra Barat, harapan saya setelah ini semua pemberian yang telah dilakukan oleh masing-masing calon saya minta diikhlaskan saja karena apabila ini terus diperaktikkan maka dikemudian hari kepala desa terpilih akan merasa tertekan dalam pelaksanaan birokrasi dan saya tidak mau itu. tambahnya
ketua BPD Desa Montong Beter Menyampaikan pembelaanya dihadapan semua hadirin terkait dengan issu panas tersebut, bukannya kami tidak sigap bukan pula kami tidak independen pak camat tapi tolong buktikan dulu dimana praktik politik ini terjadi setelah ada bukti baru kami akan tindak lanjuti, kemudian yang kedua tolong kepada semua tim sukses masing-masing calon bersama dengan semua saksi kalau menemukan politik kotor jangan asal main lapor kan ada BPD tempat melapor jangan Asal lapor saja tanpa melalui prosedur yang benar, cetus H.Arfan.
ketua panitia pelaksana pemilihan kepala Desa Montong Beter juga menyampaikan pembelaan terkai dengan adanya laporan tersebut bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh tim sukses untuk tidak melakukan politik-politik bagi-bagi jelas salman.
Akhir dari pertemuan tersebut,semua hadirin yang hadir diminta menyaksikan penanda tanganan pernyataan sikap untuk mempraktikkan politik bersih di lingkungan saklra barat di hadapan seluruh hadirin kemudian acara bubar (CA)

Penting

Test Footer 2

Prinsip

BANGKITLAH DESAKU. Padamu ku tuangkan segelas tinta tuk perjuangan. berani tumpahkan darah sendiri membelamu. Dengan langkah berani sampai mati. Biar berkalang tanah. Dan itu yang terakhir. Kali ini kami menggores daging-daging kenyal. Yang berbau amis basi. Dan berjalan menelusuri derap langkah perjuangan. Menuju medan perang yang tak terbilang. ( SaifZuhri )

Followers

Total Pageviews

Advertisement

Flickr

PR n/a

tribunolahraga.info-Google pagerank,alexa rank,Competitor

Dari Mana Pengunjung

Footer Widget 1

 

Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com