Klik Aja

Tuesday, July 10, 2012

PETANI DAN PEMANO YANG TIDAK LAGI POPULER

0 komentar
Krens Lotim
Secara umum kondisi masyarakat di Kecamatan Sakra Barat Bila dilihat dari kebiasaan sehari hari mereka umumnya adalah petani hal tersebut terlihat Dari Data yang terpampang jelas Di kantor Camat Sakra Barat, dari data tersebut bisa dibaca Jelas bahwa masyarakat Sakra Barat Adalah Petani Diseluruh Desa yang ada dikecamatan Sakra Barat.
Memotret kondisi tersebut adalah Sesuatu yang lumrah bila KMD melakukan observasi terkait dengan hal tersebut salah ssatunya adalah PEMANO, kata pemano sejatinya adalah kata jadian dari kata PANO yang bermakna keluar menuju sawah atau Ladang hal tersebut di jelaskan salah Seorang anggota masyarakat Desa Sukarara saat di temui di tempat tinggalnya di desa Sukarara.
Salah seorang anggota masyarakat yang dikonfirmasi terkait hal tersebut, adalah Amaq Mis, dijelaskannya selama ini di Sakra Barat Masyarakat sudah tidak menggunakan istilah PANO lagi saat hendak keluar rumah menuju sawah atau ladak dikarenakan selama ini masyarakat sudah menganggap diri modern sehingga masyarakat jarang menggunakan istilah tersebut. Demikian dijelaskan Amak Mis kemarin Ahad 9/07/12.
Selain itu juga pemano adalah sebuah kebiasaan yang dilakukan masyarakat ketika ada pekerjaan yang di kerjakan di sawah atau ladang sedangkan pemanok dalam pandangan istilah menurut Amak Mis adalah sajian atau istilah konsumsi yang dihidangkan kepada semua orang yang bekerja di sawah atau ladang.
Selain amak Mis Salah seorang Perempuan Desa yang berhasil tertangkap kamera KMD yang tidak mau di konfirmasi terlihat tengah tergopoh-gopoh hendak kesawah untuk mengantar pemano tersebut kepada seluruh pekerja . dari kondisi tersebut Pano dan Pemano adalah dua aktivitas Masyarak yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya ibarat Mata uang Yang tidak bisa utuh tampa ada yang lain.
Selain di Desa Sukarara istilah pemano dan kata pano sudah tidak populer lagi entah karena apa yang jelas karena banyaknya aktifitas masyarakat yang dilakukan terus menerus tanpa pernah mempertahankannya dari segi pengistilahan tapi bagaimanpun juga yang terpenting bagi masyarakat adalah bekerjanya bukan istilahnya (CA)

JATAH BARU ATURAN BARU Di DESA BARU

0 komentar
Krens Lotim.
Kebijakan pemerintah yang mengurang jatah pendapatan jatah pada pembagiaan beras miskin tak menjadi sandungan bagi masyarakat desa khususnya Desa Montong Beter Sakra Barat pasalnya untuk mengantisipasi adanya keluhan dari anggota masyarakat yang tidak akan mendapat jatah sudah dipersiapkan segala sesuatunya  satu diantaranya adalah dikeluarkannya aturan baru bagi masyarakat yang sudah dianggap mapan secara ekonomi akan dikurangi atau bahkan tidak diperbolehkan membeli jatah tersebut demikian diungkapkan Kepala Desa Dontong Beter H Fauzan Mukhlis melalui saaat melakukan sosialisasi Kebijakan Baru yang diterapkannya Kepada Seluruh Kepala Dusun Di lingkup Kepemerintahannya.
Hal senada juga dibenarkan oleh salah seorang kepala dusun Malah saat menerima jatah bagian Raskin Hari ini Senin 02/07/12  di depan kantor Desam Montong Beter Hari ini, dalam kesempatan tersebut Murnah juga  mengatakan bahwa jatah Raskin saat ini memang tidak akan menjadi persoaalan bagi masyarakat karena kita sudah melakukan sosialisasi sebelumnya dan melakukan pencatatan berkala guna menetapkan seluruh komponen masyarakat yang memang benar akan mendapat jatah sesuai harapan pemerintah, jelasnya kepada KMD.
Semoga saja apa yang dilakukan oleh pemerintah desa khususnya di lingkup Pemerintah Desam Montong Beter merupakan Langkah awal menuju tercapainya peningkatan mutupelayanan Pemerintah terhadap pelayanan Publik yang selama ini menjadi idaman masyarak sehingga masyarakat sanggup dan berani berkorban sehingga tercapainya prose pemekaran desa di lotim.
Pada akhir acara sosialisasi tersebut kepala desa sempat mengingatkan masyarakat melalui seluruh kepala dusun agar secar sadar mendukung program ini karena ini adalah pembagian jatah pertama semenjak terpilihnya Haji Fauzan Mukhlis sebagai Kepala Desa Montong Beter Sakra Barat. ungkapnya, (CA)

Monday, July 9, 2012

BSS dan Fenomena kandang kolektif

0 komentar
Kandang Warga
Krens Lotim, Kebijkakan pemerintah Provinsi  Nusa Tenggara Barat yang menyelenggarakan Program BSS ( Bumi Sejuta Sapi ) yang semakin menunjukkan kemajuan telah memperlihatkan beberapa kemajuan. 

Salah satunya terdapat di dusun Dasan Tengak Desa Montong Beter Sakra Barat, hal tersebut bukan sekedar isapan jempol semata namun juga merupakan sebuah prestasi yang harus dan terus akan didukung oleh warga.

Hal tersebut di sampaikan Nurji warga desa Montong Beter Sakra Barat belum lama ini di Dasan Tengak, "kami sangat bersyukur dengan adanya program seperti ini namun sayangnya masyarakat yang masih belum merasakan manfaat dari kandang kolektif, tutur Nurji pada selasa 10/07/12.

Selain Nurji seorang warga yang dijumpai saat pulang dari menyabit rumput yang sempat dikonfirmasi tim kaitannya dengan kandang kolektif, menurut Wahib Warga Desa Montong Beter ini "Warga kurang meminati kandang kolektif  karena perawatan terhadap ternak kurang optimal, menurutnya kandang yang dikelola individu jauh lebih KELESI (Istilah sasak untuk mengungkapkan fasilitas yang cukup dalam hal perawatan).

Selain itu menurut wahib keluhan warga sehingga kurang sependapat dengan pengadaan kandang kolektif karena jumlah ternak yang terlalu banyak dan jumlah tenaga yang merawatnya berbeda-beda "ini juga menjadai masalah tersendiri bagi warga yang mau memelihara ternak secara kolektif karena lain orang lain perlakuannya terhadap ternak, tutur pria yang tidak pernah tidak mengarat terhitung 25 tahun lalu ini.

Selain itu, selama ini yang paling dirasakan warga dalam kandang kolektif adalah perlakuan yang berat sebelah terhadap hewan - ternak " kita kan memiliki sapi masing - masing,  tentu yang paling kita perhatikan adalah  milik kita sendiri" tuturnya (CA)

Saturday, July 7, 2012

PEMBAGIAN DOOR PRIZE HUT TELKOMSEL XVII DIWARNAI AKSI PROTES

0 komentar
Krens Lotim.  Berkenaan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke 17 TELKOMSEL menyelenggarakan acara JALAN SEHAT  yang dilaksanakan di Taman Kota selong. 

Rute yang ditempuh adalah star di Taman Selong ke timur sampai di BNI kemudian belok keselatan dan langsung finis di Taman Kota. 

Mulai pukul 08.00 sampai selesai  acara pengunjung tetap ramai yang dihibur oleh beberapa penampilan musik dan dance. 

Acara pembagian door prize dimulai dengan pencabutan nomor undi yang telah dikumpulkan panitia di pos. 

Hadiah yang disediakan mulai dari kompor gas, magik jar, blander, HP BB, Kulkas, TV dan sepeda motor Revo. 

Pada saat pemanggilan nomor ternyata ada beberapa orang yang potongan kuponnya hilang dan oleh panitia mengatakan batal. 

Aksi protespun tidak terhindarkan dari peserta yang kebetulan nomornya disebut pada saat itu, namun potongan kuponnya hilang. 

Akhirnya panitia pun mengambil jalan tengah melalui  negosiasi dengan peserta. OK, sekarang begini, kata salah seorang panitia, kita coba telpon nomor yang tercantum dalam kupon ini dan kalau aktif berarti anda berhak mendapatkan hadiahnya, kata panitia. 

Bagi yang sudah dipending hadiahnya akan ditambah lagi dan mohon maaf atas semua ini, mudah - mudahan tidak terulang lagi, kata panitia. (MA). 



HATI - HATI MENGAMBIL UANG DI BANK

0 komentar

Krens Lotim. Seiring dengan kemajuan zaman, cara orang semakin modern pula. 

Di kantor bank atau di ATM banyak pengumuman yang tertulis " bagi nasabah yang menginginkan pengawalan polisi tidak dipungut biaya". 

H. shafiyan Hadi bersama istrinya, Jum'at, 6 Juli 2012 sekitar pukul 10.00 wita setelah keluar dari Bank BRI Sakra tiba - tiba pengendara sepeda motor mengiringinya dari belakang. 

Kurang lebih sekitar 1 kilo meter setelah keluar dari bank tiba - tiba dari belakang diserempet dua orang yang berboncengan dan menarik tas dari belakang. 

Persis di depan SMKN 1 Sakra kejadianpun tidak terelakkan. Hj. zulaikha terjatuh ke belakang karena tas yang dipanggulnya di tarik dua kali. 

Tidak satupun yang bisa  menyelalamatkan tas yang dibawa penjambret termasuk suaminya sendiri yang hanya terbengong melihat kejadian itu.

Tolong, tolong, tolong...........kata Lukman dan Ramika yang sempat melihat kejadian itu dan mencoba mengejar pengendara yang menggunakan Satria F itu, namun tidak terkejar karena kecepatannya dan akhirnya memilih kembali melihat korban.

Sang suamipun masih melongo tidak bisa apa - apa sementara istrinya di angkat orang banyak yang sudah bercucuran darah yang mengalir dari  belakang kepala n dan dibawa ke Puskesmas Sakra.

Lukman menceritakan kalau korban sudah di awasi mulai dari BRI oleh penjambret dan sampai ditempat yang sepi korbanpun diserempet dan ditarik dari belakang.

Kejadian serupa memang sering terjadi disekitar Sakra, Sakra Barat ke selatan. Untuk itu sangat diharapkan berhati - hati ketika membawa sesuatu yang berharga termasuk uang, perhiasan dan sebagainya. (MA).








Wednesday, July 4, 2012

GURU-GURU MEMPERSIAPKAN DIRI

0 komentar
Krens Lotim
  Menghadapi tahun ajaran baru 2012/2013,  semua tenaga pendidik mulai sibuk mempersiapkan segala administrasi, satu contoh SMAN 1 Sakra yang beralamat di Jalan Soekarno Hatta Sakra, jauh-jauh hari sudah mengadakan pembagian tugas mengajar kemudian dilanjutkan dengan workshof, dalam acara tersebut Kadispen  Lotim yang diwakili oleh Rubiman, M. Pd. dalam sambutannya sekaligus membuka workshof mengatakan untuk menghasilkan hasil yang berkualitas, kita sebagai pendidik juga harus mempersiapkan diri, terlebih lagi zaman sekarang banyak sekali cara dan jalan yang bias kita tempuh untuk mengupayakan penedidikan yang berkualitas, satu diantaranya adalah dengan mengikuti acara workshop, ada juga MGMP, seminar-seminar dan lain sebagainya, yang dihajatkan untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas tersebut. Hal senada juga disampaikan oleh Kepala SMAN 1 Sakra, bahwa acara workshop bukan hal yang asing bagi pendidik, tetapi sedikit tidak apabila kita sering ikuti, kita lakukan akan menjadikan kita semakin menguasai, yang sudah menguasai akan semakin mantap bahkan kita harus berbagi, kepada teman-teman yang masih kurang paham agar kitasemua menjadi guru yang profesional walaupun umpama belum sertifikasi, lebih-lebih lagi yang sudah menempuh sertifikaksi.>>>>bkn

JAMAAH MUSHALLA NURUL QALBI PERINGATI NISFU SYA'BAN

0 komentar

Krens Lotim. Peringatan malam nisfu sya'ban merupakan peringatan yang sudah lazim di masyarakat, khususnya jamaah mushalla " Nurul Qalbi " Tibu Jae desa Rensing Bat Kec. Sakra Barat  Lombok Timur. 

Mulai pukul 17.00 wita jamaah sudah berkumpul untuk membaca zikir dan do'a bersama seluruh keluarga . 

Setelah zikir dan do'a dihidangkan makanan dengan cara makan bersama setelah selesai acara.  Acara dilanjutkan dengan shalat magrib berjamaah lalu membaca yasinan sampai tiga kali. 

Kebiasaan seperti ini sudah menjadi sebuah tradisi turun temurun masyarakat yang walaupun ada sebagian pendapat mengatakan kegiatan ini adalah bid'ah. 

H. Muhsin, S. Pd. I. yang sempat dikonfirmasi mengatakan, kita tidak bisa memberi hukum pada suatu acara seperti ini, tapi mari kita ambil manfaatnya yang antara lain adalah kita bisa berjamaah dalam kegiatan seperti ini. 

Ditambahkannya, kita selalu berpedoman pada para ulama' kita khususnya yang ditempat kita bahwa kegiatan seperti ini tidak ada masalah kalau kita lihat dari segi manfaat, kata Kepala KUA Sakra Barat ini. 

Awaluddin, sang ketua RT juga berpendapat yang sama, mengapa kita harus hentikan kegiatan ini, ini adalah kegiatan turun temurun yang diwariskan, jadi jangan hentikan kegiatan ini, jelasnya. 

Mudah - mudahan kegiatan keagamaan seperti ini menjadi sebuah kebersamaan yang membawa kita pada persatuan dan kesatuan ummat. (MA).

Tuesday, July 3, 2012

DUKUNGAN ELANG MERAH PADA SUKIMAN AZMY

0 komentar
Krens Lotim. Genap 13 tahun Pamswakarsa Elang Merah Sakra Lombok Timur diperingati Minggu, 1 Juli 2012 bertempat di Markas Sakra. 

Ribuan anggota Pamswakarsa hadir sebagai rasa kebersamaan mereka dalam memajukan organisasi. 
 
Tidak ketinggalan tamu undang baik dari kabupaten seperti Bupati Lombok Timur hadir sebagai tamu terhormat saat itu. 
 
Dlm Pidato Ketua Umum/ Panglima Pamswakarsa Elang Merah DATUK H LALU LUKMAN NUL HAKIM, dengan tegas menyatakan dukungannya kepada Drs.HM.SUKIMAN AZMY,MM. untuk menjadi Bupati Lotim 2013 - 2018 (periode II ) dalam Pemilukada Lotim 2013 yang akan datang.
 
Dukungan kpd Drs.H M. Sukiman Azmy, MM. anata lain didasarkan atas pertimbangan beberapa keberhasilan yg telah dicapai pemerintahan Lombok Timur saat ini.
 
salah satunya yang dianggap menonjol adalah adanya kebijakan untuk memekarkan desa di Lombok Timur menjadi lebih dr 100 % yang sebelumnya sekitar 123 desa dan setelah dimekarkan menjadi 253 Desa/Kelurahan. 
 
Ini berdampak positif terhadap upaya pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Lombok Timur misalnya kalau sebelum dimekarkan ada satu desa, akan mendapatkan dana ADD 200 juta/th dan setelah mekar menjadi 5 desa, maka dana yang akan didapatkan menjadi 1 Milyard. 
 
Ini terjadi di desa Selebung Ketangga Kecamatan Keruak, yg tadinya hanya ada satu desa yaitu desa Selebung Ketangga, dan kemudian dimekartkan menjadi 5 Desa. 
 
Dan untuk tahun anggaran 2013 yang akan datang masing - masing  desa akan mendapatkan dana ADD 400 juta/Desa/Kelurahan.
 
Sungguh kebijaksanaan Bupati H.Sukiman Azmy yg luar biasa dan hanya satu - satunya Kabupaten/Kota di Nusa Tenggara Barat yg mengambil kebijakan seperti itu, kata Datok H.Lalu Lukman Nul Hakim.
 
Dan pamswakarsa Elang Merah akan berjuang habis habisan, mati - matian untuk memenangkan H.Sukiman Azmy dalam Pilkada Lotim 2013 mendatang.
 
Pernyataan dukungan yg Luar Biasa..

Sunday, July 1, 2012

KELUARGA BESAR MABIWA KARYA WISATA KE KOTA GEDE

0 komentar
Foto bareng di Candi Prambanan

Krens Lotim. Berangkat dari rumah sekitar pukul, 07.00 wita dengan rombongan. Udara pagi sangat dingin ketika melangkah menuju mobil yang akan kami tumpangi menuju terminal Mandalika.

Mengisi liburan semester kali ini, kami mencoba menapaki kaki di kota Gudeg Jogjakarta. 

Bus yang kami tumpangi sudahpun melaju dengan cepat melalui dermaga Lembar menuju Padang Bae Bali. Kami sempat ditahan petugas di Padangbae. Mau kemana ini, tanya seorang polisi bertubuh gempal, salah seorang teman menjawab, ke Jogja pak. Dengan lantang polisipun menjawab, bohong,kamu pasti ke Malaysia, katanya. 

Setelah melalui negosiasi dengan polisi, ia pun memberikan tiket perjalanan itu lagi. Kami sempat transit di Surabaya lalu melanjutkan perjalanan lagi.  

Azan magrib sudah terdengar saat kami turun dari Bus yang kami tumpangi di terminal Umbul Harjo Jogjakarta. Kamipun bingung setelah ini mau kemana. Untung kami kantongi nomor telpon asrama NTB yang saat itu. 

Dengan menaiki becak sepeda kamipun di antar ke asrama NTB kurang lebih 750 m jaraknya dari terminal. 

Pagi harinya kami ke makam Jenderal besar Sudirman yang kebetulan berdekatan dengan asrama. Siangnya menuju ke Kraton dan beberapa tempat bersejarah lainnya seperti, masjid soko tunggal, pemandian raja - raja, kantor pos tertua peninggalan Inggris, musium bahkan sampai ke jalan Malioboro. 

Sebelum jadwal kembali ke Lombok, kamipun sempat mampir di Candi Prambanan untuk melihat lebih dekat kompleks Candi Prambanan yang dibangun oleh Raja dinasti Sanjaya pada abad ke-9 dan ini merupakan obyek wisata yang dapat dikunjungi setiap hari pukul 06.00 s/d 17.30, kompleks Candi Prambanan ini terletak hanya beberapa ratus meter dari jalan raya Yogya - Solo yang ramai dilintasi kendaraan umum.

Candi yang dilindungi oleh UNESCO sejak 1991 ini memiliki tinggi bangunan utama 47 m, dan terdiri dari delapan kuil atau candi utama dan lebih dari 250 candi kecil. Tiga candi utama disebut Trisakti dan dipersembahkan kepada Sang Hyang Trimurti: Batara Siwa (Sang penghancur), Batara Wisnu (Sang Pemelihara) dan Batara Brahma (Sang Pencipta).

Sementara Candi Sewu yang dibangun pada abad ke-8, yang berjarak sekitar 800 meter arah utara Candi Prambanan, merupakan komplek candi Buddha terbesar kedua yang lebih tua usianya Candi Prambanan.

Meskipun hanya terdiri dari 257 candi, masyarakat sekitar menyebut candi ini dengan Candi Sewu karena jumlahnya yang banyak. 

Sebuah prasasti bertarikh 792 Masehi, menyebut nama asli bangunan ini sebagai Manjus’ri grha yang berarti Rumah Manjusri. Nama Manjusri merujuk nama salah satu Boddhisatwa dalam ajaran Buddha.

Candi Sewu diperkirakan dibangun pada abad ke-8 Masehi, pada akhir pemerintahan Rakai Panangkaran (746-784M) seorang raja yang mahsyur dari kerajaan Mataram Kuno. 

Candi Sewu terhampar di lembah Prambanan yang indah, di lokasi inilah tersebar candi-candi dan situs purbakala yang berjarak berdekatan satu sama lain yang menunjukkan kawasan ini merupakan situs penting dalam sektor keagamaan, politik dan kehidupan urban masyarakat Jawa kuno.(MA).
 




Saturday, June 30, 2012

MENDALAMI TRADISI NGURISAN PADA MASYARAKAT SASAK

0 komentar

Krens Lotim. Ngurisan merupakan sebuah istilah yang sering kita dengar dimasyarakat sasak khususnya. 
 
Tradisi "Ngurisan" atau cukur rambut bayi yang baru lahir atau berumur dibawah enam bulan bagi masyarakat Lombok biasanya dilaksanakan di masjid atau musala pada hari-hari besar agama Islam, terutama saat peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Harapannya ketika sudah dicukur, maka bayi tersebut mendapatkan berkah dari Allah atas dipegangnya/ dicukurnya oleh orang - orang alim. 

Di Mushalla Nurul Qalbi Tibu Jae desa Rensing Bat, sejumlah bayi digendong orang tua atau kerabatnya di bawa ke mushalla  bersama dengan beberapa jenis bunga dan air yang sudah ditaruhkan wewangian diserta gunting. 

Sebelum prosesi "ngurisan" dilaksanakan oleh para tokoh agama dan masyarakat, terlebih dulu dimulai dengan "namatan" atau pembacaan ayat-ayat pendek yang dilakukan oleh anak-anak usia sekolah dasar.

Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan kitab barzanji atau riwayat perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa untuk menerima perintah shalat lima waktu sehari semalam dari Allah SWT.

Selesai pembacaan kitab barzanji tersebut barulah proses "ngurisan" dilaksanakan bersamaan dengan "selaqaran". Seluruh tokoh agama dan masyarakat yang diundang harus mencukur atau memegang kepala bayi.

Menurut salah seorang tokoh agama Ustz. H. Masban usman, S. Ag.  tradisi "ngurisan" yang digelar setiap perayaan hari besar Islam sudah menjadi kebiasaan warga selama puluhan tahun.

Tradisi itu juga merupakan warisan para orang tua dulu sehingga harus dihormati dan dilestarikan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.

"Dengan tetap mengadakan ritual keagamaan ini kita tetap ingat pada kebaikan yang telah diwariskan oleh para orang tua dulu," ujarnya.

Tamu undangan memperoleh penganan berupa kue khas lombok seperti nasi mulut ( nasi kuning ), kue tarek, renggi, keciput dan lainnya yang disediakan oleh warga kampung yang mengundang mereka.

Tradisi seperti ini merupakan tradisi turun temurun dari nenek moyang yang harus dilestarikan oleh kita sebagai generasi penerusnya. (MA). 



Friday, June 29, 2012

LAPORAN BULANAN KM KRENS BULAN JUNI 2012

0 komentar
Krens Lotim
No
Hari tgl
tempat
Acara
1

Kamis 7 Juni 2012


Rumah Mashur (ketua kelompok tani lawu mekar)

Saat kami kumpul di rumah ketua kelompok tani Lawu Mekar dusun Jerua waktu utu kami sedang membeli pupuk subsidi yang diberikan pemerintah kepada kelompok tani kami saat itu setelah kami selesai membagi jatah pupuk untuk masing masing petani kami ngobrol-ngobrol sebentar sementara bubar . sat itu marbot kubur (istilah kami) Amak Mastah yang bergumam kepada kami karena banyaknya sampah yang di jumpai setiap hendak memebersihkan kuburan umum yang berada di kampung kami di dusun Jerua pada kesempatan tersebut banyak yang memberi saran atau usulan salah satu dari usulan tersebut adalah meminta kepada anggota masyarakat untuk mengeluarkan dana dengan sistem jatah namun banyak yang menolak alasannya banyak masyarakat yang tidak sanggup untuk mengeluarkan biaya tersebut, saya kemudian teringat dengan Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT) saya lalu mengusulkan untuk menggunakan biaya tersebut setelah di potong persentase dari jumlah yang akan di peroleh tiap kelompok tani sedangkan masarakat yang tidak memeiliki lahan harus mengeluarkan tenaga atau paling tidak mengeluarkan makanan atau sajian sebagai konsumsi saat pelaksanaan kegiatan tersebut.
2
Ahad, 10 Juni 2012
Di sawah
Beberapa orang yang menjadi pekerja pada penanaman tembakau antara lain; Ibu Anah, H. Muhamad, Kangkung dan saya sendiri.
Kami bincang – bincang masalah tenaga pekerja/ buruh harian yang semakin sulit didapat yang disebabkan banyaknya TKI yang pergi ke Saudi ataupun ke Malaysia.
Saya mencoba mengusulkan kepada teman – teman untuk kita adakan sistim siru atau dengan kerja gantian dari sawah ke sawah sehingga tidak kesulitan dalam penyelesaian sawah.
3
Rabu 13 Juni 2012
Rumah H. Nur
Pada acara dzikiran atau kulhuan saat itu semua jamaah sedang duduk sambil menikmati teh hangat yang di hidangkan pemilik hajatan kebetulan pada saat itu saya bersebelahan duduk dengan ketua RT 02 dusun Jerua JINEM dn ketua RT kebun lauk Mahsun berdekatan dengan kadus dusn jerua mukhtar pada saat itu kami sedang ngobrol-ngobrol masalah banjar mate atau dana santunan yang akan kami serahkan kepada keluarga yang mendapat musibah kematian tersebut H.Nur saat itu ketua RT 02 mengeluhkan kurangnya partisipasi masyarakat khususnya RT 02 yang selalu terlambat dalam menyelesaikan kewajibannya mengeluarkan dana Banjar Mate yang jumlahnya 2000. dikatakan Jinem saat itu kendala yang dihadapi adalah perasaan malu yang untuk menegih uang yang jumlahnya sangat sedikit sedangkan masyarakat terlalu cepat melupakannya dengan alasan sangat kecil. Kemudian saya coba menengahi apa yang sedang dipercakapkan oleh pak RT bersama anggota masyarakat yang lain saya usulkan dalam kesempatan tersebut bahwa untuk melawan atau menghadapi kendala minimnya minat masyarakat yang mengeluarkan dana bantuan yang sangat kecil atau sepele tersebut atau paling tidak mengurangi perasaan sungkan menagih salah satu caranya adalah seperti yang saya usulkan. Dalam acara tersebut saya gambarkan bahwa jumlah KK dalam 1 kanpung di dusun Jerua sejumlah 400 KK seandainya kita perkirakan jumlah kematian warga dalam 1 bulan adalah tujuh maka 14.000 yang akan kita keluarkan dalam 1 bulan dikalikan 12 bulan sama dengan 16.8000 atau paling banterlah kita mengeluarkan uang utuk banjar mate per KK-nya setiap tahun adalah 15.0000 dikalikan 400 KK maka jumlahnya adalah 6.700.000. dan itu kemudian kita tabung di Bank lalu nantinya kita sepakati berapa jumlah yang akan kita berikan kepada KK yang mendapatkan musibah . Setelah mendengar usulan tersebut anggota masyarakat ada yang setuju ada yang tidak setuju dan untuk mencapai kesepakatan Jinem bersama kadus siap mempasilitasi musyawarah untuk membahas rencana dan usulan tersebut.
4
Senin, 18 Juni 2012
Mushalla Nurul Qalbi Tb. Jae
Rapat penentuan  jadwal acara dan siapa penceramah yang akan di undang dalam acara isro’ dan mi’raj sebagai wujud kepedulian remaja Keramat dalam berinteraksi dengan masyarakat.
Hadir antara lain KUA Sakra Barat, Pak RT, Toga/ toma. Beberapa usulan yang muncul seputar rencana tersebut yang akan mengisi acara dan berapa banyak biaya yang dihabiskan.
Saya mengusulkan untuk kita undang Tuan Guru yang memasyarakat yang mampu memberikan pencerahan kepada masyarakat sehingga anak – anak kita terutama remaja bisa mencontoh apa yang diwariskan Rasulullah.
5
Senin, 18 Juni 2012
SMA BW NW Rensing
Saat melaksanakan acara lanjutan terhadap pelaksanaan evaluasi UsmB di Sma Bw Nw Rensing kami bersama dewan-dewan guru yang lain berbincang-bincang tentang pelaksanaan pendidikan Berkarakter kami mulai menganalisa beberapa kendala pendidikan seperti minat belajar dan hasil evaluasi siswa yang mulai minus serta kelakuan siswa atau psikomotorik siswa yang semakin menurun di akibatkan banyaknya masalah yang di hadapi siswa-siswa yang ada di SMA BW NW Rensing saat itu, dalam kesempatan tersebut saya usulkan mata pelajaran yang saya Ampu sendiri yaitu mata poelajaran muatan Lokal lebih banyak berbicara tentang kearifan LOKAL yang ada di masing-masing daerah khususnya di desa rensing dan sekitarnya mulai dari sejarah desa, tokoh-tokoh dan kiprahnya masing-masing dalam memebangun negara dan bangsa pada umumnya dengan menitik beratkan hal-hal yang mengandung muatan-muatan lokal guna tercapainya siswa yang berkarakter lokal bewawasan global, alhamdulillah ususlan saya di terima kepala sekolah untuk menerapakan sistem pembelajaran tersebut semoga sesuai dengan apayng menjkadi harapan bersama tercapai.
6
Jum’at, 22 Juni 2012
Kantor desa Rensing Bat
Pada acara sosialisasi E-KTP di desa Rensing Bat antara lain hadir; kades Rensing Bat, semua kadus, semua RT, toga/ toma, pemuda dan beberapa orang anggota masyarakat.
KTP yang lama sebentar lagi akan habis masa berlakunya disebabkan akan diterbitkannya KTP baru yang bersifat nasional yang bebentuk elektronik dan bisa di akses lewat internet.
Saya mengusulkan kepada Pak Kades agar pendataan ditiap – tiap RT agar lebih teliti terutama mengenai nama pemegang sehingga tidak terjadi kesalahan dikemudian hari.
7
Ahad, 24 Juni 2012
Di PA Birrul Walidain NW Rensing
Acara Yang Diselenggarakan Oleh Pengurus Untuk Memberikan Gairah Positif Untuk Lebih Tekun Belajar Kepada Anak Didik Di Panti Asuhan Birrul Walidain Nw Rensing.
Hadir antara lain H. Rumawang ( Bendahara Pengurus ), Buniamin, Kades Rensing Raya, H. Musannip ( Ketua Cabang NW Sakra Barat ).
Kami bincang – bincang seputar anak didik di Panti yang semakin menggembirakan antara lain prestasi yg ditonjolkan adalah : tahfiz Al-Qur’an, pidato ( Bahasa Arab, Indonesia, Inggris, sasak ), kaligrafi dan banyak lagi yang lainnya.
Saya mengusulkan kalau ada santri yang mendapatkan prestasi baik di sekolah atau di asrama agar diberikan semacam penghargaan untuk menambah semangat mereka. Usulan saya diterima dan diadakan acara pada hari berikutnya.
8
Jum’at, 29 Juni 2012
Di Kantor desa Rensing bat
Surat dari sekda Lombok Timur tentang jatah raskin sudah beredar ke seluruh desa di Kabupaten Lombok Timur termasuk di desa Rensing Bat.
Hadir sebagai peserta rapat, saya sendiri, Kades, Kaurpem, Kaur Umum, Bendahara desa dan sekdes.
Obrolan kami seputar raskin yang semakin berkurang dari jatah sebelumnya dan akan berakibat kurang baik bagi masyarakat penerima sebelumnya.
Kami mencoba mengusulkan cara yang digunakan untuk menetralisir situasi, terlebih dahulu disosialisasikan kepada masyarakat bahwa jatah kita untuk bulan ini memang kurang dari kabupaten sehingga jatah masing – masing KK berkurang.

JATAH RASKIN BERKURANG, MASYARAKAT MENGGERUTU

0 komentar
Kepala Desa Rensing Bat

Krens Lotim. Sesuai serau edaran Gubernur Nusa Tenggara Barat bernomor : 400/172/EKON tanggal, 30 April 2012 perihal raskin untuk bulan Juni sampai Desember 2012, bahwa untuk penanggulangan kemiskinan serta memperkuat ketahanan pangan ditingkat RTS ( Rumah Tangga Sasaran ), maka pelaksanaan distribusi raskin diatur sesuai hasil PPLS 2011. 

Distribusi raskin berdasarkan data hasil PPLS tahun 2011 ditetapkan penyalurannya selama 7 bulan, dan masing - masing RTS-PM mendapat 15 kg/bulan dengan harga tebus Rp 1600/kg dititik distribusi. 

Maka kepada  kepala desa dimohon untuk mensosialisasikannya kepada masyarakat diwilayah masing - masing, sehingga program raskin bisa berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Muhammad Hilmi, SE mencoba sosialisasi raskin ini pada acara pertemuan tokoh agama, tokoh masyarakat dalam kegiatan pembentukan panitia pemilihan Kepala Urusan desa Rensing Bat beberapa hari lalu. 

Jatah kita dari kabupaten jauh berbeda dengan bulan lalu. kalau bulan lalu kita mendapatkan jatah sebanyak 1.850 kg, namun untuk bulan ini kita hanya memperoleh 1.515 kg saja dengan ketentuan PNS, masyarakat yang mampu tidak boleh mendapatkan jatah, katanya. 
 
Ishak, kadus Rensing Bat  mengaku sulit mensosialisasikan ini kepada masyarakat karena pada bulan yang lalu jatahnya tidak sama dengan bulan ini. 

Tidak hanya desa Rensing Bat yang mengalami seperti ini, namun semua desa di Lombok Timur. 

Karena jatah kabupaten untuk bulan ini berkurang, maka jatah untuk masing - masing desa juga berkurang.

Untuk bulan lalu jatah raskin untuk Lombok  Timur sesuai data hasil PPLS tahun 2008 dengan jumlah RTS sebanyak 143.415, sedangkan untuk bulan ini disesuaikan dengan data PPLS tahun 2011 dengan jumlah RTS sebanyak 141.330. 

Mudah - mudahan program ini tidak menjadi satu - satunya harapan, tetapi juga ada usaha lain untuk mencukupi kebutuhan hidup. (MA).




Thursday, June 28, 2012

Desa Pemekaran di Lotim Cari KAUR Baru

0 komentar
Salah Seorang Panitia Sedang Menempelkan Pengumuman
KRens Lotim. Setelah beberapa hari yang lalu Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Timur, (13/6) membuka kegiatan bimbingan teknis (Bintek) terkait pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat Lotim, di Wisma Haji Selong , kini Pemerintah Lombok Timur menyarankan agar semua aparat desa khususnya desa pemekaran untuk membuka penjaringan/pendaftaran untuk para perangkat desa yang baru. Bintek yang baru lalu dihajatkan untuk membantu agar aparat desa tidak terjerat hukum, hanya gara-gara salah mengelola dana ADD serta pemerintahan desa dapat memahami dan mengerti tata cara pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) secara baik. Sedangkan kali ini, Pemerintah Lotim menyarankan dengan segera selama maksimal 3 bulan semua perangkat desa yang ada di Lotim sudah valid.
Munawir Haris, Kepala Desa Rensing Raya yang dijumpai KRens beberapa hari lalu menerangkan bahwa setelah ia mengikuti Bintek, Bupati Lombok Timur sangat berharap agar di tiap-tiap desa yang sudah mekar agar segera membentuk panitia penjaringan calon perangkat desa yang dihajatkan berjumlah 3 orang masing-masing desa. Ia juga bertutur bahwa proses pemekaran ini juga dihajatkan agar masyarakat Lombok Timur lebih makmur dengan pemerataan ADD yang bisa dinikmati oleh semua lapisan masyarakat. Dana ADD yang diberikan pemerintah ke desa tersebut, tak lain digunakan untuk peningkatan sarana dan prasarana pendukung yang masih kurang di desa itu sendiri. Jangan sekali-kali aparatur desa menyalahi penggunaan ADD tersebut, karena resikonya sangat berat, dan akan dipertanggungjawabkan. Apa yang menjadi hajatan pemerintah terkait pemeberian dana ADD tiap tahun ke Desa dapat dimanfaatkan sesuai yang dihajatkan.
Sedangkan kaitannya dengan perangkat desa ia menerangkan, setelah adanya kepala-kepala urusan di desa nantinya status staf desa dan pelayanan masyarakat lebih terayomi dan merasa lebih puas karena dikelola oleh pilihan masyarakat sendiri, bukan yang ditunjuk dari pemerintah atasan seperti pejabat kepala desa persiapan.
Jadi menurut Munawir Haris, Bintek ini sangat erat sekali hubungannya dengan penetapan KAUR desa yang baru sehingga pengelolaan ADD yang ada bias dikelola oleh kepala desa dan staf-stafnya. Itulah sebabnya sesegera mungkin Pemerintah Lombok Timur memerintahkan kita untuk segera membuka dan mengumumkan kepada masyarakat mungkin ada yang berminat menjadi aparatur desa. ( SZ)

Wednesday, June 27, 2012

TEMU AKRAB PENGELOLA PLIK DENGAN LITBANG KOMINFO RI

0 komentar
Krens Lotim.  Bertempat di ruang rapat Dishubkominfo Provinsi Nusa Tenggara Barat, hari ini Rabu, 27/6/2012 berlangsung Forum Grup Diskusi ( FGD ) yang dihadiri langsung staf kominfo RI bagian Litbang.

Peserta sangat terbatas dengan melibatkan unsur dari pengelola PLIK aktif satu orang, yang kurang aktif satu orang, pengguna PLIK aktif, pengelola warnet, akademisi, LSM dan dari Dishubkominfo Provinsi satu orang.

Pak Fairuz selaku penanggung jawab kegiatan menuturkan kalau di NTB sudah terbentuk 51 Komunitas kampung Media yang dihajatkan sangat bersinergi dengan PLIK yang ada sekarang.

Yang ada sekarang PLIK masih banyak dipegang  atau ditempatkan di tempat - tempat yang kurang sesuai, misalnya saja di Jerowaru Lombok Timur di sebuah kios rokok, di Mataram ditempatkan kantor camatnya dan di Pulau Sumbawa ditempatkan ditempat yang tidak mungkin orang datang sebagai pelanggan, jelasnya. 

Sementara Pak Ramon  dari Litbang sangat menyoroti PLIK yang sampai hari ini masih belum bisa optimal yang disebabkan sistem yang kurang pas.

Dari beberapa peserta yang dihadirkan sebagai narasumber, banyak memaparkan kekurangan PLIK saat ini, misalnya kurang kuatnya jaringan atau seringnya lampu padam yang menyebabkan tidak beroperasinya PLIK.

Pak Abdi selaku pengelola warnet menyambut baik kehadiran PLIK dan tidak merasa tersaingi sampai hari ini yang walaupun berdampingan dengan PLIK di Pagutan.

Ditambahkannya, kalau ada program baru untuk penempatan PLIK, saya mau minta dan sudah saya siapkan tempat katanya.

Harapan demi harapan dari peserta FGD yang kemudian dicatat oleh pihak Kominfo yang akhirnya nanti keinginan itu menjadi sebuah kenyataan. (MA)




Tuesday, June 26, 2012

TEMBAKAU DAN SIMALAKAMA

0 komentar
Salah Satu Lahan tembakau milik Petani

Krens Lotim, Masih segar di ingatan kita kebijakan pemerintah yang mengkonversi penggunaan BBM ke batu bara,  kini masyarakat secara beramai-ramai menumpuk kayu sebagai bahan bakar pengganti untuk industri tembakau.

Sementara jika hal tersebut di biarkan tanpa di barengi dengan reboisasi maka sebuah keniscayaanlah bagi GLOBAL WARMING.
Senada dengan hal tesebut ingin penulis sampaikan dalam kesempatan ini sekiranya saja penulis sebagai seorang pengusaha yang sekuat orang-orang Tiong Hoa yang termasyhur itu untuk melakukan trobosan berupa sebuah spekulasi seperti  penyetok  tembakau.
Hal ini juga sempat saya diskusikan dengan salah seorang  tokoh agama yang memiliki Pontren Di Narmada tepatnya Ustadz Hasanain melalui diskusi membangun NTB, dalam Kesempatan tersebut beliau mengungkapkan kekhawatirannya atas penebangan kayu yang sangat berlebihan akibat industri yang satu ini.

Dikatakannya sesungguhnya Satu Orang Manusia Berhutang 2 pohon dalam hidupnya dan pemerintah masih tetap menggunakan kebijakan mananam pohon adalah persaratan mutlak bagi yang ingin mengambil ijazah di sekolah jelasnya.
Sementara itu dilain pihak dalam diskusi membangun Lombok Selatan bersama ketua komite pemekaran Kabupaten Lombok Selatan, Ismail Husni beliau dengan tegas menyatakan bahwa harapan terbesar masyarakat bertumpu pada tembakau jelasnya.
Ditambahkan pula bahwa" Kenapa masyarakat lebih memilih tembakau daripada komoditi yang lain. Itu dikarenakan jumlah petani dengan potensi lahan yang paling besar untuk kawasan Lombok Selatan adalah tembakau jelasnya.
Selain itu bila masyarakat disuruh memilih khususnya di Lombok Selatan, maka hal yang paling banyak dipilih masyrakat sebagai komoditi andalan dari sektor pertanian adalah tembakau, tuturnya.
Sebagai penulis saya ingin objektif mungkin saja langkah ini bisa menjadi solusi bagi kita semua sehubungan dengan adanya kebijakan otonomi daerah yang sudah ditetapkan perintah.

Mengapa tidak, salah satu langkah untuk mengurangi resiko penebangan pohon yang berlebihan kita harus berani spekulasi dengan orang Tiong Hoa khususnya pengusaha minyak seperti Cina,  Jepang dan Amerika untuk stok BBM selama 6 bulan khusus untuk Lombok Selatan saja yang tidak bisa di pisahkan masyarakatnya dengan tembakau. karena bila tidak dilakukan seperti itu maka UU no 10 thun 2010 adalah batal (CA) 

Monday, June 25, 2012

Santunan Bagi Anak PA Berprestasi

0 komentar

Krens Lotim. Salah satu program pengurus Panti Asuhan Birrul Walidain NW Rensing adalah memberikan dukungan moral maupun materil bagi anak yatim piatu dan terlantar yang ada di asrama panti.

Program ini diberikan setiap 6 ( enam ) bulan sekali dan diberikan khususnya kepada anak didik yang berprestasi. 

Pada kesempatan tersebut diberikan uang pembinaan dari pengurus masing - masing : juara 1 sebesar Rp 100.000, juara 2 sebesar Rp 75.000, juara 3 sebesar 50.000 kepada anak didik yang memperoleh juara di sekolah masing - masing. 

Pengurus Cabang NW Sakra Barat memberikan apresiasi yang setinggi - tingginya kepada pengurus panti yang mampu memberikan motivasi sehingga anak didiknya menjadi lebih bersemangat dalam meningkatkan prestasinya. 

Lebih lanjut, beliau memberikan gambaran bahwa kalau dizamannya dulu tidak ada kegiatan semacam ini dan ini merupakan sebuah anugrah bagi kalian, tambahnya. 

Sementara Kepala Desa rensing Raya yang tampil memberikan sambutan mengatakan : " silahkan dilanjutkan kegiatan semacam ini dan mudah - mudahan ini sebagai awal dari sebuah amal ibadah kita", kata beliau. 

Kuatkan persatuan, jangan sampai terjadi perselisihan di antara kalian, silahkan saling asuh, saling asih dan dan saling asah, tambah Pak Kades. 

H. Rumawang yang sempat dikonfirmasi tim KM mengatakan kalau kegiatan ini merupakan ajang evaluasi pengurus dan anak didik sehingga kita tahu apa yang harus diperbaiki sekali dalam enam bulan, kata beliau. 

Mudah - mudahan ini bisa berlanjut dan kami sangat mengharap dukungan moral maupun materil kepada seluruh simpatisan dan pencinta anak yatim dan piatu sehingga kegiatan serupa bisa berlanjut, tambahnya. (MA).

Sunday, June 24, 2012

SIRU, TERAPI UNTUK PETANI

0 komentar

Krens Lotim,Kebudayaan Adalah salah satu warisan nenek moyang yang harus dilestarikan keberadaannya, bagaimanapun juga hal tersebut adalah sebuah keniscayaan bagi keberlansungan hidup manusia yang bernaung dibawah naungan kehidupan sosial bermasyarakat.

Meninjau aktipitas petani disemua Desa di Sakra Barat hampir seluruh lahanya ditanam mulai dari padi, jagung, kedelai palawija dan yang paling banyak adalah tembakau.
Hj Johariah dan rekannya melakukan siru
Naiknya ongkos buruh tani beberapa waktu lalu menjadi sebuah batu loncatan tersendiri bagi para buruh namun berarti sebuah sandungan bagi petani dalam menyikapi persoalan tersebut.

Beberapa orang petani yang di jumpai KMD ketika sedang melakukan aktipitas menanam di lahan ataupun di rumah mereka beberapa orang petani mengaku menggunakan terapi SIRU sebagai alternatif Penghematan atas biaya penanaman lahan mereka.
Adalah Sarjan warga desa Rensing Bat mengaku sampai dengan saat ini harus menghadapi resiko bayah Siru dan mengalami keterlambatan penanaman lahanya dikarenakan ongkos buruh yang kurang untuk musim tanam tahun ini "saya belum menanami lahan sampai sekarang karena saya harus pindah kesawah teman-teman agar nantinya waktu saya bekerja teman-teman datang membayar SIRU sama saya" jelasnya belum lama ini.
Selain Sarjan petani yang ditemui KMD di sawahnya adalah HJ. Johariah mengaku memakai terapi SIRU sebagai alternatif menghemat ongkos buruh tani hal ini dilakukannya semenjak  ongkos buruh tani naik.

Selain siru wanita petani ini juga membayar ongkos buruh dengan barang dagangannya berupa sembakau.
semoga saja apa yang dilakukan para petani ini bisa menjadi solusi untuk mendongkrak kesejahteraaan karena bagaimanapun juga SIRU (Tukar Jasa Dengan Jasa) adalah salah satu solusi dari sekian banyak solusi yang ada. (CA)

Ternyata Kentut Juga Bisa Jadi Berita

0 komentar
Permasalahan kentut memang kurang sedap untuk dibicarakan atau menjadi konsumsi masyarakat, akan tetapi kalau sudah menjadi berita maka setiadaknya ia akan masuk nominasi meskipun masuk nomor urut buncit atau bahkan menjadi berita sampah yang tidak bisa dibuat menjadi pupuk oleh pengrajin sampah. Ia sama saja dengan ludah yang di buang di pematang sawah dan tidak akan membuat orang menjadi betah. Baru-baru ini Direktur Mellbao berkomentar bahwa kentut merupakan gas organik yang ada dalam tubuh manusia. Ia bisa menembak sasarannya apabila sudah tidak bisa manampung amunisi yang ada di ruang kerjanya. Gas tersebut katanya berasal dari berbagai macam makanan yang masuk ke dalam tubuh manusia sehingga menimbulkan gas. Komentar ini agaknya tidak berlebihan dan bisa dijadikan bahan referensi untuk pendidikan tingkat lanjut. Ha ha..ha. Yang menarik ada berita tentang kentut. Ceritanya begini; Di sebuah acara jamuan makan untuk acara arisan keluarga yang dihadiri oleh tokoh-tokoh penting masyarakat, terjadi hal yang membuyarkan hayalan dan menghancurkan kenyamanan suasana. Fadli merupakan salah seorang anak yang diajak oleh orang tuanya untuk ikut acara syukuran arisan. Banyak tamu yang hadir, maklum acara tersebut dihajatkan untuk para tokoh dan kalangan-kalangan berada yang tuan rumah akan malu jika menyuguhkan makanan-makanan kelas teri untuk para tamunya. Acara tersebut berlangsung siang bolong, pas perut lagi menagih janji untuk terima pesangon dari tuannya. Karena gerah Fadli meminta kepada orang tuanya untuk duduk di dekat kipas angin yang ditaruh tuan rumah di ujung ruangan. Karena tidak ada alasan, orang tuanya segera mengiakannya. Ia duduk dengan manja di sela-sela para tamu yang dari sebelumnya sudah terbit air liurnya melihat hidangan yang dijejerkan di depan duduknya, mulai dari " beberuk manuk" dan hidangan lain yang sangat menggiurkan dan membuat air liur meleleh. Sekitar 30 menit saja pemimpin do'a zikiran menuntaskan tugasnya. Tuan rumah mempersilakan para tamu mulai menyantap hidangan yang sudah dari tadi berharap untuk dijamah. Semua tamu pun dengan tidak sabar ingin hanyut dengannnya. Maklumlah hidangan yang dijanjikan jarang sekali dirasakan untuk konsumsi tiap hari. Fadli pun ikut dengan lahapnya menarik tumpukan ayam panggang dan segelas juice anggur. Ciuuuuuuuuuuuut....terdengar suara dari ujung sebelah selatan hadirin. Ternyata Fadli karena malu minta izin keluar dan terlalu lama menahan kentut tidak kuasa untuk tidak melepaskannya. Suasana menjadi riuh dan begitu nikmatnya hidangan yang disuguhkan terasa hambar dan pahit. Aroma busuk mulai menyebar, maklum karena Fadli duduk di dekat kipas angin hingga bau asap peluru kendalinya sangat cepat menembus lubang-lubang hidung para tamu. Brengsek......kata salah seorang tamu " semuanya menjadi tidak enak". Ha ha ha ha mau diapakan lagi, ternyata kentut juga bisa jadi berita. Dan tahukah Anda bahwa bau kentut berasal dari kandungan hidrogen sulfida dan merkaptan. Kedua senyawa ini mengandung sulfur (belerang). Makin banyak kandungan sulfur dalam makanan anda, makin banyak sulfur dan merkaptan diproduksi oleh bakteri dalam perut dan makin busuklah kentut anda.Telur dan daging berperan besar dalam menghasilkan bau busuk kentut. Kacang-kacangan berperan dalam memproduksi volume kentut dan bukan kebusukannya.( SaifZuhri

Friday, June 22, 2012

DESA RENSING BAT SOSIALISASIKAN E-KTP

0 komentar

Krens Lotim. Setelah ditetapkannya program e-KTP pada tahun 2012 ini oleh pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, maka seluruh masyarakat merasa ingin memiliki KTP elektronik.

Disamping kedengarannya unik, KTP elektronik juga bersifat nasional. Oleh karena itu minat masyarakat untuk memilikinya juga tidak sabar. 

Sosialisasi dilakukan pertama di kantor Camat , lalu di desa - desa se- wilayah Sakra Barat. 

Hal pertama yang harus dilakukan adalah pendataan jumlah penduduk terutama yang wajib memiliki tanda penduduk oleh masing - masing RT yang ada di wilayah desa Rensing Bat. 

Kepala desa Rensing Bat, Muhammad Hilmi, SE saat dikonfirmasi menjelaskan bagaimana tata cara pembuatan KTP ini, beliau menjelaskan ; " setiap warga yang sudah terdaftar di masing - masing RT wajib memiliki KTP dengan catatan KTP asli yang non elektronik ditunjukkan saat pembuatan nanti, kata beliau. 

Ditambahkannya, saat ini memang masih belum dimulai pembuatannya, tapi pengusulan dari pihak desa sudah dilakukan. 

Setiap orang tidak boleh memiliki KTP ganda karena sudah terdaftar satu nomor induk kependudukan, dan apabila terjadi seperti maka akan mudah diketahui karena bersifat on-line, jelas Pak Kades. (MA).

SAKRA BARAT APRESIASI EMBARKASI BIL

0 komentar
KUA Sakra Barat

Krens Lotim. Setelah ada keputusan yang disampaikan Menteri Agama RI melalui Gubernur NTB tentang penetapan embarkasi Bandara Internasional Lombok (BIL ), maka seluruh lapisan masyarakat Bumi Sejuta sapi merasa lega dan memberikan apresiasi setinggi - tingginya kepada Pemerintah Provinsi yang begitu gigih memperjuangkan semua ini. 

Hal tersebut terungkap dalam wawancara KM Krens dengan beberapa tokoh agama dan masyarakat Kecamatan sakra Barat. 

H. Muhsin, S. Pd. I. ( KUA Sakra Barat ) mengacungkan jempol ketika ditanya tentang penetapan embarkasi ini, ini sebuah mukjizat yang luar biasa yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya, berkat TGB maka ini terwujud, kata beliau. 

H. Musannip, S. Ag.
H. Musannip, S. Ag ( mantan Camat Sakra Barat ) juga menyampaikan ucapan terima kasih yang tiada terhingga karena terwujudnya embarkasi ini. suatu kebesaran Allah yang menjadi kenyataan ketika ditetapkannya embarkasi BIL, katanya.

Semoga ini akan mempermudah perjalanan jamaah kita dan semakin sedikitnya tambang haji karena ongkos Surabaya tidak lagi dipungut, tambahnya. 

Muhammad Hilmi, SE ( Kepala Desa Rensing Bat ), semoga kita juga bisa menikmati embarkasi ini dalam waktu yang tidak terlalu lama. 

Salut kepada pemerintah Provinsi yang telah bersusah payah untuk mewujudkannya walau masih banyak kendala seperti Runway yang belum rampung, tempat penampungan haji yang masih berada di Loang Balok mungkin bisa dipindah ke BIL dan sebagainya. 

Mudah - mudahan usaha ini menjadi amal ibadah yang dibalas Allah SWT. amin. (MA).

Wednesday, June 20, 2012

PNPM-MP KEC. SAKRA BARAT ADAKAN BINTEK

0 komentar

Krens Lotim. Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan ( PNPM-MP ) Kecamatan Sakra Barat melaksanakan Bintek terkait program ditingkat desa menyangkut pembangunan jangka pendek, menengah dan jangka panjang. 

Hadir pada acara pembukaan antara lain Camat Sakra Barat, Kapolsek, Danposramil, Kepala Desa se- Kecamatan Sakra Barat, perwakilan BPD dan LKMD. 

Kepala desa sebagai ujung tombak dalam setiap pembangunan ditingkat desa, oleh sebab itu kepala desa harus bersikap pro aktif dalam menjalankan tugasnya. 

Kepala desa tidak boleh melakukan program sendiri - sendiri. jadi harus ada koordinasi, jelas M. Isa pada saat menyampaikan sambutan pembukaan pelatihan di Aula kantor Camat sakra Barat.

Sementara Kapolsek Sakra Barat, menitik beratkan permasalahan pada siskamling. Keamanan perlu ditingkatkan terkait dengan isu semakin banyaknya pemuda - pemuda pengangguran yang selalu iseng untuk berbuat hal yang cendrung negatif. 

Hal senada juga disampaikan Danposramil, bagaimana kepala desa selalu waspada terhadap apa yang terjadi di desa masing - masing sehingga masyarakat selalu dalam keadaan kondusif. tekannya. 

Beberapa program yang akan dibahas pada bintek kali ini antara lain bagaimana cara penyusunan laporan pertanggungjawaban oleh kepala desa tentang anggaran, dana apa saja yang harus di SPJkan dan lain - lain yang terkait program desa. 

Mudah - mudahan ini menjadi sebuah pelajaran penting bagi perangkat desa yang walaupun tidak sepenuhnya bisa dipahami, jelas Ir. Fathurrozi selaku FK Kec. Sakra Barat. (MA).

KM KRENS SEMPAT MENGHILANG

0 komentar

Krens Lotim. Beberapa tugas yang diberikan Kampung Media NTB untuk setiap KM diwilayah masing - masing, tiba - tiba saja personil Krens melaporkan kalau akun yang ada sudah terhapus. 

Motivator bersama tim yang lainnya bingung dengan kejadian seperti ini, apa gerangan kesalahan yang sudah dilakukan penulis. 

Beberapa langkah dilalui, antara lain rembug bareng terkait akun KM Krens, melakukan verifikasi ulang, membuat blog sementara dan banyak lagi kesibukan dadakan dari personil. 

Kejadian seperti ini memang baru pertama kali dalam catatan sejarah KM dan mudah - mudahan ini yang terakhir, karena sempat membuat personil menjadi bingung. (MA).


Penting Shobat!

Tuesday, July 10, 2012

PETANI DAN PEMANO YANG TIDAK LAGI POPULER

Krens Lotim
Secara umum kondisi masyarakat di Kecamatan Sakra Barat Bila dilihat dari kebiasaan sehari hari mereka umumnya adalah petani hal tersebut terlihat Dari Data yang terpampang jelas Di kantor Camat Sakra Barat, dari data tersebut bisa dibaca Jelas bahwa masyarakat Sakra Barat Adalah Petani Diseluruh Desa yang ada dikecamatan Sakra Barat.
Memotret kondisi tersebut adalah Sesuatu yang lumrah bila KMD melakukan observasi terkait dengan hal tersebut salah ssatunya adalah PEMANO, kata pemano sejatinya adalah kata jadian dari kata PANO yang bermakna keluar menuju sawah atau Ladang hal tersebut di jelaskan salah Seorang anggota masyarakat Desa Sukarara saat di temui di tempat tinggalnya di desa Sukarara.
Salah seorang anggota masyarakat yang dikonfirmasi terkait hal tersebut, adalah Amaq Mis, dijelaskannya selama ini di Sakra Barat Masyarakat sudah tidak menggunakan istilah PANO lagi saat hendak keluar rumah menuju sawah atau ladak dikarenakan selama ini masyarakat sudah menganggap diri modern sehingga masyarakat jarang menggunakan istilah tersebut. Demikian dijelaskan Amak Mis kemarin Ahad 9/07/12.
Selain itu juga pemano adalah sebuah kebiasaan yang dilakukan masyarakat ketika ada pekerjaan yang di kerjakan di sawah atau ladang sedangkan pemanok dalam pandangan istilah menurut Amak Mis adalah sajian atau istilah konsumsi yang dihidangkan kepada semua orang yang bekerja di sawah atau ladang.
Selain amak Mis Salah seorang Perempuan Desa yang berhasil tertangkap kamera KMD yang tidak mau di konfirmasi terlihat tengah tergopoh-gopoh hendak kesawah untuk mengantar pemano tersebut kepada seluruh pekerja . dari kondisi tersebut Pano dan Pemano adalah dua aktivitas Masyarak yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya ibarat Mata uang Yang tidak bisa utuh tampa ada yang lain.
Selain di Desa Sukarara istilah pemano dan kata pano sudah tidak populer lagi entah karena apa yang jelas karena banyaknya aktifitas masyarakat yang dilakukan terus menerus tanpa pernah mempertahankannya dari segi pengistilahan tapi bagaimanpun juga yang terpenting bagi masyarakat adalah bekerjanya bukan istilahnya (CA)

JATAH BARU ATURAN BARU Di DESA BARU

Krens Lotim.
Kebijakan pemerintah yang mengurang jatah pendapatan jatah pada pembagiaan beras miskin tak menjadi sandungan bagi masyarakat desa khususnya Desa Montong Beter Sakra Barat pasalnya untuk mengantisipasi adanya keluhan dari anggota masyarakat yang tidak akan mendapat jatah sudah dipersiapkan segala sesuatunya  satu diantaranya adalah dikeluarkannya aturan baru bagi masyarakat yang sudah dianggap mapan secara ekonomi akan dikurangi atau bahkan tidak diperbolehkan membeli jatah tersebut demikian diungkapkan Kepala Desa Dontong Beter H Fauzan Mukhlis melalui saaat melakukan sosialisasi Kebijakan Baru yang diterapkannya Kepada Seluruh Kepala Dusun Di lingkup Kepemerintahannya.
Hal senada juga dibenarkan oleh salah seorang kepala dusun Malah saat menerima jatah bagian Raskin Hari ini Senin 02/07/12  di depan kantor Desam Montong Beter Hari ini, dalam kesempatan tersebut Murnah juga  mengatakan bahwa jatah Raskin saat ini memang tidak akan menjadi persoaalan bagi masyarakat karena kita sudah melakukan sosialisasi sebelumnya dan melakukan pencatatan berkala guna menetapkan seluruh komponen masyarakat yang memang benar akan mendapat jatah sesuai harapan pemerintah, jelasnya kepada KMD.
Semoga saja apa yang dilakukan oleh pemerintah desa khususnya di lingkup Pemerintah Desam Montong Beter merupakan Langkah awal menuju tercapainya peningkatan mutupelayanan Pemerintah terhadap pelayanan Publik yang selama ini menjadi idaman masyarak sehingga masyarakat sanggup dan berani berkorban sehingga tercapainya prose pemekaran desa di lotim.
Pada akhir acara sosialisasi tersebut kepala desa sempat mengingatkan masyarakat melalui seluruh kepala dusun agar secar sadar mendukung program ini karena ini adalah pembagian jatah pertama semenjak terpilihnya Haji Fauzan Mukhlis sebagai Kepala Desa Montong Beter Sakra Barat. ungkapnya, (CA)

Monday, July 9, 2012

BSS dan Fenomena kandang kolektif

Kandang Warga
Krens Lotim, Kebijkakan pemerintah Provinsi  Nusa Tenggara Barat yang menyelenggarakan Program BSS ( Bumi Sejuta Sapi ) yang semakin menunjukkan kemajuan telah memperlihatkan beberapa kemajuan. 

Salah satunya terdapat di dusun Dasan Tengak Desa Montong Beter Sakra Barat, hal tersebut bukan sekedar isapan jempol semata namun juga merupakan sebuah prestasi yang harus dan terus akan didukung oleh warga.

Hal tersebut di sampaikan Nurji warga desa Montong Beter Sakra Barat belum lama ini di Dasan Tengak, "kami sangat bersyukur dengan adanya program seperti ini namun sayangnya masyarakat yang masih belum merasakan manfaat dari kandang kolektif, tutur Nurji pada selasa 10/07/12.

Selain Nurji seorang warga yang dijumpai saat pulang dari menyabit rumput yang sempat dikonfirmasi tim kaitannya dengan kandang kolektif, menurut Wahib Warga Desa Montong Beter ini "Warga kurang meminati kandang kolektif  karena perawatan terhadap ternak kurang optimal, menurutnya kandang yang dikelola individu jauh lebih KELESI (Istilah sasak untuk mengungkapkan fasilitas yang cukup dalam hal perawatan).

Selain itu menurut wahib keluhan warga sehingga kurang sependapat dengan pengadaan kandang kolektif karena jumlah ternak yang terlalu banyak dan jumlah tenaga yang merawatnya berbeda-beda "ini juga menjadai masalah tersendiri bagi warga yang mau memelihara ternak secara kolektif karena lain orang lain perlakuannya terhadap ternak, tutur pria yang tidak pernah tidak mengarat terhitung 25 tahun lalu ini.

Selain itu, selama ini yang paling dirasakan warga dalam kandang kolektif adalah perlakuan yang berat sebelah terhadap hewan - ternak " kita kan memiliki sapi masing - masing,  tentu yang paling kita perhatikan adalah  milik kita sendiri" tuturnya (CA)

Saturday, July 7, 2012

PEMBAGIAN DOOR PRIZE HUT TELKOMSEL XVII DIWARNAI AKSI PROTES

Krens Lotim.  Berkenaan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke 17 TELKOMSEL menyelenggarakan acara JALAN SEHAT  yang dilaksanakan di Taman Kota selong. 

Rute yang ditempuh adalah star di Taman Selong ke timur sampai di BNI kemudian belok keselatan dan langsung finis di Taman Kota. 

Mulai pukul 08.00 sampai selesai  acara pengunjung tetap ramai yang dihibur oleh beberapa penampilan musik dan dance. 

Acara pembagian door prize dimulai dengan pencabutan nomor undi yang telah dikumpulkan panitia di pos. 

Hadiah yang disediakan mulai dari kompor gas, magik jar, blander, HP BB, Kulkas, TV dan sepeda motor Revo. 

Pada saat pemanggilan nomor ternyata ada beberapa orang yang potongan kuponnya hilang dan oleh panitia mengatakan batal. 

Aksi protespun tidak terhindarkan dari peserta yang kebetulan nomornya disebut pada saat itu, namun potongan kuponnya hilang. 

Akhirnya panitia pun mengambil jalan tengah melalui  negosiasi dengan peserta. OK, sekarang begini, kata salah seorang panitia, kita coba telpon nomor yang tercantum dalam kupon ini dan kalau aktif berarti anda berhak mendapatkan hadiahnya, kata panitia. 

Bagi yang sudah dipending hadiahnya akan ditambah lagi dan mohon maaf atas semua ini, mudah - mudahan tidak terulang lagi, kata panitia. (MA). 



HATI - HATI MENGAMBIL UANG DI BANK


Krens Lotim. Seiring dengan kemajuan zaman, cara orang semakin modern pula. 

Di kantor bank atau di ATM banyak pengumuman yang tertulis " bagi nasabah yang menginginkan pengawalan polisi tidak dipungut biaya". 

H. shafiyan Hadi bersama istrinya, Jum'at, 6 Juli 2012 sekitar pukul 10.00 wita setelah keluar dari Bank BRI Sakra tiba - tiba pengendara sepeda motor mengiringinya dari belakang. 

Kurang lebih sekitar 1 kilo meter setelah keluar dari bank tiba - tiba dari belakang diserempet dua orang yang berboncengan dan menarik tas dari belakang. 

Persis di depan SMKN 1 Sakra kejadianpun tidak terelakkan. Hj. zulaikha terjatuh ke belakang karena tas yang dipanggulnya di tarik dua kali. 

Tidak satupun yang bisa  menyelalamatkan tas yang dibawa penjambret termasuk suaminya sendiri yang hanya terbengong melihat kejadian itu.

Tolong, tolong, tolong...........kata Lukman dan Ramika yang sempat melihat kejadian itu dan mencoba mengejar pengendara yang menggunakan Satria F itu, namun tidak terkejar karena kecepatannya dan akhirnya memilih kembali melihat korban.

Sang suamipun masih melongo tidak bisa apa - apa sementara istrinya di angkat orang banyak yang sudah bercucuran darah yang mengalir dari  belakang kepala n dan dibawa ke Puskesmas Sakra.

Lukman menceritakan kalau korban sudah di awasi mulai dari BRI oleh penjambret dan sampai ditempat yang sepi korbanpun diserempet dan ditarik dari belakang.

Kejadian serupa memang sering terjadi disekitar Sakra, Sakra Barat ke selatan. Untuk itu sangat diharapkan berhati - hati ketika membawa sesuatu yang berharga termasuk uang, perhiasan dan sebagainya. (MA).








Wednesday, July 4, 2012

GURU-GURU MEMPERSIAPKAN DIRI

Krens Lotim
  Menghadapi tahun ajaran baru 2012/2013,  semua tenaga pendidik mulai sibuk mempersiapkan segala administrasi, satu contoh SMAN 1 Sakra yang beralamat di Jalan Soekarno Hatta Sakra, jauh-jauh hari sudah mengadakan pembagian tugas mengajar kemudian dilanjutkan dengan workshof, dalam acara tersebut Kadispen  Lotim yang diwakili oleh Rubiman, M. Pd. dalam sambutannya sekaligus membuka workshof mengatakan untuk menghasilkan hasil yang berkualitas, kita sebagai pendidik juga harus mempersiapkan diri, terlebih lagi zaman sekarang banyak sekali cara dan jalan yang bias kita tempuh untuk mengupayakan penedidikan yang berkualitas, satu diantaranya adalah dengan mengikuti acara workshop, ada juga MGMP, seminar-seminar dan lain sebagainya, yang dihajatkan untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas tersebut. Hal senada juga disampaikan oleh Kepala SMAN 1 Sakra, bahwa acara workshop bukan hal yang asing bagi pendidik, tetapi sedikit tidak apabila kita sering ikuti, kita lakukan akan menjadikan kita semakin menguasai, yang sudah menguasai akan semakin mantap bahkan kita harus berbagi, kepada teman-teman yang masih kurang paham agar kitasemua menjadi guru yang profesional walaupun umpama belum sertifikasi, lebih-lebih lagi yang sudah menempuh sertifikaksi.>>>>bkn

JAMAAH MUSHALLA NURUL QALBI PERINGATI NISFU SYA'BAN


Krens Lotim. Peringatan malam nisfu sya'ban merupakan peringatan yang sudah lazim di masyarakat, khususnya jamaah mushalla " Nurul Qalbi " Tibu Jae desa Rensing Bat Kec. Sakra Barat  Lombok Timur. 

Mulai pukul 17.00 wita jamaah sudah berkumpul untuk membaca zikir dan do'a bersama seluruh keluarga . 

Setelah zikir dan do'a dihidangkan makanan dengan cara makan bersama setelah selesai acara.  Acara dilanjutkan dengan shalat magrib berjamaah lalu membaca yasinan sampai tiga kali. 

Kebiasaan seperti ini sudah menjadi sebuah tradisi turun temurun masyarakat yang walaupun ada sebagian pendapat mengatakan kegiatan ini adalah bid'ah. 

H. Muhsin, S. Pd. I. yang sempat dikonfirmasi mengatakan, kita tidak bisa memberi hukum pada suatu acara seperti ini, tapi mari kita ambil manfaatnya yang antara lain adalah kita bisa berjamaah dalam kegiatan seperti ini. 

Ditambahkannya, kita selalu berpedoman pada para ulama' kita khususnya yang ditempat kita bahwa kegiatan seperti ini tidak ada masalah kalau kita lihat dari segi manfaat, kata Kepala KUA Sakra Barat ini. 

Awaluddin, sang ketua RT juga berpendapat yang sama, mengapa kita harus hentikan kegiatan ini, ini adalah kegiatan turun temurun yang diwariskan, jadi jangan hentikan kegiatan ini, jelasnya. 

Mudah - mudahan kegiatan keagamaan seperti ini menjadi sebuah kebersamaan yang membawa kita pada persatuan dan kesatuan ummat. (MA).

Tuesday, July 3, 2012

DUKUNGAN ELANG MERAH PADA SUKIMAN AZMY

Krens Lotim. Genap 13 tahun Pamswakarsa Elang Merah Sakra Lombok Timur diperingati Minggu, 1 Juli 2012 bertempat di Markas Sakra. 

Ribuan anggota Pamswakarsa hadir sebagai rasa kebersamaan mereka dalam memajukan organisasi. 
 
Tidak ketinggalan tamu undang baik dari kabupaten seperti Bupati Lombok Timur hadir sebagai tamu terhormat saat itu. 
 
Dlm Pidato Ketua Umum/ Panglima Pamswakarsa Elang Merah DATUK H LALU LUKMAN NUL HAKIM, dengan tegas menyatakan dukungannya kepada Drs.HM.SUKIMAN AZMY,MM. untuk menjadi Bupati Lotim 2013 - 2018 (periode II ) dalam Pemilukada Lotim 2013 yang akan datang.
 
Dukungan kpd Drs.H M. Sukiman Azmy, MM. anata lain didasarkan atas pertimbangan beberapa keberhasilan yg telah dicapai pemerintahan Lombok Timur saat ini.
 
salah satunya yang dianggap menonjol adalah adanya kebijakan untuk memekarkan desa di Lombok Timur menjadi lebih dr 100 % yang sebelumnya sekitar 123 desa dan setelah dimekarkan menjadi 253 Desa/Kelurahan. 
 
Ini berdampak positif terhadap upaya pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Lombok Timur misalnya kalau sebelum dimekarkan ada satu desa, akan mendapatkan dana ADD 200 juta/th dan setelah mekar menjadi 5 desa, maka dana yang akan didapatkan menjadi 1 Milyard. 
 
Ini terjadi di desa Selebung Ketangga Kecamatan Keruak, yg tadinya hanya ada satu desa yaitu desa Selebung Ketangga, dan kemudian dimekartkan menjadi 5 Desa. 
 
Dan untuk tahun anggaran 2013 yang akan datang masing - masing  desa akan mendapatkan dana ADD 400 juta/Desa/Kelurahan.
 
Sungguh kebijaksanaan Bupati H.Sukiman Azmy yg luar biasa dan hanya satu - satunya Kabupaten/Kota di Nusa Tenggara Barat yg mengambil kebijakan seperti itu, kata Datok H.Lalu Lukman Nul Hakim.
 
Dan pamswakarsa Elang Merah akan berjuang habis habisan, mati - matian untuk memenangkan H.Sukiman Azmy dalam Pilkada Lotim 2013 mendatang.
 
Pernyataan dukungan yg Luar Biasa..

Sunday, July 1, 2012

KELUARGA BESAR MABIWA KARYA WISATA KE KOTA GEDE

Foto bareng di Candi Prambanan

Krens Lotim. Berangkat dari rumah sekitar pukul, 07.00 wita dengan rombongan. Udara pagi sangat dingin ketika melangkah menuju mobil yang akan kami tumpangi menuju terminal Mandalika.

Mengisi liburan semester kali ini, kami mencoba menapaki kaki di kota Gudeg Jogjakarta. 

Bus yang kami tumpangi sudahpun melaju dengan cepat melalui dermaga Lembar menuju Padang Bae Bali. Kami sempat ditahan petugas di Padangbae. Mau kemana ini, tanya seorang polisi bertubuh gempal, salah seorang teman menjawab, ke Jogja pak. Dengan lantang polisipun menjawab, bohong,kamu pasti ke Malaysia, katanya. 

Setelah melalui negosiasi dengan polisi, ia pun memberikan tiket perjalanan itu lagi. Kami sempat transit di Surabaya lalu melanjutkan perjalanan lagi.  

Azan magrib sudah terdengar saat kami turun dari Bus yang kami tumpangi di terminal Umbul Harjo Jogjakarta. Kamipun bingung setelah ini mau kemana. Untung kami kantongi nomor telpon asrama NTB yang saat itu. 

Dengan menaiki becak sepeda kamipun di antar ke asrama NTB kurang lebih 750 m jaraknya dari terminal. 

Pagi harinya kami ke makam Jenderal besar Sudirman yang kebetulan berdekatan dengan asrama. Siangnya menuju ke Kraton dan beberapa tempat bersejarah lainnya seperti, masjid soko tunggal, pemandian raja - raja, kantor pos tertua peninggalan Inggris, musium bahkan sampai ke jalan Malioboro. 

Sebelum jadwal kembali ke Lombok, kamipun sempat mampir di Candi Prambanan untuk melihat lebih dekat kompleks Candi Prambanan yang dibangun oleh Raja dinasti Sanjaya pada abad ke-9 dan ini merupakan obyek wisata yang dapat dikunjungi setiap hari pukul 06.00 s/d 17.30, kompleks Candi Prambanan ini terletak hanya beberapa ratus meter dari jalan raya Yogya - Solo yang ramai dilintasi kendaraan umum.

Candi yang dilindungi oleh UNESCO sejak 1991 ini memiliki tinggi bangunan utama 47 m, dan terdiri dari delapan kuil atau candi utama dan lebih dari 250 candi kecil. Tiga candi utama disebut Trisakti dan dipersembahkan kepada Sang Hyang Trimurti: Batara Siwa (Sang penghancur), Batara Wisnu (Sang Pemelihara) dan Batara Brahma (Sang Pencipta).

Sementara Candi Sewu yang dibangun pada abad ke-8, yang berjarak sekitar 800 meter arah utara Candi Prambanan, merupakan komplek candi Buddha terbesar kedua yang lebih tua usianya Candi Prambanan.

Meskipun hanya terdiri dari 257 candi, masyarakat sekitar menyebut candi ini dengan Candi Sewu karena jumlahnya yang banyak. 

Sebuah prasasti bertarikh 792 Masehi, menyebut nama asli bangunan ini sebagai Manjus’ri grha yang berarti Rumah Manjusri. Nama Manjusri merujuk nama salah satu Boddhisatwa dalam ajaran Buddha.

Candi Sewu diperkirakan dibangun pada abad ke-8 Masehi, pada akhir pemerintahan Rakai Panangkaran (746-784M) seorang raja yang mahsyur dari kerajaan Mataram Kuno. 

Candi Sewu terhampar di lembah Prambanan yang indah, di lokasi inilah tersebar candi-candi dan situs purbakala yang berjarak berdekatan satu sama lain yang menunjukkan kawasan ini merupakan situs penting dalam sektor keagamaan, politik dan kehidupan urban masyarakat Jawa kuno.(MA).
 




Saturday, June 30, 2012

MENDALAMI TRADISI NGURISAN PADA MASYARAKAT SASAK


Krens Lotim. Ngurisan merupakan sebuah istilah yang sering kita dengar dimasyarakat sasak khususnya. 
 
Tradisi "Ngurisan" atau cukur rambut bayi yang baru lahir atau berumur dibawah enam bulan bagi masyarakat Lombok biasanya dilaksanakan di masjid atau musala pada hari-hari besar agama Islam, terutama saat peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Harapannya ketika sudah dicukur, maka bayi tersebut mendapatkan berkah dari Allah atas dipegangnya/ dicukurnya oleh orang - orang alim. 

Di Mushalla Nurul Qalbi Tibu Jae desa Rensing Bat, sejumlah bayi digendong orang tua atau kerabatnya di bawa ke mushalla  bersama dengan beberapa jenis bunga dan air yang sudah ditaruhkan wewangian diserta gunting. 

Sebelum prosesi "ngurisan" dilaksanakan oleh para tokoh agama dan masyarakat, terlebih dulu dimulai dengan "namatan" atau pembacaan ayat-ayat pendek yang dilakukan oleh anak-anak usia sekolah dasar.

Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan kitab barzanji atau riwayat perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa untuk menerima perintah shalat lima waktu sehari semalam dari Allah SWT.

Selesai pembacaan kitab barzanji tersebut barulah proses "ngurisan" dilaksanakan bersamaan dengan "selaqaran". Seluruh tokoh agama dan masyarakat yang diundang harus mencukur atau memegang kepala bayi.

Menurut salah seorang tokoh agama Ustz. H. Masban usman, S. Ag.  tradisi "ngurisan" yang digelar setiap perayaan hari besar Islam sudah menjadi kebiasaan warga selama puluhan tahun.

Tradisi itu juga merupakan warisan para orang tua dulu sehingga harus dihormati dan dilestarikan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.

"Dengan tetap mengadakan ritual keagamaan ini kita tetap ingat pada kebaikan yang telah diwariskan oleh para orang tua dulu," ujarnya.

Tamu undangan memperoleh penganan berupa kue khas lombok seperti nasi mulut ( nasi kuning ), kue tarek, renggi, keciput dan lainnya yang disediakan oleh warga kampung yang mengundang mereka.

Tradisi seperti ini merupakan tradisi turun temurun dari nenek moyang yang harus dilestarikan oleh kita sebagai generasi penerusnya. (MA). 



Friday, June 29, 2012

LAPORAN BULANAN KM KRENS BULAN JUNI 2012

Krens Lotim
No
Hari tgl
tempat
Acara
1

Kamis 7 Juni 2012


Rumah Mashur (ketua kelompok tani lawu mekar)

Saat kami kumpul di rumah ketua kelompok tani Lawu Mekar dusun Jerua waktu utu kami sedang membeli pupuk subsidi yang diberikan pemerintah kepada kelompok tani kami saat itu setelah kami selesai membagi jatah pupuk untuk masing masing petani kami ngobrol-ngobrol sebentar sementara bubar . sat itu marbot kubur (istilah kami) Amak Mastah yang bergumam kepada kami karena banyaknya sampah yang di jumpai setiap hendak memebersihkan kuburan umum yang berada di kampung kami di dusun Jerua pada kesempatan tersebut banyak yang memberi saran atau usulan salah satu dari usulan tersebut adalah meminta kepada anggota masyarakat untuk mengeluarkan dana dengan sistem jatah namun banyak yang menolak alasannya banyak masyarakat yang tidak sanggup untuk mengeluarkan biaya tersebut, saya kemudian teringat dengan Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT) saya lalu mengusulkan untuk menggunakan biaya tersebut setelah di potong persentase dari jumlah yang akan di peroleh tiap kelompok tani sedangkan masarakat yang tidak memeiliki lahan harus mengeluarkan tenaga atau paling tidak mengeluarkan makanan atau sajian sebagai konsumsi saat pelaksanaan kegiatan tersebut.
2
Ahad, 10 Juni 2012
Di sawah
Beberapa orang yang menjadi pekerja pada penanaman tembakau antara lain; Ibu Anah, H. Muhamad, Kangkung dan saya sendiri.
Kami bincang – bincang masalah tenaga pekerja/ buruh harian yang semakin sulit didapat yang disebabkan banyaknya TKI yang pergi ke Saudi ataupun ke Malaysia.
Saya mencoba mengusulkan kepada teman – teman untuk kita adakan sistim siru atau dengan kerja gantian dari sawah ke sawah sehingga tidak kesulitan dalam penyelesaian sawah.
3
Rabu 13 Juni 2012
Rumah H. Nur
Pada acara dzikiran atau kulhuan saat itu semua jamaah sedang duduk sambil menikmati teh hangat yang di hidangkan pemilik hajatan kebetulan pada saat itu saya bersebelahan duduk dengan ketua RT 02 dusun Jerua JINEM dn ketua RT kebun lauk Mahsun berdekatan dengan kadus dusn jerua mukhtar pada saat itu kami sedang ngobrol-ngobrol masalah banjar mate atau dana santunan yang akan kami serahkan kepada keluarga yang mendapat musibah kematian tersebut H.Nur saat itu ketua RT 02 mengeluhkan kurangnya partisipasi masyarakat khususnya RT 02 yang selalu terlambat dalam menyelesaikan kewajibannya mengeluarkan dana Banjar Mate yang jumlahnya 2000. dikatakan Jinem saat itu kendala yang dihadapi adalah perasaan malu yang untuk menegih uang yang jumlahnya sangat sedikit sedangkan masyarakat terlalu cepat melupakannya dengan alasan sangat kecil. Kemudian saya coba menengahi apa yang sedang dipercakapkan oleh pak RT bersama anggota masyarakat yang lain saya usulkan dalam kesempatan tersebut bahwa untuk melawan atau menghadapi kendala minimnya minat masyarakat yang mengeluarkan dana bantuan yang sangat kecil atau sepele tersebut atau paling tidak mengurangi perasaan sungkan menagih salah satu caranya adalah seperti yang saya usulkan. Dalam acara tersebut saya gambarkan bahwa jumlah KK dalam 1 kanpung di dusun Jerua sejumlah 400 KK seandainya kita perkirakan jumlah kematian warga dalam 1 bulan adalah tujuh maka 14.000 yang akan kita keluarkan dalam 1 bulan dikalikan 12 bulan sama dengan 16.8000 atau paling banterlah kita mengeluarkan uang utuk banjar mate per KK-nya setiap tahun adalah 15.0000 dikalikan 400 KK maka jumlahnya adalah 6.700.000. dan itu kemudian kita tabung di Bank lalu nantinya kita sepakati berapa jumlah yang akan kita berikan kepada KK yang mendapatkan musibah . Setelah mendengar usulan tersebut anggota masyarakat ada yang setuju ada yang tidak setuju dan untuk mencapai kesepakatan Jinem bersama kadus siap mempasilitasi musyawarah untuk membahas rencana dan usulan tersebut.
4
Senin, 18 Juni 2012
Mushalla Nurul Qalbi Tb. Jae
Rapat penentuan  jadwal acara dan siapa penceramah yang akan di undang dalam acara isro’ dan mi’raj sebagai wujud kepedulian remaja Keramat dalam berinteraksi dengan masyarakat.
Hadir antara lain KUA Sakra Barat, Pak RT, Toga/ toma. Beberapa usulan yang muncul seputar rencana tersebut yang akan mengisi acara dan berapa banyak biaya yang dihabiskan.
Saya mengusulkan untuk kita undang Tuan Guru yang memasyarakat yang mampu memberikan pencerahan kepada masyarakat sehingga anak – anak kita terutama remaja bisa mencontoh apa yang diwariskan Rasulullah.
5
Senin, 18 Juni 2012
SMA BW NW Rensing
Saat melaksanakan acara lanjutan terhadap pelaksanaan evaluasi UsmB di Sma Bw Nw Rensing kami bersama dewan-dewan guru yang lain berbincang-bincang tentang pelaksanaan pendidikan Berkarakter kami mulai menganalisa beberapa kendala pendidikan seperti minat belajar dan hasil evaluasi siswa yang mulai minus serta kelakuan siswa atau psikomotorik siswa yang semakin menurun di akibatkan banyaknya masalah yang di hadapi siswa-siswa yang ada di SMA BW NW Rensing saat itu, dalam kesempatan tersebut saya usulkan mata pelajaran yang saya Ampu sendiri yaitu mata poelajaran muatan Lokal lebih banyak berbicara tentang kearifan LOKAL yang ada di masing-masing daerah khususnya di desa rensing dan sekitarnya mulai dari sejarah desa, tokoh-tokoh dan kiprahnya masing-masing dalam memebangun negara dan bangsa pada umumnya dengan menitik beratkan hal-hal yang mengandung muatan-muatan lokal guna tercapainya siswa yang berkarakter lokal bewawasan global, alhamdulillah ususlan saya di terima kepala sekolah untuk menerapakan sistem pembelajaran tersebut semoga sesuai dengan apayng menjkadi harapan bersama tercapai.
6
Jum’at, 22 Juni 2012
Kantor desa Rensing Bat
Pada acara sosialisasi E-KTP di desa Rensing Bat antara lain hadir; kades Rensing Bat, semua kadus, semua RT, toga/ toma, pemuda dan beberapa orang anggota masyarakat.
KTP yang lama sebentar lagi akan habis masa berlakunya disebabkan akan diterbitkannya KTP baru yang bersifat nasional yang bebentuk elektronik dan bisa di akses lewat internet.
Saya mengusulkan kepada Pak Kades agar pendataan ditiap – tiap RT agar lebih teliti terutama mengenai nama pemegang sehingga tidak terjadi kesalahan dikemudian hari.
7
Ahad, 24 Juni 2012
Di PA Birrul Walidain NW Rensing
Acara Yang Diselenggarakan Oleh Pengurus Untuk Memberikan Gairah Positif Untuk Lebih Tekun Belajar Kepada Anak Didik Di Panti Asuhan Birrul Walidain Nw Rensing.
Hadir antara lain H. Rumawang ( Bendahara Pengurus ), Buniamin, Kades Rensing Raya, H. Musannip ( Ketua Cabang NW Sakra Barat ).
Kami bincang – bincang seputar anak didik di Panti yang semakin menggembirakan antara lain prestasi yg ditonjolkan adalah : tahfiz Al-Qur’an, pidato ( Bahasa Arab, Indonesia, Inggris, sasak ), kaligrafi dan banyak lagi yang lainnya.
Saya mengusulkan kalau ada santri yang mendapatkan prestasi baik di sekolah atau di asrama agar diberikan semacam penghargaan untuk menambah semangat mereka. Usulan saya diterima dan diadakan acara pada hari berikutnya.
8
Jum’at, 29 Juni 2012
Di Kantor desa Rensing bat
Surat dari sekda Lombok Timur tentang jatah raskin sudah beredar ke seluruh desa di Kabupaten Lombok Timur termasuk di desa Rensing Bat.
Hadir sebagai peserta rapat, saya sendiri, Kades, Kaurpem, Kaur Umum, Bendahara desa dan sekdes.
Obrolan kami seputar raskin yang semakin berkurang dari jatah sebelumnya dan akan berakibat kurang baik bagi masyarakat penerima sebelumnya.
Kami mencoba mengusulkan cara yang digunakan untuk menetralisir situasi, terlebih dahulu disosialisasikan kepada masyarakat bahwa jatah kita untuk bulan ini memang kurang dari kabupaten sehingga jatah masing – masing KK berkurang.

JATAH RASKIN BERKURANG, MASYARAKAT MENGGERUTU

Kepala Desa Rensing Bat

Krens Lotim. Sesuai serau edaran Gubernur Nusa Tenggara Barat bernomor : 400/172/EKON tanggal, 30 April 2012 perihal raskin untuk bulan Juni sampai Desember 2012, bahwa untuk penanggulangan kemiskinan serta memperkuat ketahanan pangan ditingkat RTS ( Rumah Tangga Sasaran ), maka pelaksanaan distribusi raskin diatur sesuai hasil PPLS 2011. 

Distribusi raskin berdasarkan data hasil PPLS tahun 2011 ditetapkan penyalurannya selama 7 bulan, dan masing - masing RTS-PM mendapat 15 kg/bulan dengan harga tebus Rp 1600/kg dititik distribusi. 

Maka kepada  kepala desa dimohon untuk mensosialisasikannya kepada masyarakat diwilayah masing - masing, sehingga program raskin bisa berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Muhammad Hilmi, SE mencoba sosialisasi raskin ini pada acara pertemuan tokoh agama, tokoh masyarakat dalam kegiatan pembentukan panitia pemilihan Kepala Urusan desa Rensing Bat beberapa hari lalu. 

Jatah kita dari kabupaten jauh berbeda dengan bulan lalu. kalau bulan lalu kita mendapatkan jatah sebanyak 1.850 kg, namun untuk bulan ini kita hanya memperoleh 1.515 kg saja dengan ketentuan PNS, masyarakat yang mampu tidak boleh mendapatkan jatah, katanya. 
 
Ishak, kadus Rensing Bat  mengaku sulit mensosialisasikan ini kepada masyarakat karena pada bulan yang lalu jatahnya tidak sama dengan bulan ini. 

Tidak hanya desa Rensing Bat yang mengalami seperti ini, namun semua desa di Lombok Timur. 

Karena jatah kabupaten untuk bulan ini berkurang, maka jatah untuk masing - masing desa juga berkurang.

Untuk bulan lalu jatah raskin untuk Lombok  Timur sesuai data hasil PPLS tahun 2008 dengan jumlah RTS sebanyak 143.415, sedangkan untuk bulan ini disesuaikan dengan data PPLS tahun 2011 dengan jumlah RTS sebanyak 141.330. 

Mudah - mudahan program ini tidak menjadi satu - satunya harapan, tetapi juga ada usaha lain untuk mencukupi kebutuhan hidup. (MA).




Thursday, June 28, 2012

Desa Pemekaran di Lotim Cari KAUR Baru

Salah Seorang Panitia Sedang Menempelkan Pengumuman
KRens Lotim. Setelah beberapa hari yang lalu Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Timur, (13/6) membuka kegiatan bimbingan teknis (Bintek) terkait pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat Lotim, di Wisma Haji Selong , kini Pemerintah Lombok Timur menyarankan agar semua aparat desa khususnya desa pemekaran untuk membuka penjaringan/pendaftaran untuk para perangkat desa yang baru. Bintek yang baru lalu dihajatkan untuk membantu agar aparat desa tidak terjerat hukum, hanya gara-gara salah mengelola dana ADD serta pemerintahan desa dapat memahami dan mengerti tata cara pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) secara baik. Sedangkan kali ini, Pemerintah Lotim menyarankan dengan segera selama maksimal 3 bulan semua perangkat desa yang ada di Lotim sudah valid.
Munawir Haris, Kepala Desa Rensing Raya yang dijumpai KRens beberapa hari lalu menerangkan bahwa setelah ia mengikuti Bintek, Bupati Lombok Timur sangat berharap agar di tiap-tiap desa yang sudah mekar agar segera membentuk panitia penjaringan calon perangkat desa yang dihajatkan berjumlah 3 orang masing-masing desa. Ia juga bertutur bahwa proses pemekaran ini juga dihajatkan agar masyarakat Lombok Timur lebih makmur dengan pemerataan ADD yang bisa dinikmati oleh semua lapisan masyarakat. Dana ADD yang diberikan pemerintah ke desa tersebut, tak lain digunakan untuk peningkatan sarana dan prasarana pendukung yang masih kurang di desa itu sendiri. Jangan sekali-kali aparatur desa menyalahi penggunaan ADD tersebut, karena resikonya sangat berat, dan akan dipertanggungjawabkan. Apa yang menjadi hajatan pemerintah terkait pemeberian dana ADD tiap tahun ke Desa dapat dimanfaatkan sesuai yang dihajatkan.
Sedangkan kaitannya dengan perangkat desa ia menerangkan, setelah adanya kepala-kepala urusan di desa nantinya status staf desa dan pelayanan masyarakat lebih terayomi dan merasa lebih puas karena dikelola oleh pilihan masyarakat sendiri, bukan yang ditunjuk dari pemerintah atasan seperti pejabat kepala desa persiapan.
Jadi menurut Munawir Haris, Bintek ini sangat erat sekali hubungannya dengan penetapan KAUR desa yang baru sehingga pengelolaan ADD yang ada bias dikelola oleh kepala desa dan staf-stafnya. Itulah sebabnya sesegera mungkin Pemerintah Lombok Timur memerintahkan kita untuk segera membuka dan mengumumkan kepada masyarakat mungkin ada yang berminat menjadi aparatur desa. ( SZ)

Wednesday, June 27, 2012

TEMU AKRAB PENGELOLA PLIK DENGAN LITBANG KOMINFO RI

Krens Lotim.  Bertempat di ruang rapat Dishubkominfo Provinsi Nusa Tenggara Barat, hari ini Rabu, 27/6/2012 berlangsung Forum Grup Diskusi ( FGD ) yang dihadiri langsung staf kominfo RI bagian Litbang.

Peserta sangat terbatas dengan melibatkan unsur dari pengelola PLIK aktif satu orang, yang kurang aktif satu orang, pengguna PLIK aktif, pengelola warnet, akademisi, LSM dan dari Dishubkominfo Provinsi satu orang.

Pak Fairuz selaku penanggung jawab kegiatan menuturkan kalau di NTB sudah terbentuk 51 Komunitas kampung Media yang dihajatkan sangat bersinergi dengan PLIK yang ada sekarang.

Yang ada sekarang PLIK masih banyak dipegang  atau ditempatkan di tempat - tempat yang kurang sesuai, misalnya saja di Jerowaru Lombok Timur di sebuah kios rokok, di Mataram ditempatkan kantor camatnya dan di Pulau Sumbawa ditempatkan ditempat yang tidak mungkin orang datang sebagai pelanggan, jelasnya. 

Sementara Pak Ramon  dari Litbang sangat menyoroti PLIK yang sampai hari ini masih belum bisa optimal yang disebabkan sistem yang kurang pas.

Dari beberapa peserta yang dihadirkan sebagai narasumber, banyak memaparkan kekurangan PLIK saat ini, misalnya kurang kuatnya jaringan atau seringnya lampu padam yang menyebabkan tidak beroperasinya PLIK.

Pak Abdi selaku pengelola warnet menyambut baik kehadiran PLIK dan tidak merasa tersaingi sampai hari ini yang walaupun berdampingan dengan PLIK di Pagutan.

Ditambahkannya, kalau ada program baru untuk penempatan PLIK, saya mau minta dan sudah saya siapkan tempat katanya.

Harapan demi harapan dari peserta FGD yang kemudian dicatat oleh pihak Kominfo yang akhirnya nanti keinginan itu menjadi sebuah kenyataan. (MA)




Tuesday, June 26, 2012

TEMBAKAU DAN SIMALAKAMA

Salah Satu Lahan tembakau milik Petani

Krens Lotim, Masih segar di ingatan kita kebijakan pemerintah yang mengkonversi penggunaan BBM ke batu bara,  kini masyarakat secara beramai-ramai menumpuk kayu sebagai bahan bakar pengganti untuk industri tembakau.

Sementara jika hal tersebut di biarkan tanpa di barengi dengan reboisasi maka sebuah keniscayaanlah bagi GLOBAL WARMING.
Senada dengan hal tesebut ingin penulis sampaikan dalam kesempatan ini sekiranya saja penulis sebagai seorang pengusaha yang sekuat orang-orang Tiong Hoa yang termasyhur itu untuk melakukan trobosan berupa sebuah spekulasi seperti  penyetok  tembakau.
Hal ini juga sempat saya diskusikan dengan salah seorang  tokoh agama yang memiliki Pontren Di Narmada tepatnya Ustadz Hasanain melalui diskusi membangun NTB, dalam Kesempatan tersebut beliau mengungkapkan kekhawatirannya atas penebangan kayu yang sangat berlebihan akibat industri yang satu ini.

Dikatakannya sesungguhnya Satu Orang Manusia Berhutang 2 pohon dalam hidupnya dan pemerintah masih tetap menggunakan kebijakan mananam pohon adalah persaratan mutlak bagi yang ingin mengambil ijazah di sekolah jelasnya.
Sementara itu dilain pihak dalam diskusi membangun Lombok Selatan bersama ketua komite pemekaran Kabupaten Lombok Selatan, Ismail Husni beliau dengan tegas menyatakan bahwa harapan terbesar masyarakat bertumpu pada tembakau jelasnya.
Ditambahkan pula bahwa" Kenapa masyarakat lebih memilih tembakau daripada komoditi yang lain. Itu dikarenakan jumlah petani dengan potensi lahan yang paling besar untuk kawasan Lombok Selatan adalah tembakau jelasnya.
Selain itu bila masyarakat disuruh memilih khususnya di Lombok Selatan, maka hal yang paling banyak dipilih masyrakat sebagai komoditi andalan dari sektor pertanian adalah tembakau, tuturnya.
Sebagai penulis saya ingin objektif mungkin saja langkah ini bisa menjadi solusi bagi kita semua sehubungan dengan adanya kebijakan otonomi daerah yang sudah ditetapkan perintah.

Mengapa tidak, salah satu langkah untuk mengurangi resiko penebangan pohon yang berlebihan kita harus berani spekulasi dengan orang Tiong Hoa khususnya pengusaha minyak seperti Cina,  Jepang dan Amerika untuk stok BBM selama 6 bulan khusus untuk Lombok Selatan saja yang tidak bisa di pisahkan masyarakatnya dengan tembakau. karena bila tidak dilakukan seperti itu maka UU no 10 thun 2010 adalah batal (CA) 

Monday, June 25, 2012

Santunan Bagi Anak PA Berprestasi


Krens Lotim. Salah satu program pengurus Panti Asuhan Birrul Walidain NW Rensing adalah memberikan dukungan moral maupun materil bagi anak yatim piatu dan terlantar yang ada di asrama panti.

Program ini diberikan setiap 6 ( enam ) bulan sekali dan diberikan khususnya kepada anak didik yang berprestasi. 

Pada kesempatan tersebut diberikan uang pembinaan dari pengurus masing - masing : juara 1 sebesar Rp 100.000, juara 2 sebesar Rp 75.000, juara 3 sebesar 50.000 kepada anak didik yang memperoleh juara di sekolah masing - masing. 

Pengurus Cabang NW Sakra Barat memberikan apresiasi yang setinggi - tingginya kepada pengurus panti yang mampu memberikan motivasi sehingga anak didiknya menjadi lebih bersemangat dalam meningkatkan prestasinya. 

Lebih lanjut, beliau memberikan gambaran bahwa kalau dizamannya dulu tidak ada kegiatan semacam ini dan ini merupakan sebuah anugrah bagi kalian, tambahnya. 

Sementara Kepala Desa rensing Raya yang tampil memberikan sambutan mengatakan : " silahkan dilanjutkan kegiatan semacam ini dan mudah - mudahan ini sebagai awal dari sebuah amal ibadah kita", kata beliau. 

Kuatkan persatuan, jangan sampai terjadi perselisihan di antara kalian, silahkan saling asuh, saling asih dan dan saling asah, tambah Pak Kades. 

H. Rumawang yang sempat dikonfirmasi tim KM mengatakan kalau kegiatan ini merupakan ajang evaluasi pengurus dan anak didik sehingga kita tahu apa yang harus diperbaiki sekali dalam enam bulan, kata beliau. 

Mudah - mudahan ini bisa berlanjut dan kami sangat mengharap dukungan moral maupun materil kepada seluruh simpatisan dan pencinta anak yatim dan piatu sehingga kegiatan serupa bisa berlanjut, tambahnya. (MA).

Sunday, June 24, 2012

SIRU, TERAPI UNTUK PETANI


Krens Lotim,Kebudayaan Adalah salah satu warisan nenek moyang yang harus dilestarikan keberadaannya, bagaimanapun juga hal tersebut adalah sebuah keniscayaan bagi keberlansungan hidup manusia yang bernaung dibawah naungan kehidupan sosial bermasyarakat.

Meninjau aktipitas petani disemua Desa di Sakra Barat hampir seluruh lahanya ditanam mulai dari padi, jagung, kedelai palawija dan yang paling banyak adalah tembakau.
Hj Johariah dan rekannya melakukan siru
Naiknya ongkos buruh tani beberapa waktu lalu menjadi sebuah batu loncatan tersendiri bagi para buruh namun berarti sebuah sandungan bagi petani dalam menyikapi persoalan tersebut.

Beberapa orang petani yang di jumpai KMD ketika sedang melakukan aktipitas menanam di lahan ataupun di rumah mereka beberapa orang petani mengaku menggunakan terapi SIRU sebagai alternatif Penghematan atas biaya penanaman lahan mereka.
Adalah Sarjan warga desa Rensing Bat mengaku sampai dengan saat ini harus menghadapi resiko bayah Siru dan mengalami keterlambatan penanaman lahanya dikarenakan ongkos buruh yang kurang untuk musim tanam tahun ini "saya belum menanami lahan sampai sekarang karena saya harus pindah kesawah teman-teman agar nantinya waktu saya bekerja teman-teman datang membayar SIRU sama saya" jelasnya belum lama ini.
Selain Sarjan petani yang ditemui KMD di sawahnya adalah HJ. Johariah mengaku memakai terapi SIRU sebagai alternatif menghemat ongkos buruh tani hal ini dilakukannya semenjak  ongkos buruh tani naik.

Selain siru wanita petani ini juga membayar ongkos buruh dengan barang dagangannya berupa sembakau.
semoga saja apa yang dilakukan para petani ini bisa menjadi solusi untuk mendongkrak kesejahteraaan karena bagaimanapun juga SIRU (Tukar Jasa Dengan Jasa) adalah salah satu solusi dari sekian banyak solusi yang ada. (CA)

Ternyata Kentut Juga Bisa Jadi Berita

Permasalahan kentut memang kurang sedap untuk dibicarakan atau menjadi konsumsi masyarakat, akan tetapi kalau sudah menjadi berita maka setiadaknya ia akan masuk nominasi meskipun masuk nomor urut buncit atau bahkan menjadi berita sampah yang tidak bisa dibuat menjadi pupuk oleh pengrajin sampah. Ia sama saja dengan ludah yang di buang di pematang sawah dan tidak akan membuat orang menjadi betah. Baru-baru ini Direktur Mellbao berkomentar bahwa kentut merupakan gas organik yang ada dalam tubuh manusia. Ia bisa menembak sasarannya apabila sudah tidak bisa manampung amunisi yang ada di ruang kerjanya. Gas tersebut katanya berasal dari berbagai macam makanan yang masuk ke dalam tubuh manusia sehingga menimbulkan gas. Komentar ini agaknya tidak berlebihan dan bisa dijadikan bahan referensi untuk pendidikan tingkat lanjut. Ha ha..ha. Yang menarik ada berita tentang kentut. Ceritanya begini; Di sebuah acara jamuan makan untuk acara arisan keluarga yang dihadiri oleh tokoh-tokoh penting masyarakat, terjadi hal yang membuyarkan hayalan dan menghancurkan kenyamanan suasana. Fadli merupakan salah seorang anak yang diajak oleh orang tuanya untuk ikut acara syukuran arisan. Banyak tamu yang hadir, maklum acara tersebut dihajatkan untuk para tokoh dan kalangan-kalangan berada yang tuan rumah akan malu jika menyuguhkan makanan-makanan kelas teri untuk para tamunya. Acara tersebut berlangsung siang bolong, pas perut lagi menagih janji untuk terima pesangon dari tuannya. Karena gerah Fadli meminta kepada orang tuanya untuk duduk di dekat kipas angin yang ditaruh tuan rumah di ujung ruangan. Karena tidak ada alasan, orang tuanya segera mengiakannya. Ia duduk dengan manja di sela-sela para tamu yang dari sebelumnya sudah terbit air liurnya melihat hidangan yang dijejerkan di depan duduknya, mulai dari " beberuk manuk" dan hidangan lain yang sangat menggiurkan dan membuat air liur meleleh. Sekitar 30 menit saja pemimpin do'a zikiran menuntaskan tugasnya. Tuan rumah mempersilakan para tamu mulai menyantap hidangan yang sudah dari tadi berharap untuk dijamah. Semua tamu pun dengan tidak sabar ingin hanyut dengannnya. Maklumlah hidangan yang dijanjikan jarang sekali dirasakan untuk konsumsi tiap hari. Fadli pun ikut dengan lahapnya menarik tumpukan ayam panggang dan segelas juice anggur. Ciuuuuuuuuuuuut....terdengar suara dari ujung sebelah selatan hadirin. Ternyata Fadli karena malu minta izin keluar dan terlalu lama menahan kentut tidak kuasa untuk tidak melepaskannya. Suasana menjadi riuh dan begitu nikmatnya hidangan yang disuguhkan terasa hambar dan pahit. Aroma busuk mulai menyebar, maklum karena Fadli duduk di dekat kipas angin hingga bau asap peluru kendalinya sangat cepat menembus lubang-lubang hidung para tamu. Brengsek......kata salah seorang tamu " semuanya menjadi tidak enak". Ha ha ha ha mau diapakan lagi, ternyata kentut juga bisa jadi berita. Dan tahukah Anda bahwa bau kentut berasal dari kandungan hidrogen sulfida dan merkaptan. Kedua senyawa ini mengandung sulfur (belerang). Makin banyak kandungan sulfur dalam makanan anda, makin banyak sulfur dan merkaptan diproduksi oleh bakteri dalam perut dan makin busuklah kentut anda.Telur dan daging berperan besar dalam menghasilkan bau busuk kentut. Kacang-kacangan berperan dalam memproduksi volume kentut dan bukan kebusukannya.( SaifZuhri

Friday, June 22, 2012

DESA RENSING BAT SOSIALISASIKAN E-KTP


Krens Lotim. Setelah ditetapkannya program e-KTP pada tahun 2012 ini oleh pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, maka seluruh masyarakat merasa ingin memiliki KTP elektronik.

Disamping kedengarannya unik, KTP elektronik juga bersifat nasional. Oleh karena itu minat masyarakat untuk memilikinya juga tidak sabar. 

Sosialisasi dilakukan pertama di kantor Camat , lalu di desa - desa se- wilayah Sakra Barat. 

Hal pertama yang harus dilakukan adalah pendataan jumlah penduduk terutama yang wajib memiliki tanda penduduk oleh masing - masing RT yang ada di wilayah desa Rensing Bat. 

Kepala desa Rensing Bat, Muhammad Hilmi, SE saat dikonfirmasi menjelaskan bagaimana tata cara pembuatan KTP ini, beliau menjelaskan ; " setiap warga yang sudah terdaftar di masing - masing RT wajib memiliki KTP dengan catatan KTP asli yang non elektronik ditunjukkan saat pembuatan nanti, kata beliau. 

Ditambahkannya, saat ini memang masih belum dimulai pembuatannya, tapi pengusulan dari pihak desa sudah dilakukan. 

Setiap orang tidak boleh memiliki KTP ganda karena sudah terdaftar satu nomor induk kependudukan, dan apabila terjadi seperti maka akan mudah diketahui karena bersifat on-line, jelas Pak Kades. (MA).

SAKRA BARAT APRESIASI EMBARKASI BIL

KUA Sakra Barat

Krens Lotim. Setelah ada keputusan yang disampaikan Menteri Agama RI melalui Gubernur NTB tentang penetapan embarkasi Bandara Internasional Lombok (BIL ), maka seluruh lapisan masyarakat Bumi Sejuta sapi merasa lega dan memberikan apresiasi setinggi - tingginya kepada Pemerintah Provinsi yang begitu gigih memperjuangkan semua ini. 

Hal tersebut terungkap dalam wawancara KM Krens dengan beberapa tokoh agama dan masyarakat Kecamatan sakra Barat. 

H. Muhsin, S. Pd. I. ( KUA Sakra Barat ) mengacungkan jempol ketika ditanya tentang penetapan embarkasi ini, ini sebuah mukjizat yang luar biasa yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya, berkat TGB maka ini terwujud, kata beliau. 

H. Musannip, S. Ag.
H. Musannip, S. Ag ( mantan Camat Sakra Barat ) juga menyampaikan ucapan terima kasih yang tiada terhingga karena terwujudnya embarkasi ini. suatu kebesaran Allah yang menjadi kenyataan ketika ditetapkannya embarkasi BIL, katanya.

Semoga ini akan mempermudah perjalanan jamaah kita dan semakin sedikitnya tambang haji karena ongkos Surabaya tidak lagi dipungut, tambahnya. 

Muhammad Hilmi, SE ( Kepala Desa Rensing Bat ), semoga kita juga bisa menikmati embarkasi ini dalam waktu yang tidak terlalu lama. 

Salut kepada pemerintah Provinsi yang telah bersusah payah untuk mewujudkannya walau masih banyak kendala seperti Runway yang belum rampung, tempat penampungan haji yang masih berada di Loang Balok mungkin bisa dipindah ke BIL dan sebagainya. 

Mudah - mudahan usaha ini menjadi amal ibadah yang dibalas Allah SWT. amin. (MA).

Wednesday, June 20, 2012

PNPM-MP KEC. SAKRA BARAT ADAKAN BINTEK


Krens Lotim. Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan ( PNPM-MP ) Kecamatan Sakra Barat melaksanakan Bintek terkait program ditingkat desa menyangkut pembangunan jangka pendek, menengah dan jangka panjang. 

Hadir pada acara pembukaan antara lain Camat Sakra Barat, Kapolsek, Danposramil, Kepala Desa se- Kecamatan Sakra Barat, perwakilan BPD dan LKMD. 

Kepala desa sebagai ujung tombak dalam setiap pembangunan ditingkat desa, oleh sebab itu kepala desa harus bersikap pro aktif dalam menjalankan tugasnya. 

Kepala desa tidak boleh melakukan program sendiri - sendiri. jadi harus ada koordinasi, jelas M. Isa pada saat menyampaikan sambutan pembukaan pelatihan di Aula kantor Camat sakra Barat.

Sementara Kapolsek Sakra Barat, menitik beratkan permasalahan pada siskamling. Keamanan perlu ditingkatkan terkait dengan isu semakin banyaknya pemuda - pemuda pengangguran yang selalu iseng untuk berbuat hal yang cendrung negatif. 

Hal senada juga disampaikan Danposramil, bagaimana kepala desa selalu waspada terhadap apa yang terjadi di desa masing - masing sehingga masyarakat selalu dalam keadaan kondusif. tekannya. 

Beberapa program yang akan dibahas pada bintek kali ini antara lain bagaimana cara penyusunan laporan pertanggungjawaban oleh kepala desa tentang anggaran, dana apa saja yang harus di SPJkan dan lain - lain yang terkait program desa. 

Mudah - mudahan ini menjadi sebuah pelajaran penting bagi perangkat desa yang walaupun tidak sepenuhnya bisa dipahami, jelas Ir. Fathurrozi selaku FK Kec. Sakra Barat. (MA).

KM KRENS SEMPAT MENGHILANG


Krens Lotim. Beberapa tugas yang diberikan Kampung Media NTB untuk setiap KM diwilayah masing - masing, tiba - tiba saja personil Krens melaporkan kalau akun yang ada sudah terhapus. 

Motivator bersama tim yang lainnya bingung dengan kejadian seperti ini, apa gerangan kesalahan yang sudah dilakukan penulis. 

Beberapa langkah dilalui, antara lain rembug bareng terkait akun KM Krens, melakukan verifikasi ulang, membuat blog sementara dan banyak lagi kesibukan dadakan dari personil. 

Kejadian seperti ini memang baru pertama kali dalam catatan sejarah KM dan mudah - mudahan ini yang terakhir, karena sempat membuat personil menjadi bingung. (MA).


Penting

Test Footer 2

Prinsip

BANGKITLAH DESAKU. Padamu ku tuangkan segelas tinta tuk perjuangan. berani tumpahkan darah sendiri membelamu. Dengan langkah berani sampai mati. Biar berkalang tanah. Dan itu yang terakhir. Kali ini kami menggores daging-daging kenyal. Yang berbau amis basi. Dan berjalan menelusuri derap langkah perjuangan. Menuju medan perang yang tak terbilang. ( SaifZuhri )

Followers

Total Pageviews

Advertisement

Flickr

PR n/a

tribunolahraga.info-Google pagerank,alexa rank,Competitor

Dari Mana Pengunjung

Footer Widget 1

 

Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com